
JAYAPURA, SatukanIndonesia.Com – Kesatria Parlemen Jalanan (PARJAL) meminta, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) serius dalam menangani agenda pergantian Penjabat (PJ) Gubernur provinsi Papua Barat.
Pasalnya, rekomendasi yang dilayangkan Ketua DPR Papua Barat pada Menteri dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian untuk melantik Pj Gubernur pengganti Pj Gubernur Paulus Waterpauw saat ini harus diperjuangkan.
“Artinya bahwa surat Mendagri tentang permintaan pengusulan oleh DPR Papua Barat sudah di tanggapi secara kelembagaan dengan mengusulkan beberapa nama hingga tersisa dua nama,” kata Ronald Mambieuw, Panglima Kesatria PARJAL Papua Barat kepada media ini, Kamis (26/10/2023).
Maka untuk menindaklanjuti hal tersebut, Panglima PARJAL menyarankan, DPR membentuk panitia khusus (Pansus) dalam rangka mengawal rekomendasi tersebut.
“Perlu bentuk Pansus untuk mengawal dan mengawasi rekomendasi tersebut, itu bukti keseriusan sehingga tidak ada siluman,” tegasnya.
Namun, kata Mambieuw, yang terpenting adalah DPR Papua Barat sudah harus meminta pihak Eksekutif untuk mempersiapkan administrasi dan laporan pertanggung jawaban (LPJ) dari Pj Gubernur satat ini, sambil menunggu proses Pj Gubernur baru oleh Mendagri.
“Sehingga pada saat sertijab Pj Gubernur semua sudah beres. Jangan kemudian DPR hanya berharap pelantikan Pj Gubernur baru,” sebut Panglima PARJAL.
Dia menambahkan, rekomendasi DPR mengenai calon Pj Gubernur sudah dilakukan dan kini tinggal dieksekusi.
“Maka sekali lagi, kami menedesak DPR Papua Barat segera meminta eksekutif untuk mempersiapkan LPJ dari Pj Gub saat ini,” pungkasnya. [GRW/redaksi]













