
MANOKWARI, SATUKANINDONESIA. Com – Guna mengawal percepatan pembangunan di tanah Papua, Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Republik Indonesia (BP3OKP-RI) mengunjungi kampung Neuw Guinea yang saat ini berstatus Kampung Persiapan Pemekaran, di Distrik Manokwari Timur, kabupaten Manokwari, provinsi Papua Barat pada tanggal 22 Mei 2025 lalu.
Anggota BP3OKP RI Perwakilan provinsi Papua Barat, Irene Manibuy mengatakan, kunjungan BP3OKP RI ini dalam rangka mengawal percepatan pembangunan.
Pasalnya, BP3OKP RI diberikan tugas oleh pemerintah pusat untuk melakukan sinkronisasi, evaluasi dan koordinasi dengan pemerintah provinsi maupun kabupaten dan kota di tanah Papua.
“BP3OKP RI mendukung aspirasi warga kampung Neuw Guinea terkait pembagunan rumah layak huni, dan infrastruktur lainnya,”sebut Irene Manibuy.
Selaku BP3OKP RI perwakilan Papua Barat, Irene Manibuy mengimbau, Pemda setempat dalam hal ini kabupaten dan provinsi agar membangun kampung tersebut.
“Kampung persiapan ini sudah memenuhi syarat, diantaranya jumlah penduduk. Kita akan mengajukan ini ke bupati, dan bupati harus turun ke tempat ini,”harap mantan Wakil Gubernur Papua Barat ini.
Sementara Fredrik Rumander, Kepala Kampung Neuw Guinea menyampaikan terimakasih kepada BP3OKP RI yang telah mengunjungi kampung persiapan pemekaran tersebut.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada pemerintah, walaupun pemerintah tidak sempat melihat atau memberikan petunjuk. Tapi melalui BP3OKP RI perwakilan Papua Barat, warga kampung persiapan dapat menyampaikan aspirasi,”ucapnya.
Dia menambahkan, kampung Neuw Guinea dibuka kurang delapan bulan hingga kini jumlah warga yang terdaftar 250 Kartu Keluarga (KK) dengan luas lahan 20 hektar. “Kampung persiapan ini sangat membutuhkan akses jalan,”tandasnya. [GRW]













