• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Atasi Polusi, Anies Diminta Segera Terapkan Jalan Berbayar

Atasi Polusi, Anies Diminta Segera Terapkan Jalan Berbayar

September 10, 2019
Imigrasi Denpasar Amankan WNA Inggris Pelaku Intimidasi Warga

Imigrasi Denpasar Amankan WNA Inggris Pelaku Intimidasi Warga

April 19, 2026
Pramono Anung Minta BUMD Jakarta Tinggalkan Ego Sektoral demi Kinerja Lebih Baik

Pramono Anung Minta BUMD Jakarta Tinggalkan Ego Sektoral demi Kinerja Lebih Baik

April 19, 2026
ADVERTISEMENT
Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Komoditas Pangan, Puluhan Ton Bawang Disita

Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Komoditas Pangan, Puluhan Ton Bawang Disita

April 19, 2026
Minggu, BMKG Prakirakan Hujan Ringan Guyur Mayoritas Ibu Kota Provinsi

Minggu, BMKG Prakirakan Hujan Ringan Guyur Mayoritas Ibu Kota Provinsi

April 19, 2026
Pansus DPRD Kota Batam Matangkan Pembahasan RANPERDA Penyelenggaraan PSU Perumahan

Pansus DPRD Kota Batam Matangkan Pembahasan RANPERDA Penyelenggaraan PSU Perumahan

April 19, 2026
Wali Kota Pematang Siantar & Perumda Tirta Uli Raih Medali Golden TOP BUMD Awards 2026

Wali Kota Pematang Siantar & Perumda Tirta Uli Raih Medali Golden TOP BUMD Awards 2026

April 19, 2026
Panglima TNI Didesak Evaluasi Operasi Penindakan TPNPB

Panglima TNI Didesak Evaluasi Operasi Penindakan TPNPB

April 18, 2026
Wawali Harris Bobihoe : IPHI Organisasi Strategis Mitra Pemerintah

Wawali Harris Bobihoe : IPHI Organisasi Strategis Mitra Pemerintah

April 18, 2026
Tri Adhianto Tetapkan Kebijakan Kolaborasi Swasta Bangun Sumur Resapan di Kota Bekasi

Tri Adhianto Tetapkan Kebijakan Kolaborasi Swasta Bangun Sumur Resapan di Kota Bekasi

April 18, 2026
Republik Indonesia Kuasai Sawit Dunia

Republik Indonesia Kuasai Sawit Dunia

April 18, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Senin, April 20, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Atasi Polusi, Anies Diminta Segera Terapkan Jalan Berbayar

[Nasional]

September 10, 2019
in Nasional
0
0
SHARES
96
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Ilustrasi polusi udara di Jakarta (REUTERS).

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mempercepat pelaksanaan Electronic Road Pricing (ERP) atau sistem jalan berbayar elektronik sebagai bagian dari mengatasi polusi udara di ibu kota.

Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Wibi Andrino usai bertemu Anies di ruangannya mengatakan permintaan ini dilakukan menyusul kebijakan ganjil genap hari ini diberlakukan secara efektif.

“Permasalahan dari polusi itu adalah dari transportasi, jalan berbayar adalah salah satu ERP yang kita sampaikan untuk dipercepat menyelesaikan solusi,” ujar Wibi, Senin (9/9/19).

Selain ERP, menurut Wibi masih banyak kebijakan lain yang bisa dilakukan untuk menekan polusi udara.

“Penyelesaian polusi bisa seperti green building yang bisa juga diterapkan. Toh, juga tadi Pak Gubernur menyampaikan, pada tahun 1970, beliau mendapatkan kliping bahwa Jakarta adalah salah satu kota yang memiliki tingkat polusi tertinggi di dunia. Masalah ini sudah lama, tapi baru terekspose sekarang,” kata dia.

Anies sendiri mengatakan pihaknya baru mendapatkan opini dari Kejaksaan untuk mengulangi lelang ERP. Menurut Anies, Pemprov DKI sedang menggodok ERP dengan teknologi paling baru.

Disebutkan Anies teknologi ERP terbaru memungkinkan untuk mengidentifikasi kendaraan pribadi dan kendaraan umum di seluruh ruas wilayah Jakarta.

Dalam menerapkan teknologi ERP terbaru, Pemprov DKI bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Aplikasi Kementerian Komunikasi dan Informatika.

“Jadi bukan hanya sekadar mengatur 1-2 ruas jalan tadi sebagai satu sistem terintegrasi antara lalu lintas kendaraan pribadi dan kendaraan umum,” kata dia.

Polusi seperti Bencana

Terpisah, juru bicara DPP PSI Bidang Lingkungan Hidup dan Perkotaan Mikail Gorbachev mengatakan Gubernur Anies belum melakukan langkah mitigasi bencana terkait polusi udara di Jakarta yang buruk. Padahal, kata dia, masalah polusi udara seharusnya ditangani seperti bencana lain.

Langkah mitigasi bencana yang dimaksud berupa kebijakan konkret bagi masyarakat dalam menghadapi polusi udara di ibu kota.

Misalnya, Mikail mencontohkan dengan menganjurkan pemakaian masker bagi pejalan kaki atau pengendara motor. Jenis masker yang dipakai pun harus memenuhi standar kualifikasi.

ADVERTISEMENT

“Saya lihat teman-teman banyak di jalanan pakai masker. Masker yang hijau itu yang dikasih abang ojol. Itu masker belum cukup,” tuturnya.

Ia menjelaskan untuk menghambat bahaya polusi di Jakarta diperlukan masker khusus, misalnya masker S-N95 yang kerap digunakan pekerja lapangan di lokasi konstruksi.

Warga Jakarta menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. (Ilustrasi)

“Emang harus pakai paling enggak yang S-N95, yang biasa dipakai pekerja bangunan yang warna putih. Cuma masyarakat kan enggak tahu informasinya. Dalam hal ini pemerintah terkesan menutup-nutupi bahwa ada kejadian udara buruk,” tuturnya.

PSI juga menganjurkan Pemprov DKI melakukan sosialisasi lebih terkait polusi udara kepada masyarakat. Mikail menyebut sosialisasi terhadap polusi udara dilakukan seperti sosialisasi terhadap bencana tsunami.

“Kita inginnya kalau ada udara buruk sama aja kayak kalau ada tsunami, dikasih tahu, hari ini udara lagi buruk dari jam segini sampai jam segini. Karena itu bisa diprediksi oleh air visual,” jelas Mikail.

Ia tak menampik langkah-langkah yang sudah dilakukan Anies mengatasi polusi udara. Salah satunya dengan memperluas penerapan ganjil genap.

Akan tetapi, menurut Mikail, langkah-langkah tersebut adalah kebijakan jangka panjang. Masyarakat juga membutuhkan kebijakan untuk beradaptasi terhadap polusi udara yang terjadi saat ini.

“Kalau mau ditangani kan ada Ingub misalnya perluasan ganjil genap. Cuma itu jangka panjang, bencananya sudah terjadi. Malah menyarankan kita bersepeda. Mereka harus sadar harus ada langkah-langkah adaptasi yang langsung pada saat ada udara buruk diumumkan,” Mikail menjelaskan. (GS)

Sumber

 

Komentar Facebook

Tags: Anies BaswedanNasdemNasionalpolusi udara
ShareTweetSend

Related Posts

Bumdes dan Kopdes Merah Putih Perlu Dilebur

Demi Keselarasan Pembangunan Pusat dan Daerah, MPR Perlu Bentuk PPHN 

Agustus 7, 2025
PSHM Undip Desak Pembaruan Hukum Maritim

PSHM Undip Desak Pembaruan Hukum Maritim

Juni 1, 2025
Pupuk Subsidi Harus Jual Langsung di Desa

Pupuk Subsidi Harus Jual Langsung di Desa

Maret 3, 2025

Segera Implementasikan Guru PPPK Bisa Mengajar di Sekolah Swasta

Februari 15, 2025

Maxsi Nelson Ahoren Daftar ke Semua Partai Politik di Manokwari Selatan

Mei 17, 2024
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?