
Jakarta, SatukanIndonesia.Com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Gereja Katedral di Kota Kupang yang sebelumnya sempat rusak akibat diterjang badai seroja. Jokowi terkagum-kagum melihat megahnya interior gereja yang direhabilitasi menggunakan APBN ini.
Selain rusak karena Badai Seroja, gereja yang berdiri sejak tahun 1962 itu tidak pernah direhabilitasi.
“Dengan anggaran dari APBN, Gereja Katedral ini dibangun, direhabilitasi, dan tadi saya masuk saya betul-betul terkagum-kagum interior di dalam sangat, sangat bagus sekali, indah sekali,” kata Jokowi, sebagaimana dilansir Kumparan, Rabu (6/12).
Jokowi mengatakan, renovasi dilakukan secara menyeluruh. Gereja dibangun kembali dengan ukuran yang lebih luas serta dilengkapi dengan sekretariat paroki, menara lonceng, ruang panel, dan genset.
“Dan hari ini kita betul-betul bisa melihat bersama-sama wajah baru Katedral, Gereja Katolik Kristus Raja Katedral di Kupang ini yang megah, yang indah, yang tertata rapi. Gereja bersejarah yang menjadi bagian dari keberadaan gereja katolik di kota Kupang,” ujarnya.
Jokowi meminta agar gereja tidak hanya digunakan sebagai tempat ibadah, tapi juga dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan yang lainnya.
“Menyediakan ruang-ruang untuk membangun dialog, mempererat persaudaraan, mempererat kerukunan untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa,” pungkas Jokowi.
Dalam kesempatan itu juga, Uskup Agung Kupang Mgr. Petrus Turang mengatakan, selesainya pembangunan kembali gereja menjadi hadiah Natal bagi umat Katolik di Kupang.
“Kami sangat senang karena menjelang Natal Bapak Presiden datang meresmikan dan menganugerahkan dan memberikan hadiah kepada umat Katolik di sini. Sehingga pada hari raya Natal 2023, umat di katedral di Keuskupan Agung Kupang tidak usah terpencar ke sana ke mari untuk tempat beribadah tapi di tempatnya sendiri,” kata Mgr. Petrus. (***)













