• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Cegah Tsunami Covid Agar Tak Seperti India, Doni Monardo Wajibkan Masyarakat Karantina

Cegah Tsunami Covid Agar Tak Seperti India, Doni Monardo Wajibkan Masyarakat Karantina

Mei 10, 2021
Kantor BGN Pusat Digeledah Kejagung di Jakarta

Kantor BGN Pusat Digeledah Kejagung di Jakarta

Juni 3, 2026
Pansus DPRD Kota Batam Gelar Rapat dan FGD, Bahas Perubahan Perda Pengelolaan Sampah

Pansus DPRD Kota Batam Gelar Rapat dan FGD, Bahas Perubahan Perda Pengelolaan Sampah

Juni 3, 2026
ADVERTISEMENT
Menteri Ekraf Hadiri Proficient Conference 2026, Tekankan Kolaborasi dalam Transformasi Digital

Menteri Ekraf Hadiri Proficient Conference 2026, Tekankan Kolaborasi dalam Transformasi Digital

Juni 3, 2026
Anggota Komisi III DPR Dorong Kejelasan Posisi Kompolnas dalam Revisi UU Polri

Anggota Komisi III DPR Dorong Kejelasan Posisi Kompolnas dalam Revisi UU Polri

Juni 3, 2026
BMKG: Cuaca Jakarta Cenderung Bervariatif, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim

BMKG: Cuaca Jakarta Cenderung Bervariatif, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim

Juni 3, 2026
Menkes Budi Gunadi Soroti Rendahnya Deteksi Hepatitis: Baru 10 Persen Tersentuh Skrining

Menkes Budi Gunadi Soroti Rendahnya Deteksi Hepatitis: Baru 10 Persen Tersentuh Skrining

Juni 3, 2026
Prabowo Berdialog dengan Siswa SMPN 111 Jakarta Saat Meninjau Program Makan Bergizi Gratis

Prabowo Berdialog dengan Siswa SMPN 111 Jakarta Saat Meninjau Program Makan Bergizi Gratis

Juni 3, 2026
Menkeu Purbaya Nilai Kebijakan DHE SDA Berpotensi Dongkrak Kinerja Himbara

Menkeu Purbaya Nilai Kebijakan DHE SDA Berpotensi Dongkrak Kinerja Himbara

Juni 2, 2026
Ditjen Imigrasi Siapkan Layanan Khusus untuk Percepat Kepulangan Jamaah Haji Indonesia 2026

Ditjen Imigrasi Siapkan Layanan Khusus untuk Percepat Kepulangan Jamaah Haji Indonesia 2026

Juni 2, 2026
Mensos Sebut 45 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran Akibat Data Kurang Akurat

Mensos Sebut 45 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran Akibat Data Kurang Akurat

Juni 2, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Rabu, Juni 3, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Cegah Tsunami Covid Agar Tak Seperti India, Doni Monardo Wajibkan Masyarakat Karantina

[Nasional]

Mei 10, 2021
in Nasional
0
0
SHARES
117
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo.

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Ketua Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 Doni Monardo mewajibkan bagi masyarakat yang telah melakukan mudik untuk menjalani karantina.

Hal itu dilakukan agar penyebaran Covid-19 dapat dicegah dan tidak terjadi seperti tsunami Covid-19 di India.

“Kalau telanjur sudah mudik, tidak ada pilihan lain, wajib karantina. Apa pun alasannya wajib karantina,” kata Doni saat mengunjungi Pelabuhan Merak, Banten, Minggu (9/5/2021).

Doni mengatakan, bisa jadi orang yang datang ke kampung membawa virus corona sehingga menularkan virus ke keluarga bahkan warga satu kampung.

“Karena bisa jadi mereka orang tanpa gejala, dan kalau ini dibiarkan, maka yang datang bisa menulari satu kampung, dan terbukti di beberapa tempat sudah ada kasus,” ujar Doni.

Doni yang juga Ketua Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, ada 7 persen warga Indonesia yang nekat mudik meski pemerintah melarangnya.

Untuk itu, jajaran Polri, TNI, pemda, Satgas Covid-19 dan instansi lainnya diminta terus mengingatkan kepada masyarakat agar bersabar dan tidak mudik.

“Setiap jam, setiap menit, setiap detik mengingatkan, jangan ada pergerakan orang, karena Covid-19 ini ditulari oleh manusia, kita berpotensi saling menulari,” kata Doni.

Menurut Doni, keputusan larangan mudik murni dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan kasus Covid-19.

Doni mengatakan, pada Januari, Februari, kasus aktif Covid-19 di India jauh di bawah kasus aktif di Indonesia.

Pada saat itu, Indonesia memiliki 176.000 kasus, sementara India 150.000 kasus.

“Tetapi setelah mereka melonggarakan aktivitas kegiatan keagaman, olahraga, kegiatan politik, hiburan, dan acara-acara  tradisi, tak perlu menunggu dua bulan, hanya dalam waktu beberapa minggu seluruh kasus aktif meningkat, angka kematian pun tertinggi di dunia hari ini. Jangan sampai kita mengalami seperti itu,” kata Doni. (FA/SI).

Komentar Facebook

Tags: Doni MonardoMasyarakat Terlanjur MudikSatgas Covid-19Wajib Karantina
ShareTweetSend

Related Posts

Panglima Minta Uang Lauk Pauk TNI Disamakan dengan Polri

Panglima TNI Akan Usulkan Doni Monardo Jadi Pahlawan Nasional

Desember 4, 2023
Pasien Sembuh Meningkat, Satgas Minta Protokol Covid Tak Kendur

Eks Kepala BNPB Doni Monardo Meningggal Dunia

Desember 4, 2023
Tim Satgas Penanggulangan Covid-19 Toba Gelar Rapat Percepatan Vaksinasi Primer dan Boster bagi Masyarakat Toba

Tim Satgas Penanggulangan Covid-19 Toba Gelar Rapat Percepatan Vaksinasi Primer dan Boster bagi Masyarakat Toba

Februari 18, 2022

Meski Kasus Positif COVID-19 Telah Menurun,Prokes Tetap Diperketat

November 22, 2021

Satgas Pamor Sukseskan Vaksinasi Keliling

Oktober 1, 2021
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?