• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Polisi Amankan 2 Pelaku Penganiayaan Terhadap Waiters Cafe di Pematang Siantar

Polisi Amankan 2 Pelaku Penganiayaan Terhadap Waiters Cafe di Pematang Siantar

Maret 18, 2024

RUU Pusat Finansial Internasional Indonesia Disepakati Menjadi Undang-Undang

Juli 22, 2026
Jelang Pilkades Serentak 2026 , Pemkab Humbahas Gandeng Polres Lewat Penandatanganan NPHD Pengamanan

Jelang Pilkades Serentak 2026 , Pemkab Humbahas Gandeng Polres Lewat Penandatanganan NPHD Pengamanan

Juli 22, 2026
ADVERTISEMENT
Prof Grace Kandou Dinilai Memenuhi Seluruh  Persyaratan Mencalonkan Rektor Unsrat Periode 2026 – 2030

Prof Grace Kandou Dinilai Memenuhi Seluruh Persyaratan Mencalonkan Rektor Unsrat Periode 2026 – 2030

Juli 22, 2026
Kementerian ATR/BPN Percepat Sertifikasi Tanah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Kementerian ATR/BPN Percepat Sertifikasi Tanah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Juli 22, 2026
LPM RI Gelar Syukuran Ke-26 Tahun dan Pemberian Santunan Kepada Anak Yatim Piatu

LPM RI Gelar Syukuran Ke-26 Tahun dan Pemberian Santunan Kepada Anak Yatim Piatu

Juli 22, 2026
Eksepsi Terdakwa Korupsi BDS Ditolak, JPU Diperintahkan Hadirkan Saksi Dan Bukti Perkara

Eksepsi Terdakwa Korupsi BDS Ditolak, JPU Diperintahkan Hadirkan Saksi Dan Bukti Perkara

Juli 22, 2026
Empat Warga Sipil di Intan Jaya Ditangkap

Empat Warga Sipil di Intan Jaya Ditangkap

Juli 21, 2026
Proyek Miliaran Rupiah di Sorong Papua Barat Daya Mangkrak, APH diminta Turun

Proyek Miliaran Rupiah di Sorong Papua Barat Daya Mangkrak, APH diminta Turun

Juli 21, 2026
Tirta Patriot Resmi Kelola Seluruh Layanan Air Minum di Kota Bekasi, Wali Kota dan Plt. Bupati Bekasi Sepakat Utamakan Pelayanan Warga

Tirta Patriot Resmi Kelola Seluruh Layanan Air Minum di Kota Bekasi, Wali Kota dan Plt. Bupati Bekasi Sepakat Utamakan Pelayanan Warga

Juli 21, 2026
111 Hari Menuju Porprov, Tri Adhianto Ajak Warga Bekasi Jadi Tuan Rumah yang Ramah

111 Hari Menuju Porprov, Tri Adhianto Ajak Warga Bekasi Jadi Tuan Rumah yang Ramah

Juli 21, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Rabu, Juli 22, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Polisi Amankan 2 Pelaku Penganiayaan Terhadap Waiters Cafe di Pematang Siantar

[Daerah]

Maret 18, 2024
in Daerah, News
0
0
SHARES
82
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Pematang Siantar, SatukanIndonesia.Com – satu hari tepatnya Sabtu (16/4/2024) sore pukul 16.00 Wib Polsek Siantar Martoba berhasil mengamankan dua orang dari 9 orang pelaku penganiayaan secara bersama sama atau pengeroyokan salah satu waitres Cafe Resto Dano bernama Jhon Melki Damanik (19).

Ke 2 pelaku itu berinisial YDD (20) dan EKGL alias GL (16) warga Kelurahan Bah Kapul Kecamatan Siantar Sitalasari Kota Siantar. Sedangkan 7 pelaku lagi masih diburon berinisial GSPL, EL, Marga S, ZS, JPS, Kev serta AS.

Kapolsek Siantar Martoba AKP Riswan Mengatakan Pengeroyokan itu terjadi di Jl. Penyerang, Kelurahan Bah Kapul Kecamatan Siantar Sitalasari Kota Siantar pada Jum’at (15/3/2024) dini hari sekira pukul 01.00 Wib.

Begini Koronologinya :

Pada hari Kamis (14/3/2024) siang sekira pukul 13.00 wib EKGL alias GL datang ke Mess Café Resto Dano di Jalan Sibolga Kota Siantar dan bertemu saksi Syarifsyahputra yang merupakan juga waitress Cafe Resto Dano tersebut. Kemudian sore harinya sekira pukul 16.00 wib GL mengambil handphone (HP) milik korban (Jhon Melki Damanik-red) dari tangan korban yang sedang tertidur di mess tersebut.

Lalu GL meninggalkan Mess tersebut menuju warnet di Jalan Sisingamangaraja Kota Siantar yang ada didekat rumahnya dan menggadaikan HP korban tersebut kepada Juan Piter Saragih seharga Rp 200.000.

Selanjutnya sekira pukul 18.00 wib korban terbangun dan melihat HP sudah tidak ada sehingga korban menanyakan kebradaan HPnya kepada saksi Syarif Syaputra. Mendengar itu saksi Syarif Syaputra mengatakan bahwa GL ada menggunakan HP milik korban.

Malam harinya korban pergi bekerja dan selesia bekerja sekira pukul 23.00 wib korban meminta tolong kepada saksi Andri dan Syafri Syaputra untuk menemui GL karena telah mengambil HPnya.

Setiba di rumah orangtua GL di Kelurahan Bah Kapul Kecamatan Siantar Sitalasari, korban dan kedua saksi bertemu orangtua GL bernama Guntino Saut Parulian Lubis lalu korban menceritakan kejadian kehilangan HPnya tersebut.

Orangtua GL pun mengajak korban dan kedua saksi mencari GL hingga menemukan GL di warnet dekat rumahnya tersebut lalu mengajak GL ke rumah orangtuanya. Setiba di rumah orangtuanya GL mengakui mencuri HP korban dan telah menggadaikannya kepada Juan Piter Saragih.

Mendengar itu kedua saksi langsung menemui Juan Piter Saragih di dekat warnet tersebut dan membawa ke rumah orangtua GL lalu orangtua GL menanyakan keberadaan HP yang digadaikan GL. Juan Piter Saragih pun menyerahkan HP tersebut kepada korban dan korban menerima HP tersebut.

Orangtua korban menanyakan apakah ada uang korban untuk menebus HPnya itu, namun korban mengatakan tidak ada. Kemudian korban mengatakan bahwa di dalam HP miliknya tersebut pada aplikasi dana ada uang miliknya. Setelah dicek ternyata uangnya di aplikasi dana tersebut tidak ada sehingga para pelaku emosi.

Pelaku marga S memukul hidung korban menggunakan kepalan tangan kanannya sebanyak 2 kali kemudian langsung disusul pelaku EL memukul kening korban sebanyak 1 kali menggunakan kepalan tangan kananya. Pelaku AS mengatakan kepada korban, “AKU POLISI, KAU…” dan langsung menyiku bagian hidung korban menggunakan siku tangan kanannya sebanyak 1 kali.

Selanjutnya pelaku GSPL mendekati korban dan langsung menendang / menyepak kepala korban menggunakan kaki kanannya sebanyak 1 kali kemudian pelaku YDD menendang/menyepak kaki korban menggunakan kaki kanannya sebanyak 1 kali.

Tidak itu saja pelaku ZS menampar pipi kiri korban sebanyak 1 kali dan pelaku Kev memukul pipi sebelah kiri korban sebanyak 1 kali menggunakan kepalan tangan kanannya kemudian GL menumbuk pipi kiri korban sebanyak 1 kali menggunakan kepalan tangan kanannya lalu pelaku PS memukul hidung korban sebanyak 1 kali.

Tidak terima dikeroyok, korban kondisi babak belur bersama kedua saksi pergi dari tempat kejadian kemudian pada siang harinya sekira pukul 14.30 wib korban membuat laporan pengaduan ke Mako Polsek Siantar Martoba, Polres Siantar. Akibat kejajdian tersebut korban mengalami bengkak pada bagian wajah dan hidungnya.

Menerima laporam pengaduan korban membuat Personil Polsek Siantar martoba melakukan cek TKP dan mencarian terhadap para pelaku serta menghimbau kepada keluarga pelaku agar membawa pelaku ke Polsek Siantar Martoba.

Lalu sore harinya pukul 16.00 Wib EKGL alias GL dan YDD diserahkan keluarganya ke Polsek Siantar Martoba sehingga penyidikan Unit Reskrim melakukan pemeriksaan terhadap pelaku YDD dan EKGL alias GL untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku di NKRI.

Keluarga EKGL alias GL yang bernama Yusuf Yoel Pardamean Sipayung membuat surat jaminan permohonan untuk tidak dilakukan penahanan terhadap EKGL alias GL karena masih dibawah umur.

Sementara itu Kapolsek Siantar Martoba AKP Riswan SH melalui Kanit Reskrim AIPTU Richardo Rajagukguk S.Sos mengatakan terhadap pelaku YDD dilakukan penanganan sedangkan Anak EKGL alias GL tidak dilakukan penahanan karena masih anak dibawah umur dan ada permohonan keluarga. Begitupun terhadap EKGL alias GL tetap wajib lapor dan tetap diproses hukum.

“Untuk 7 pelaku lainnya hingga saat ini masih dalam tahap pengejaran/diburon. Para pelaku dipersangkakan melakukan tindak pidana secara bersama sama melakukan kekerasan terhada orang atau penganiayaan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 170 Subs 351 ayat (1) KUHPidana,”.(Cs/Redaksi)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: PenganiayaanPolsek Siantar Martoba
ShareTweetSend

Related Posts

Berniat Baik, Ustaz Habib Malah Diserang: Pelaku Terancam Pasal 351 KUHP

Berniat Baik, Ustaz Habib Malah Diserang: Pelaku Terancam Pasal 351 KUHP

Mei 4, 2025
Enam Anggota Polresta Yogya Terduga Pelaku Penganiayaan kepada Darso Diperiksa Dua Bidpropam Sekaligus

Enam Anggota Polresta Yogya Terduga Pelaku Penganiayaan kepada Darso Diperiksa Dua Bidpropam Sekaligus

Januari 13, 2025
Polisi Tetapkan Satu Tersangka Kasus Tewasnya Mahasiswa STIP Cilincing

Polisi Tetapkan Satu Tersangka Kasus Tewasnya Mahasiswa STIP Cilincing

Mei 5, 2024

Polisi Tangkap Pelaku Terduga Penganiaya Mahasiswa STIP hingga Tewas

Mei 4, 2024

Mahasiswa STIP Tewas Diduga Dianiaya Senior

Mei 4, 2024
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?