
Jakarta, SatukanIndonesia.Com – Kapal Layar Motor (KLM) Cahaya Fajar Pertama dari Parepare, Sulawesi Selatan, tenggelam di perairan Mamuju, Sulawesi Barat. Kapal ini memuat ratusan ton bahan sembako serta 3 unit sepeda motor.
Proses evakuasi kapal Cahaya Fajar Pertama di perairan Mamuju, tepatnya Desa Ahu, Kecamatan Tapalang Barat, diwarnai teriakan histeris, Selasa (8/8/2023).
Teriakan histeris bukan karena penumpangnya, tetapi dari warga setempat.
Bermula saat detik-detik tenggelamnya kapal, hingga proses evakuasi dilakukan, berjarak sekitar satu kilometer dari bibir pantai.
Jenis Kapal Layar Motor (KLM) ini sebelumnya berlayar dari Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), menuju Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim).
“Iya warga sempat berteriak, untuk dilakukan pertolongan,” kata Mina, salah seorang warga yang sempat menyaksikan kejadian itu, kepada Tribun-Sulbar.com, Selasa (8/8/2023).
Polisi kemudian menerjunkan kapal penyelamat dan memberi pelampung pada anak buah kapal (ABK) dan 10 penumpang lainnya.
Kapal ini tenggelam, akibat bocor dibagian lambung kamar mesin belakang sekitar pukul 15.50 Wita sore hari.
Aparat Kepolisian terjun langsung mengamankan barang-barang milik sejumlah penumpang kapal Cahya Fajar Pertama.
Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, meski demikian kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
“Yang dilaporkan saat ini belum korban jiwa,” jelas Kasi Humas Polresta Mamuju, Ipda Herman Basir, dihubungi Tribun-Sulbar.com, Selasa (8/8/2023).(***)













