• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
AS dan Inggris Kompak Mengecam Kabar Dugaan Kekerasan Seksual Wanita Uighur

AS dan Inggris Kompak Mengecam Kabar Dugaan Kekerasan Seksual Wanita Uighur

Februari 5, 2021
Stop Ekspor Gas ke Singapore Sementara, Projo Kepri Dorong Renegosiasi Kontrak, Prioritaskan Hilirasi dalam Negeri

Stop Ekspor Gas ke Singapore Sementara, Projo Kepri Dorong Renegosiasi Kontrak, Prioritaskan Hilirasi dalam Negeri

Juni 17, 2026
Pesparawi Nasional XIV di Papua Barat, Masyarakat Diminta Jaga Ketertiban Umum

Pesparawi Nasional XIV di Papua Barat, Masyarakat Diminta Jaga Ketertiban Umum

Juni 17, 2026
ADVERTISEMENT
Mensos: Bantuan Darurat Sudah Disalurkan kepada Korban Gempa Sulawesi Tengah

Mensos: Bantuan Darurat Sudah Disalurkan kepada Korban Gempa Sulawesi Tengah

Juni 17, 2026
Mendag Dorong Pelaku UMKM Segera Miliki NIB untuk Perluas Akses Bisnis dan Pembiayaan

Mendag Dorong Pelaku UMKM Segera Miliki NIB untuk Perluas Akses Bisnis dan Pembiayaan

Juni 17, 2026
Anggota Komisi XIII DPR Kritik Alokasi Anggaran Komnas HAM, Tak Mencerminkan Mandat Negara

Anggota Komisi XIII DPR Kritik Alokasi Anggaran Komnas HAM, Tak Mencerminkan Mandat Negara

Juni 17, 2026
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Rp21 Miliar oleh Dirjen Bea Cukai Djaka Budi

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Rp21 Miliar oleh Dirjen Bea Cukai Djaka Budi

Juni 17, 2026
RI-AS Perkuat Kerja Sama Pelestarian Warisan Budaya dan Pengelolaan Museum

RI-AS Perkuat Kerja Sama Pelestarian Warisan Budaya dan Pengelolaan Museum

Juni 17, 2026
BMKG: Gempa Berkekuatan M6,7 di Palu Tak Berpotensi Tsunami

BMKG: Gempa Berkekuatan M6,7 di Palu Tak Berpotensi Tsunami

Juni 17, 2026
Komisi IX DPR Minta Pemerintah Pastikan WNI Korban Penganiayaan di Malaysia Pulang dengan Selamat

Komisi IX DPR Minta Pemerintah Pastikan WNI Korban Penganiayaan di Malaysia Pulang dengan Selamat

Juni 17, 2026
Prediksi BMKG Cuaca Jakarta Cerah Hari Ini, Kecuali Jakbar

Prediksi BMKG Cuaca Jakarta Cerah Hari Ini, Kecuali Jakbar

Juni 17, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Kamis, Juni 18, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Internasional

AS dan Inggris Kompak Mengecam Kabar Dugaan Kekerasan Seksual Wanita Uighur

[Internasional]

Februari 5, 2021
in Internasional
0
0
SHARES
48
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Ilustrasi pengecaman terhadap perlakuan China kepada masyarakat Muslim Uighur

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Respons keras dilayangkan oleh Amerika Serikat dan Inggris terkait dugaan adanya kasus kekerasan seksual hingga pemerkosaan yang diterima oleh perempuan Muslim Uighur di kamp detensi di Xinjiang, China.

“Kekejaman ini mengejutkan hati nurani dan harus dihadapi dengan konsekuensi serius,” kata seorang juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS), menegaskan kembali pandangan pemerintah, bahwa China sedang melakukan “genosida” terhadap etnis Muslim Uighur, dikutip dari AFP, Jumat (5/2).

AS bersama sekutunya akan mengutuk kekejaman terhadap Uighur. Pun terkait tindakan tegas yang akan diambil.

“Kami akan berbicara secara konsisten dan bersama-sama dengan sekutu dan mitra untuk mengutuk kekejaman ini, dan kami akan mempertimbangkan semua hal yang tepat untuk mempromosikan akuntabilitas bagi mereka yang bertanggung jawab dan mencegah pelanggaran di masa depan,” kata juru bicara itu.

Sampai saat ini, AS masih memberlakukan sanksi kepada pejabat dan perusahaan Xinjiang atas dugaan pelanggaran terhadap etnis Muslim Uighur.

Sementara itu, Menteri luar Negeri Inggris untuk urusan Asia, Nigel Adams, mengatakan laporan BBC mengungkapkan secara jelas kejahatan terhadap Uighur.

“Bukti skala dan tingkat keparahan pelanggaran ini sekarang sangat luas, itu melukiskan gambaran yang benar-benar mengerikan,” jelasnya kepada parlemen.

“Pemerintah berkomitmen untuk mengambil tindakan tegas sehubungan dengan Xinjiang,” tegasnya.

Dalam penyelidikan yang panjang berdasarkan kesaksian para saksi, dilansir dari BBC melaporkan dugaan pemerkosaan sistematis, pelecehan seksual dan penyiksaan terhadap para perempuan Uighur oleh polisi dan penjaga di wilayah barat Xinjiang.

ADVERTISEMENT

Seorang saksi mata menyebut para perempuan Uighur yang ditahan diperkosa secara berkelompok, dilecehkan dengan tongkat listrik, hingga disiksa dengan sengatan listrik.

“Jeritan bergema di seluruh gedung,” ujar salah satu dari saksi.

Laporan itu juga memicu kemarahan dan seruan bagi China untuk memberikan akses kepada pengawas HAM PBB untuk mengunjungi Xinjiang.

Kementerian Luar Negeri China menolak penyelidikan BBC dan menegaskan laporan dugaan kekerasan seksual terhadap Uighur salah.

Xinjiang adalah rumah bagi sebagian besar minoritas Muslim Uighur. Mereka mengalami tindakan keras keamanan besar-besaran dari pasukan China dalam beberapa tahun terakhir sebagai tanggapan atas kerusuhan separatis.

Kelompok HAM Internasional meyakini ada satu juta orang Uighur dan Muslim berbahasa Turki lainnya ditahan di kamp-kamp atau detensi di Xinjiang.

China dituduh memaksa Uighur untuk meniru propaganda komunis dan meninggalkan Islam, hingga meminta kerja paksa. China menyebut detensi itu sebagai pusat pelatihan kejuruan yang bertujuan untuk mengurangi ekstremisme Islam pada Uighur. (FA/SI)

Komentar Facebook

Tags: Amerika SerikatChinaInggriskekerasan seksualmuslim uighurUighur
ShareTweetSend

Related Posts

RI-AS Perkuat Kerja Sama Pelestarian Warisan Budaya dan Pengelolaan Museum

RI-AS Perkuat Kerja Sama Pelestarian Warisan Budaya dan Pengelolaan Museum

Juni 17, 2026
Komisi II DPR Gandeng China Perkuat Kerjasama Pembangunan dan SDM Daerah

Komisi II DPR Gandeng China Perkuat Kerjasama Pembangunan dan SDM Daerah

Mei 31, 2026
Anggota Komisi VIII DPR Kecam Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Pati

Anggota Komisi VIII DPR Kecam Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Pati

Mei 7, 2026

Menag Tegaskan Tidak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual

Mei 6, 2026

Kemenag Dorong Aparat Tindak Tegas Pelaku Kekerasan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo Pati

Mei 4, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?