• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
DPC GMNI Bengkulu Gelar Aksi di Simpang Lima, Desak Reforma Agraria Sejati

DPC GMNI Bengkulu Gelar Aksi di Simpang Lima, Desak Reforma Agraria Sejati

September 16, 2026
Reforma Agraria Jangan Picu Konflik dan Persoalan Hukum

Reforma Agraria Jangan Picu Konflik dan Persoalan Hukum

September 16, 2026
Militer Amerika akan Dipindahkan ke Guam, CNMI, dan Pasifik

Militer Amerika akan Dipindahkan ke Guam, CNMI, dan Pasifik

September 15, 2026
ADVERTISEMENT
Saatnya Negara Ubah Konflik Papua Jadi Agenda Perdamaian

Saatnya Negara Ubah Konflik Papua Jadi Agenda Perdamaian

September 15, 2026
Kawasan Pasar Baru & Jalan Muhammad Yamin Ditata, Tri Adhianto : Trotoar untuk Pejalan Kaki, PKL Berdagang di Tempat yang telah di sediakan.

Kawasan Pasar Baru & Jalan Muhammad Yamin Ditata, Tri Adhianto : Trotoar untuk Pejalan Kaki, PKL Berdagang di Tempat yang telah di sediakan.

September 15, 2026
Kompalin Warga Bekasi Marak di Medsos Soal Pelayanan Disdukcapil, Wali Kota Bekasi Turun Tangan

Kompalin Warga Bekasi Marak di Medsos Soal Pelayanan Disdukcapil, Wali Kota Bekasi Turun Tangan

September 15, 2026
Dapat Hibah Aset Rampasan Negara Rp3,65 Miliar dari KPK, Pemkot Bekasi Siapkan Polder Pengendali Banjir

Dapat Hibah Aset Rampasan Negara Rp3,65 Miliar dari KPK, Pemkot Bekasi Siapkan Polder Pengendali Banjir

September 15, 2026
Demo Tolak MBG, Pelajar Papua Tuntut Pendidikan Gratis

Demo Tolak MBG, Pelajar Papua Tuntut Pendidikan Gratis

September 15, 2026
Demi Perdamaian dan Kemanusiaan, Gereja di Tanah Papua bentuk ‘Rumah Keadilan’

Demi Perdamaian dan Kemanusiaan, Gereja di Tanah Papua bentuk ‘Rumah Keadilan’

September 15, 2026
DPD RI Desak Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Maybat Diungkap

DPD RI Desak Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Maybat Diungkap

September 15, 2026
Konflik Lahan Berujung Maut di Setokok Batam: Dua Nyawa Melayang Dalam Bentrok Antar Kelompok, Keluarga Korban Menuntut Keadilan

Konflik Lahan Berujung Maut di Setokok Batam: Dua Nyawa Melayang Dalam Bentrok Antar Kelompok, Keluarga Korban Menuntut Keadilan

September 15, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Rabu, September 16, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home News

DPC GMNI Bengkulu Gelar Aksi di Simpang Lima, Desak Reforma Agraria Sejati

(Fokus Berita)

September 16, 2026
in News
0
0
SHARES
6
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BENGKULU, satukanindonesia.com – DPC GMNI Bengkulu bersama seluruh elemen mahasiswa dan masyarakat turun ke jalan di kawasan Simpang Lima Kota Bengkulu, Selasa (15/9/2026), untuk menyuarakan persoalan agraria yang hingga hari ini masih menjadi persoalan serius di Provinsi Bengkulu.

Dengan membawa semangat “Wujudkan Reforma Agraria Sejati”, massa aksi menegaskan bahwa tanah, bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya harus dikelola untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Konflik agraria di Bengkulu tidak dapat terus dipandang sebagai persoalan administratif semata. Ekspansi industri ekstraktif, khususnya perkebunan dan pertambangan, telah berhadapan dengan ruang hidup dan kedaulatan masyarakat, termasuk kelompok rentan seperti perempuan pesisir.

Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Pengorganisiran Massa DPC GMNI Bengkulu, Hasbi Alfitro, menegaskan bahwa perjuangan reforma agraria harus ditempatkan sebagai perjuangan bersama antara mahasiswa dan masyarakat.

“Persoalan agraria bukan hanya persoalan mereka yang berkonflik dengan perusahaan, tetapi merupakan persoalan rakyat. Ketika tanah dan ruang hidup masyarakat dirampas atau dikuasai secara tidak adil, maka mahasiswa harus hadir bersama rakyat untuk mengawal dan memperjuangkan keadilan agraria.”

Hasbi juga menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh membiarkan konflik agraria berlarut-larut tanpa penyelesaian yang jelas.

“Kami meminta pemerintah membuka ruang penyelesaian yang transparan, melibatkan masyarakat secara langsung, dan memastikan setiap kebijakan agraria benar-benar berpihak kepada rakyat. Jangan sampai reforma agraria hanya menjadi jargon dan forum seremonial tanpa penyelesaian konkret di lapangan.”

Atas kondisi tersebut, DPC GMNI Bengkulu bersama mahasiswa dan masyarakat mendesak pemerintah dan seluruh pemangku kebijakan untuk mengambil langkah nyata.

Kami mendesak Gubernur Provinsi Bengkulu untuk mengaktifkan kembali dan memperkuat Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA), bukan sekadar menjadi forum seremonial, tetapi memiliki target dan tenggat waktu yang jelas dalam penyelesaian konflik agraria prioritas di Bengkulu, termasuk Pino Raya, Mukomuko, Batik Nau, dan Seluma.

Kami juga mendesak adanya verifikasi lapangan dan mediasi terhadap konflik agraria aktif, dengan melibatkan masyarakat dan organisasi masyarakat sebagai pengawas independen.

Kepada ATR/BPN Provinsi Bengkulu, kami mendesak peninjauan ulang terhadap HGU dan izin lokasi aktif, percepatan sertifikasi tanah masyarakat di wilayah konflik, serta keterbukaan data mengenai batas-batas HGU dan izin lokasi perusahaan agar dapat diawasi secara terbuka oleh publik.

Kepada DPRD Provinsi Bengkulu, kami mendorong penggunaan fungsi pengawasan secara maksimal, termasuk pembentukan Pansus atau penggunaan hak angket terhadap persoalan konflik agraria yang penyelesaiannya telah berlarut-larut.

Sementara kepada Polda Bengkulu dan Polres terkait, kami mendesak percepatan penanganan kasus-kasus agraria yang masih terbengkalai serta penerapan prinsip keadilan restoratif dan proporsionalitas terhadap perkara yang melibatkan petani kecil.

Reforma agraria bukan sekadar slogan.

Reforma agraria adalah tentang keadilan atas tanah, perlindungan ruang hidup rakyat, dan keberpihakan negara kepada mereka yang menggantungkan hidupnya pada tanah.

DPC GMNI Bengkulu bersama seluruh elemen mahasiswa dan masyarakat akan terus mengawal persoalan agraria di Bengkulu dan memastikan suara rakyat tidak berhenti di jalan, tetapi sampai ke meja kebijakan.(Restu)

Komentar Facebook

Tags: DPC GMNI BengkuluGelar AksiReforma Agraria
ShareTweetSend

Related Posts

Reforma Agraria Jangan Picu Konflik dan Persoalan Hukum

Reforma Agraria Jangan Picu Konflik dan Persoalan Hukum

September 16, 2026
Reforma Agraria Harus Berujung pada Kesejahteraan

Reforma Agraria Harus Berujung pada Kesejahteraan

September 15, 2026
GMNI Bengkulu Soroti Potongan Komisi Aplikasi Ojol, Desak Aplikator Patuhi Perpres Nomor 27 Tahun 2026

GMNI Bengkulu Soroti Potongan Komisi Aplikasi Ojol, Desak Aplikator Patuhi Perpres Nomor 27 Tahun 2026

Juli 2, 2026

Konfercab GMNI Bengkulu ke-XVIII Resmi Digelar, Muhammad Restu Alam dan Ihsandi Almajid Terpilih sebagai Pimpinan Cabang

Januari 20, 2026

Wali Kota Pematangsiantar Pimpin Rapat Pembentukan Gugus Tugas Reforma Agraria

April 3, 2024
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?