• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Cegah Tsunami Covid Agar Tak Seperti India, Doni Monardo Wajibkan Masyarakat Karantina

Cegah Tsunami Covid Agar Tak Seperti India, Doni Monardo Wajibkan Masyarakat Karantina

Mei 10, 2021
Puan Minta Penanganan Dampak Erupsi Anak Krakatau Dilakukan Terpadu

Puan Minta Penanganan Dampak Erupsi Anak Krakatau Dilakukan Terpadu

September 8, 2026
Wakil Ketua Komisi VIII DPR: Aktivitas Gunung Anak Krakatau Perlu Direspons dengan Langkah Cepat

Wakil Ketua Komisi VIII DPR: Aktivitas Gunung Anak Krakatau Perlu Direspons dengan Langkah Cepat

September 8, 2026
ADVERTISEMENT
Kamtibnas jadi Atensi, Kapolres Humbahas tekankan kesiap siagaan personil

Kamtibnas jadi Atensi, Kapolres Humbahas tekankan kesiap siagaan personil

September 8, 2026
Mendorong Stabilitas Kawasan, Presiden Republik Indonesia Ditemui Dubes AS

Mendorong Stabilitas Kawasan, Presiden Republik Indonesia Ditemui Dubes AS

September 8, 2026
Bersama Warga, GPA Gendong Adventure Tanam Harapan di Pesisir Pondok Kelapa

Bersama Warga, GPA Gendong Adventure Tanam Harapan di Pesisir Pondok Kelapa

September 7, 2026
Walikota Wahyu Hidayat ‘Buka Suara’ Soal Isu Penghentian MBG di Malang

Walikota Wahyu Hidayat ‘Buka Suara’ Soal Isu Penghentian MBG di Malang

September 7, 2026
Posisi Masyarakat Adat Harus Jelas dalam Politik Hukum Otsus

Posisi Masyarakat Adat Harus Jelas dalam Politik Hukum Otsus

September 7, 2026
Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Disahkan Meski Ada Penolakan

Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Disahkan Meski Ada Penolakan

September 7, 2026
Presiden Prabowo Terima Laporan Satgas PKH, Penertiban Kawasan Hutan Harus Tegas dan Transparan

Presiden Prabowo Terima Laporan Satgas PKH, Penertiban Kawasan Hutan Harus Tegas dan Transparan

September 7, 2026
Jalur Pelayaran dan Penerbangan Langsung Indonesia-Rusia Akan Dibuka

Jalur Pelayaran dan Penerbangan Langsung Indonesia-Rusia Akan Dibuka

September 7, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Selasa, September 8, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Cegah Tsunami Covid Agar Tak Seperti India, Doni Monardo Wajibkan Masyarakat Karantina

[Nasional]

Mei 10, 2021
in Nasional
0
0
SHARES
117
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo.

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Ketua Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 Doni Monardo mewajibkan bagi masyarakat yang telah melakukan mudik untuk menjalani karantina.

Hal itu dilakukan agar penyebaran Covid-19 dapat dicegah dan tidak terjadi seperti tsunami Covid-19 di India.

“Kalau telanjur sudah mudik, tidak ada pilihan lain, wajib karantina. Apa pun alasannya wajib karantina,” kata Doni saat mengunjungi Pelabuhan Merak, Banten, Minggu (9/5/2021).

Doni mengatakan, bisa jadi orang yang datang ke kampung membawa virus corona sehingga menularkan virus ke keluarga bahkan warga satu kampung.

“Karena bisa jadi mereka orang tanpa gejala, dan kalau ini dibiarkan, maka yang datang bisa menulari satu kampung, dan terbukti di beberapa tempat sudah ada kasus,” ujar Doni.

Doni yang juga Ketua Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, ada 7 persen warga Indonesia yang nekat mudik meski pemerintah melarangnya.

Untuk itu, jajaran Polri, TNI, pemda, Satgas Covid-19 dan instansi lainnya diminta terus mengingatkan kepada masyarakat agar bersabar dan tidak mudik.

“Setiap jam, setiap menit, setiap detik mengingatkan, jangan ada pergerakan orang, karena Covid-19 ini ditulari oleh manusia, kita berpotensi saling menulari,” kata Doni.

Menurut Doni, keputusan larangan mudik murni dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan kasus Covid-19.

Doni mengatakan, pada Januari, Februari, kasus aktif Covid-19 di India jauh di bawah kasus aktif di Indonesia.

Pada saat itu, Indonesia memiliki 176.000 kasus, sementara India 150.000 kasus.

“Tetapi setelah mereka melonggarakan aktivitas kegiatan keagaman, olahraga, kegiatan politik, hiburan, dan acara-acara  tradisi, tak perlu menunggu dua bulan, hanya dalam waktu beberapa minggu seluruh kasus aktif meningkat, angka kematian pun tertinggi di dunia hari ini. Jangan sampai kita mengalami seperti itu,” kata Doni. (FA/SI).

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Doni MonardoMasyarakat Terlanjur MudikSatgas Covid-19Wajib Karantina
ShareTweetSend

Related Posts

Panglima Minta Uang Lauk Pauk TNI Disamakan dengan Polri

Panglima TNI Akan Usulkan Doni Monardo Jadi Pahlawan Nasional

Desember 4, 2023
Pasien Sembuh Meningkat, Satgas Minta Protokol Covid Tak Kendur

Eks Kepala BNPB Doni Monardo Meningggal Dunia

Desember 4, 2023
Tim Satgas Penanggulangan Covid-19 Toba Gelar Rapat Percepatan Vaksinasi Primer dan Boster bagi Masyarakat Toba

Tim Satgas Penanggulangan Covid-19 Toba Gelar Rapat Percepatan Vaksinasi Primer dan Boster bagi Masyarakat Toba

Februari 18, 2022

Meski Kasus Positif COVID-19 Telah Menurun,Prokes Tetap Diperketat

November 22, 2021

Satgas Pamor Sukseskan Vaksinasi Keliling

Oktober 1, 2021
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?