Jakarta, SatukanIndonesia.Com – Ketua Mahkamah Konstitusi Suhartoyo menegur pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) karena tidur dalam sidang lanjutan sengketa hasil Pilpres 2024 pada hari ini, Selasa (2/4).
Momen teguran Suhartoyo kepada KPU diawali saat akademisi IPB University Didin Damanhuri, yang hadir sebagai ahli pasangan calon (paslon) nomor urut 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD, selesai menyampaikan keterangan pengantar.
Suhartoyo lantas mempersilakan KPU selaku termohon untuk mengajukan pertanyaan kepada ahli. Namun, Ketua KPU Hasyim Asy’ari maupun anggota KPU lainnya tak kunjung merespons.
“Dari termohon ada pertanyaan? Pak Hasyim tidur ya?,” kata Suhartoyo, sebagaimana dilansir JawaPos.com.
Terlihat wajah Hasyim yang awalnya sedang menunduk langsung menadah ke arah majelis hakim. Merasa tidak ada pernyataan dari pihak termohon, Suhartoyo lantas memberikan kesempatan kepada pihak terkait, yakni kubu capres-cawapres 02 Prabowo-Gibran untuk menanggapi pemohon.
Tak hanya Ketua KPU RI Hasyim Asyari, Suhartoyo juga menegur Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja yang tertidur di ruang sidang. “Bawaslu itu tidur, Pak Ketua,” ungkap Suhartoyo.
Suhartoyo lantas menanyakan kepada Bawaslu apakah mau bertanya atau tidak kepada ahli yang dihadirkan kubu Ganjar-Mahfud. “Mau bertanya atau tidak?,” tanya Suhartoyo.
Bawaslu kemudian menyampaikan tak ingin memberikan pertanyaan, kepada ahli yang dihadirkan tim hukum Ganjar-Mahfud. (***)













