• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Jokowi Sebut Indonesia Masih Tertinggal dalam Menangkap Peluang Ekspor

Jokowi Sebut Indonesia Masih Tertinggal dalam Menangkap Peluang Ekspor

Desember 4, 2020
Dugaan Korupsi Rp6,5 Miliar, Polisi Geledah Sekretariat DPR Papua Barat Daya

Dugaan Korupsi Rp6,5 Miliar, Polisi Geledah Sekretariat DPR Papua Barat Daya

Juli 30, 2026
Presiden Prabowo Percepat Proyek Kereta Api Trans Sumatera, Target Tembus Banda Aceh

Presiden Prabowo Percepat Proyek Kereta Api Trans Sumatera, Target Tembus Banda Aceh

Juli 30, 2026
ADVERTISEMENT
Wakapolri Lantik Kepengurusan Baru KBPP Polri Masa Bakti 2026-2031

Wakapolri Lantik Kepengurusan Baru KBPP Polri Masa Bakti 2026-2031

Juli 30, 2026
Pemkab Tapanuli Utara Terima Bantuan Mobil Pelayanan Pendapatan Daerah Keliling dari Sarulla Operations Ltd

Pemkab Tapanuli Utara Terima Bantuan Mobil Pelayanan Pendapatan Daerah Keliling dari Sarulla Operations Ltd

Juli 30, 2026
Beras Malaysia Masuk Batam Tanpa Karantina? Disperindag Diabaikan, Publik Resah Harga Melambung

Beras Malaysia Masuk Batam Tanpa Karantina? Disperindag Diabaikan, Publik Resah Harga Melambung

Juli 30, 2026
Pemerintah Indonesia Bungkam Aktivis Lingkungan di Tanah Papua

Pemerintah Indonesia Bungkam Aktivis Lingkungan di Tanah Papua

Juli 30, 2026
Pemprov DKI Beri Pelatihan Gratis bagi Pekerja Perusahaan

Pemprov DKI Beri Pelatihan Gratis bagi Pekerja Perusahaan

Juli 30, 2026
Menkomdigi Tegaskan Pembangunan Infrastruktur Digital Jadi Fondasi Ekonomi Digital dan Kedaulatan Indonesia

Menkomdigi Tegaskan Pembangunan Infrastruktur Digital Jadi Fondasi Ekonomi Digital dan Kedaulatan Indonesia

Juli 30, 2026
Menteri Pertanian Tegaskan Seluruh Pabrik Gula Wajib Memiliki Kebun Tebu Demi Swasembada Nasional

Menteri Pertanian Tegaskan Seluruh Pabrik Gula Wajib Memiliki Kebun Tebu Demi Swasembada Nasional

Juli 30, 2026
Prabowo Naikkan Tukin Prajurit TNI dan Pegawai Kemhan Setelah Delapan Tahun

Prabowo Naikkan Tukin Prajurit TNI dan Pegawai Kemhan Setelah Delapan Tahun

Juli 30, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Kamis, Juli 30, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Jokowi Sebut Indonesia Masih Tertinggal dalam Menangkap Peluang Ekspor

[Ekonomi]

Desember 4, 2020
in Ekonomi
0
0
SHARES
32
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti kinerja ekspor Indonesia. Meski hingga Oktober 2020, neraca perdagangan Indonesia tercatat surplus US$ 17,07 miliar, Jokowi mengatakan, Indonesia belum memaksimalkan potensi pasar ekspor bahkan masih tertinggal dari negara lain.

“Kita tidak boleh cepat puas pada capaian saat ini [surplus neraca dagang], karena potensi pasar ekspor yang belum tergarap masih sangat besar. Kita juga masih tertinggal dibandingkan dengan negara lain dalam menangkap peluang ekspor,” ujar Jokowi, Jumat (4/12/2020).

Padahal, menurut Jokowi, potensi ekspor produk Indonesia sangat besar, dilihat dari keragaman produk, komoditas, kreativitas hingga kualitas.

Dia pun menyebut berbagai komoditas Indonesia yang ekspornya masih tertinggal dari negara lain, padahal bisa diproduksi dalam jumlah besar di Indonesia.

Kopi misalnya. Menurut Jokowi, Indonesia merupakan produsen kopi nomor 4 terbesar di dunia pada 2019. Tetapi, ekspor kopi Indonesia berada di urutan 8, dikalahkan Brasil, Swiss, Jerman, Kolombia hingga Vietnam.

“Jadi potret kinerja ekspor kopi Indonesia masih tertinggal dibandingkan dengan Vietnam yang pada tahun 2019 mencapai US$ 2,22 miliar, sedangkan kinerja ekspor kopi Indonesia tahun 2019 berada di angka US$ 883,12 juta,” kata Jokowi.

Tak hanya kopi, Jokowi pun menyebut komoditas lain seperti garmen, home decoration, furniture hingga produk perikanan.

Jokowi menjabarkan, Indonesia yang merupakan produsen garmen terbesar ke-8 dunia, malah hanya menjadi eksportir garmen ke-22 terbesar di dunia. Indonesia pun berada di urutan ke-19 dalam hal ekspor home decoration, padahal menjadi produsen kayu ringan terbesar di dunia. Begitu pula dengan ekspor furniture dan perikanan yang hanya di peringkat ke-21 dan ke-13.

ADVERTISEMENT

Melihat ini, Jokowi pun meminta adanya pembenahan ekosistem berusaha bagi eksportir. Menurutnya, persoalan yang menghambat ekspor harus diatasi mulai dari regulasi dan prosedur yang rumit akan disederhanakan dan dipangkas.

Tak hanya itu, dia juga meminta agar ada percepatan dalam negosiasi perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif dengan negara-negara sebagai pasar ekspor Indonesia.

“Dan berbagai perjanjian perdagangan yang sudah ada segera dioptimalkan sambil terus mencari pasar-pasar baru di negara-negara non tradisional, sehingga pasar ekspor kita semakin luas,” ujar Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi juga meminta agar atase perdagangan dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) menjadi market intelligence dalam mendorong ekspor. Dia juga meminta agar daya saing eksportir khususnya usaha kecil dan menengah ditingkatkan. Dia meminta agar pelatihan pada pelaku usaha kecil dilakukan supaya bisa memenuhi permintaan pembeli.

Jokowi menambahkan, ekspor bukan hanya untuk membantu para pelaku usaha untuk tumbuh dan menghasilkan lapangan kerja, tapi juga memperbaiki perekonomian nasional dari sisi menambah devisa dan mengurangi defisit transaksi berjalan. (ms)

 

Komentar Facebook

Tags: eksporJokowiKopi
ShareTweetSend

Related Posts

Bumdes dan Kopdes Merah Putih Perlu Dilebur

Demi Keselarasan Pembangunan Pusat dan Daerah, MPR Perlu Bentuk PPHN 

Agustus 7, 2025
Senator NTT Luncurkan Buku Keempat

Bumdes dan Kopdes Merah Putih Perlu Dilebur

Agustus 7, 2025
Tahun Ini, Lulusan UCB Kupang Mulai Dikirim ke Jepang

Tahun Ini, Lulusan UCB Kupang Mulai Dikirim ke Jepang

Juni 24, 2025

Kewenangan Mahkamah Pelayaran Harus Diperluas

Juni 24, 2025

IKAFH Undip: Arah Kebijakan Hukum Perdagangan Internasional Belum Tegas

Juni 13, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?