
Jakarta, SatukanIndonesia.Com – Aksi pelajar berseragam pramuka menendang nenek renta hingga tersungkur di tanah tidak hanya dikecam netizen. Ternyata, Menkopolhukam Mahfud MD ikut geregetan dengan aksi tidak terpuji itu.
Bahkan Mahfud MD sampai menyenggol Polri agar kasus pelajar itu bisa diusut. Hal ini terlihat dalam cuitan Menkopolhukam di akun Twitter pribadinya.
Tampak pihak kepolisian diberitahu oleh Mahfud MD soal bocoran pelat nomor pelajar itu.
“Ini lagi @DivHumas_Polri –> Motornya T 3350 BK,” tulis Mahfud MD, dilansir Minggu 20 November
Diketahui, berdasarkan informasi dari Satuan Reserse Kriminal, Polres Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara (Sumut), para pelaku yang diamankan berjumlah enam orang. Mereka juga sudah mengakui perbuatannya.
Keenam pelaku berstatus pelajar Sekolah Menengah Atas, di wilayah Tapanuli Selatan. Mereka kini sedang dilakukan pemeriksaan di ruang Unit PPA, Satreskrim Polres Tapanuli Selatan.
Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Imam Zamroni mengatakan, kini baik korban maupun pelaku sudah berada di Polres Tapanuli Selatan.
“Para pelaku telah kita amankan dan saat ini telah menjalani pemeriksaan di ruang unit perlindungan perempuan dan anak (UPPA) Polres Tapanuli selatan,” ujar AKBP Imam Zamroni saat dikonfirmasi di Mako Polres Tapsel, seperti dikutip dari tvonenews.com, Minggu (20/11/2022).
Lanjut dia, untuk korban, saat ini sedang dilakukan pemeriksaan di RSUD di Padang Sidempuan. Semantara untuk pelaku, dari hasil pemeriksaan sementara keenam pelajar tersebut mengaku sengaja membuat video karena iseng.
“Video ini awal mula dibuat hanya iseng, namun salah seorang teman pelaku meminta video tersebut dan langsung di-upload ke Group WhatsApp kemudian viral video tersebut,” tegasnya. (***)













