
Jakarta, SatukanIndonesia.Com – Seorang perempuan berinisial AG (30 tahun) mengaku dianiaya oleh Anggota DPRD Kabupaten Takalar berinisial WEP (30), pada Jumat (1/9/2023). Ironisnya pelaku penganiayaan adalah kekasihnya sendiri Wahyu Eka Putra (30) yang merupakan seorang anggota DPRD Takalar, Sulawesi Selatan.
AG diduga dianiya oleh legislator dari Fraksi Partai Golkar itu hingga babak belur. Dari foto yang diterima , sejumlah bagian pada wajah AG terlihat memar dan hidungnya mimisan.
“Iya benar, saya dianiaya oleh Wahyu,” kata AG, sebagaimana dilansir Liputan6.com, Minggu (3/9/2023).
AG mengaku kala itu ia tiba-tiba didatangi oleh Wahyu di apartemennya. Keduanya sempat terlibat cekcok hingga AG kemudian dihadiahi bogem mentah di wajahnya berulangkali.
“Saya dipukul pada bagian hidung, pipi kiri, mata kanan dan jidad. Saya babak belur,” akunya.
AG tak bisa memberikan perlawanan atas penganiayaan yang dilakukan kekasihnya itu. AG mengaku saat ini ia telah melaporkan apa yang dialaminya ke pihak kepolisian.
“Saya hanya pacaran dengan Wahyu. Dan saya juga sudah melapor di Polsek kemarin,” tandasnya.
Wahyu Eka Putra sendiri belum memberikan klarifikasi terkait kejadian tersebut. Liputan6.com telah berusaha menghubungi wakil rakyat itu, namun tak mendapat jawaban.(***)













