
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Analis politik Hendri Satrio merasa heran dengan aksi Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dan Menteri Perdagangan, M. Lutfi.
Bagaimana tidak, kedua pembantu Presiden Joko Widodo tersebut berkunjung ke Amerika Serikat di tengah ganasnya pandemi Covid-19.
Bahlil dan Lutfi juga ditemani Ketua Umum BPP Hipmi, Mardani H. Maming, dan mantan anggota DPR Demokrat, Michael Wattimena.
Hendri mengaku kehabisan kata-kata dan bingung untuk mengomentari sikap para menteri Jokowi yang tidak berempati kepada masyarakat.
Dengan nada satire, pria yang akrab disapa Hensat ini mempersilakan keduanya pelesiran.
“Biarin aja, daripada di dalam negeri juga nggak ngebantu apa-apa,” ucap Hensat kepada dilansir dari RMOL, Kamis (15/7/2021).
Lebih lanjut, Hensat meminta keduanya untuk bisa lebih memahami nasib rakyat. Bagaimanapun, solidaritas sosial harus dikedepankan dalam menghadapi musuh bersama.
“Mereka kan orang pintar, yang pastinya mereka mengerti apa itu solidaritas kemanusiaan dan sosial kan?” tuturnya.
Di satu sisi, Hensat mencoba berpikir positif. Di menduga ada pekerjaan yang hendak diselesaikan di Amerika Serikat.
“Mungkin mereka ada kerjaan di luar dan kelihatannya bahagia betul mereka di luar. Mudah-mudahan tujuannya sukses,” tandasnya.
Dalam foto dan video yang beredar di media sosial, keduanya tampak sumringah dan tidak mengenakan masker.
Sementara menurut Michael Wattimena, dirinya ada bersama dengan dua menteri Kabinet Jokowi lantaran sedang study di Amerika.
“Maklum lagi sekolah di USA yaaa”, kata Michael mantan Ketua Umum DPP GAMKI itu kepada SatukanIndonesia.com, untuk menjawab media ini ihwal keberadaan bersama dua pembantu Presiden Jokowi, Rabu, (14/7/2021). (FA/SI).













