• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Hati-Hati saat Beli Rumah, Jaringan Pemalsuan Sertifikat Tanah Terbongkar

Hati-Hati saat Beli Rumah, Jaringan Pemalsuan Sertifikat Tanah Terbongkar

September 19, 2019
Militerisasi pada Ruang Sipil di Indonesia Makin Meluas

Militerisasi pada Ruang Sipil di Indonesia Makin Meluas

Juni 26, 2026
Gelar Paripurna, DPRD Kota Batam Resmi Sahkan Perda PSU Perumahan untuk Perkuat Tata Kelola Kawasan Hunian

Gelar Paripurna, DPRD Kota Batam Resmi Sahkan Perda PSU Perumahan untuk Perkuat Tata Kelola Kawasan Hunian

Juni 26, 2026
ADVERTISEMENT
Wujudkan Pendidikan Gratis, Pemprov Papua Tengah Anggarkan Rp77,84 Miliar

Wujudkan Pendidikan Gratis, Pemprov Papua Tengah Anggarkan Rp77,84 Miliar

Juni 26, 2026
Kembali ke DPRD Jatim Lewat PAW, Andy Firasadi Siap Lanjutkan Pendampingan Hukum bagi Masyarakat Desa

Kembali ke DPRD Jatim Lewat PAW, Andy Firasadi Siap Lanjutkan Pendampingan Hukum bagi Masyarakat Desa

Juni 26, 2026
Pemkot Bekasi Gandeng DPRD, dan Tokoh Bantargebang Tinjau PLTSa di China, Matangkan Groundbreaking PSEL Kota Bekasi

Pemkot Bekasi Gandeng DPRD, dan Tokoh Bantargebang Tinjau PLTSa di China, Matangkan Groundbreaking PSEL Kota Bekasi

Juni 26, 2026
Pertamina Pastikan Distribusi BBM Tetap Normal, Kasus Truk Tangki di Banyuwangi Masih Diusut

Pertamina Pastikan Distribusi BBM Tetap Normal, Kasus Truk Tangki di Banyuwangi Masih Diusut

Juni 25, 2026
Penyitaan Truk Tangki di SPBU Genteng Wetan Bikin Warga Kesulitan Solar, Konsumen Terpaksa Cari hingga Luar Kecamatan

Penyitaan Truk Tangki di SPBU Genteng Wetan Bikin Warga Kesulitan Solar, Konsumen Terpaksa Cari hingga Luar Kecamatan

Juni 25, 2026
Ketua Umum SMSI Tegaskan Program Cetak Mediator Bersertifikat Bersama Mahkamah Agung

Ketua Umum SMSI Tegaskan Program Cetak Mediator Bersertifikat Bersama Mahkamah Agung

Juni 25, 2026
Forum Pemred SMSI Jatim Resmi Dikukuhkan, Perkuat Ketahanan Media di Tengah Disrupsi Digital

Forum Pemred SMSI Jatim Resmi Dikukuhkan, Perkuat Ketahanan Media di Tengah Disrupsi Digital

Juni 25, 2026
BMKG Prakirakan Sebagian Wilayah Jakarta Diguyur Hujan Ringan pada Kamis Pagi hingga Malam

BMKG Prakirakan Sebagian Wilayah Jakarta Diguyur Hujan Ringan pada Kamis Pagi hingga Malam

Juni 25, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, Juni 26, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Hukum

Hati-Hati saat Beli Rumah, Jaringan Pemalsuan Sertifikat Tanah Terbongkar

[Hukum]

September 19, 2019
in Hukum
0
0
SHARES
201
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengungkap kasus pemalsuan dokumen.

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Sindikat pemalsu surat berharga yang berhasil diungkap Subdirektorat 2 Harta dan Benda (Harda) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya diduga terkait dengan sindikat mafia properti yang diungkap beberapa waktu lalu.

“Ini kan pengembangan dari kasus mafia properti. Mafia properti itu bisa bikin sertifikat yang mirip. Dari mana? Ya kita telusuri terus,” kata Kasubdit 2 Harda Kompol M Gofur di Polda Metro Jaya, Kamis (19/9/2019).

Gofur menjelaskan, sindikat pemalsu ini menjual barangnya dengan sistem putus dan menggunakan perantara. Jadi antara sindikat pemalsu surat berharga dan mafia properti tidak saling mengenal.

“Karena (sistem) putus ya, artinya pelaku ini tidak (saling) kenal. Pelaku mafia properti tidak kenal sama ini, dia lewat orang, orang lagi. Makanya agak lama waktunya bisa terungkap,” tutur Gofur.

Menurut pengakuan tersangka, kata Gofur, tersangka mempelajari keterampilan membuat surat berharga palsu secara otodidak.

“Kalau pendidikan secara bangku sekolah tidak ada. Kalau dibilang bisa menggunakan komputer, bisa menggunakan komputer. Otodidak. Yang jelas dia terampil, jadi disini bukan pintar ya, tapi terampil,” ujar Gofur.

Subdit 2 Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengamankan satu orang yang berinisial HMY (54) yang kedapatan memalsukan surat berharga dan dokumen negara.

Tersangka diketahui sudah melakukan kegiatan pemalsuan ini sejak tahun 2011 dan menutupi aksinya dengan membuka bisnis percetakan.

Selain membuka bisnis percetakan untuk menutupi aktivitas ilegalnya tersangka HMY dan rekannya DD (masih buron) juga menemui pemberi orderan dengan memilih lokasi pertemuan yang jauh dari pusat operasi mereka.

Semua itu dilakukan untuk mengelabui petugas dan tidak memancing kecurigaan dari masyarakat sekitar.

Para tersangka ini hanya perlu waktu dua hari untuk membuat dokumen palsu tersebut setelah menerima kopi dokumen yang akan digandakan.

Menurut pengakuan tersangka HMY, dirinya mematok harga Rp5 juta-Rp10 juta untuk setiap surat berharga yang dia gandakan dan harganya bisa lebih tinggi tergantung tingkat kesulitan dokumen yang dipalsukan.

Subdit 2 Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengendus keberadaan sindikat pemalsu surat berharga tersebut di daerah Salemba, Jakarta Pusat.

Berdasarkan hasil pengintaian tersebut penyidik melakukan penangkapan terhadap tersangka HMY yang diduga telah membuat sertifikat palsu milik korban dan melakukan penggeledahan di percetakan milik tersangka yang diduga sebagai tempat membuat surat berharga palsu.

Pada saat dilakukan penggeledahan di kantor tersangka selain ditemukan beberapa sertifikat palsu. penyidik juga menemukan adanya dokumen-dokumen negara yang diduga telah dipalsukan oleh tersangka.

Diantaranya KTA Polri, Surat Izin Senjata Api Polri, SKCK, STNK, Nota Pajak, KITAS/KITAP, KTP, SIUP-TDP dan transkfip nilai universitas palsu.

Menurut pengakuan tersangka, uang hasil penjualan dokumen palsu tersebut digunakan tersangka untuk memenuhi kehidupannya sehari-hari.

Atas perbuatannya, tersangka HMY dijerat dengan Pasal 378 KUHP, Pasal 372 KUHP, Pasal 263 KUHP junto Pasal 55 KUHP dan Pasal 56 KUHP dengan ancaman kurungan maksimal enam tahun penjara.(*)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: DKI JakartaDokumen PalsuHukumMafia PropertiPolda Metro JayaSertifikat PalsuTanah
ShareTweetSend

Related Posts

DKI Jakarta Masuk Peringkat ke-53 Kota Terbaik di Dunia

DKI Jakarta Masuk Peringkat ke-53 Kota Terbaik di Dunia

Juni 21, 2026
Ini Alasan Polda Metro Jaya Tangkap Roy Suryo dan dr Tifa

Ini Alasan Polda Metro Jaya Tangkap Roy Suryo dan dr Tifa

Juni 20, 2026
Polda Metro Jaya Kerahkan 4.151 Personel Gabungan Polri -TNI Amankan Aksi Mahasiswa di Jakarta

Polda Metro Jaya Kerahkan 4.151 Personel Gabungan Polri -TNI Amankan Aksi Mahasiswa di Jakarta

Juni 12, 2026

Pemkot Bekasi Tegaskan Kebijakan PPPK dan Belanja Pegawai Mengacu Regulasi Pemerintah Pusat

Juni 11, 2026

Kompolnas Dorong Polda Metro Jaya Tindak Tegas Pelaku Begal

Mei 25, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?