• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
PMKRI Bogor Soroti Lambannya Penetapan Tersangka Kasus Pembunuhan Andriana Yubelia Noven Cahya

PMKRI Bogor Soroti Lambannya Penetapan Tersangka Kasus Pembunuhan Andriana Yubelia Noven Cahya

Januari 10, 2026
Kosgoro 57 Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an & Bukber, Dave Laksono Berpesan Jaga Harmoni dan  Guyub

Kosgoro 57 Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an & Bukber, Dave Laksono Berpesan Jaga Harmoni dan Guyub

Maret 15, 2026
Dinilai Ancaman Bagi Generasi Papua, Anggota DPD RI : Tanah Adat Tidak Boleh Dibuat Sertifikat

Dinilai Ancaman Bagi Generasi Papua, Anggota DPD RI : Tanah Adat Tidak Boleh Dibuat Sertifikat

Maret 15, 2026
ADVERTISEMENT
Pererat Silaturahmi, Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin Gelar Buka Puasa Bersama Insan Pers

Pererat Silaturahmi, Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin Gelar Buka Puasa Bersama Insan Pers

Maret 15, 2026
Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra Dihadapan Menkeu Buka Soal PSN di Batam, Purbaya: Debat ini Baru Saya Paham

Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra Dihadapan Menkeu Buka Soal PSN di Batam, Purbaya: Debat ini Baru Saya Paham

Maret 15, 2026
Diterpa Isu Judi Online, Pengusaha Batam Andi Morena Buka Suara Bantah Keras Tuduhan, Kuasa Hukum Tegaskan Siap Tempuh Jalur Hukum untuk Bersihkan Nama Baik

Diterpa Isu Judi Online, Pengusaha Batam Andi Morena Buka Suara Bantah Keras Tuduhan, Kuasa Hukum Tegaskan Siap Tempuh Jalur Hukum untuk Bersihkan Nama Baik

Maret 15, 2026
Perkuat Ekonomi, Papua Barat Siap Kembangkan Kakao 68.734 hektare

Perkuat Ekonomi, Papua Barat Siap Kembangkan Kakao 68.734 hektare

Maret 15, 2026
Bupati Manokwari bertemu Menteri Kesehatan RI

Bupati Manokwari bertemu Menteri Kesehatan RI

Maret 15, 2026
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Koalisi Masyarakat Sipil dan Komnas HAM ‘Buka Suara’

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Koalisi Masyarakat Sipil dan Komnas HAM ‘Buka Suara’

Maret 15, 2026
Nurhadi NasDem Desak Evaluasi MBG Usai Polemik Lele Mentah di Pamekasan, Masyarakat Minta Kualitas Gizi Dijaga

Nurhadi NasDem Desak Evaluasi MBG Usai Polemik Lele Mentah di Pamekasan, Masyarakat Minta Kualitas Gizi Dijaga

Maret 15, 2026
Siap-siap Macet, Puluhan Ribu Kendaraan Diprediksi Padati Tol Warugunung Saat Mudik Lebaran

Siap-siap Macet, Puluhan Ribu Kendaraan Diprediksi Padati Tol Warugunung Saat Mudik Lebaran

Maret 14, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, Maret 15, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Hukum

PMKRI Bogor Soroti Lambannya Penetapan Tersangka Kasus Pembunuhan Andriana Yubelia Noven Cahya

(Hukum)

Januari 10, 2026
in Hukum
0
0
SHARES
98
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Bogor, satukanindonesia.com – Tujuh tahun telah berlalu sejak peristiwa tragis penusukan yang merenggut nyawa Andriana Yubelia Noven Cahya (18), siswi SMK di Bogor, Jawa Barat, pada 8 Januari 2019. Namun hingga hari ini, keadilan bagi korban dan keluarganya belum juga terwujud. Kasus ini masih berjalan di tempat tanpa adanya penetapan tersangka yang jelas.

Kami menilai lambannya pengungkapan kasus pembunuhan Noven mencederai rasa keadilan publik serta menimbulkan preseden buruk bagi penegakan hukum di Indonesia. Negara, melalui aparat penegak hukum, memiliki kewajiban konstitusional untuk menjamin perlindungan hak asasi manusia, termasuk hak atas keadilan bagi korban kejahatan berat.

Berlarut-larutnya penanganan perkara ini menimbulkan pertanyaan serius terkait profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas proses penyidikan. Ketidakjelasan ini tidak hanya memperpanjang penderitaan keluarga korban, tetapi juga menggerus kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian sebagai garda terdepan penegakan hukum.

Di sisi lain, kami mencatat pernyataan aparat kepolisian yang menyampaikan bahwa proses penyelidikan kasus Noven masih terus berjalan. Kepolisian menyebutkan adanya kendala berupa keterbatasan alat bukti dan saksi, serta perlunya kehati-hatian agar penetapan tersangka tidak keliru dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Kepolisian juga menyatakan tetap membuka kemungkinan penggunaan metode penyelidikan baru, termasuk pengembangan teknologi forensik, untuk mengungkap pelaku.

Meski demikian, alasan tersebut tidak dapat dijadikan pembenaran atas mandeknya proses hukum selama bertahun-tahun. Kehati-hatian memang penting, namun tidak boleh mengorbankan kepastian hukum dan rasa keadilan, terlebih dalam perkara pembunuhan yang menyangkut nyawa manusia.

“Tujuh tahun tanpa kepastian hukum dalam kasus pembunuhan Noven adalah bentuk ketidakadilan yang nyata. PMKRI menilai lambannya penetapan tersangka mencerminkan lemahnya komitmen negara dalam menghadirkan keadilan bagi korban dan keluarganya,” ujar (Afren Germas PMKRI Bogor)

“Kami menghargai pernyataan kepolisian bahwa penyelidikan masih berjalan. Namun kehati-hatian tidak boleh menjadi alasan untuk membiarkan sebuah kasus pembunuhan terkatung-katung selama bertahun-tahun tanpa kejelasan,” tambahnya

Oleh karena itu, kami mendesak:

Kepolisian Republik Indonesia untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penanganan kasus pembunuhan Andriana Yubelia Noven Cahya.

Dilakukannya langkah konkret dan terukur, termasuk pembentukan tim khusus atau supervisi langsung dari Mabes Polri.

Penyampaian perkembangan penanganan perkara secara terbuka, transparan, dan berkala kepada publik serta keluarga korban.

Negara memastikan bahwa kasus ini tidak dilupakan dan tidak dibiarkan berakhir tanpa kejelasan hukum.

“Kasus Noven bukan sekadar arsip perkara, tetapi ujian komitmen negara dalam menegakkan hukum dan melindungi hak asasi manusia. Keadilan yang tertunda adalah keadilan yang dinafikan,” tegas ( Frigi Ketua PMKRI Bogor).

Mengungkap kasus Noven bukan hanya soal menemukan pelaku, tetapi juga tentang memastikan negara hadir dan berpihak pada keadilan serta kemanusiaan.

Keadilan untuk Noven harus ditegakkan(Ferdy)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Andriana Yubelia Noven CahyaKomnas HAM PapuaPMKRI
ShareTweetSend

Related Posts

Pandangan berbasis Ensiklik Laudato S’i: RDP PMKRI dan MRPS tentang Persoalan Food Estate.

Pandangan berbasis Ensiklik Laudato S’i: RDP PMKRI dan MRPS tentang Persoalan Food Estate.

Oktober 8, 2025
PMKRI : Hentikan Operasi Freeport dan Perusahaan Multinasional di Tanah Papua

PMKRI : Hentikan Operasi Freeport dan Perusahaan Multinasional di Tanah Papua

April 8, 2025

Warga Kepulauan Yapen adukan PT Sinar Purna Karya ke Komnas HAM Papua

Maret 19, 2025

Komnas HAM Papua Dinilai Menghambat Pengungkapan Kasus Penembakan Yan C Warinussy

Agustus 14, 2024

Tanggapi Video Kasus Penganiayaan di Biak, Kapolda Perintahkan Propam Lakukan Penyelidikan

Juli 28, 2024
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?