
SORONG, satukanindonesia.com – Guna menindaklanjuti telegram Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo terkait penyelenggaraan nonton bareng (Nobar) Piala Dunia FIFA 2026, Kepolisian Daerah (Polda) siap Nobar di sejumlah wilayah di Papua Barat Daya.
Hal ini dikatakan Waka Polda (Wakapolda) Papua Barat Daya, Kombes Pol. Semmy Ronny Thabaa kepada wartawan, diruang kerjanya, Jumat (19/06/2026).
Nobar Piala Dunia 2026 di sejumlah wilayah ini bertujuan untuk meredam euforia fans, mencegah konvoi ilegal, miras, serta potensi kecelakaan lalulintas (Lakalantas) selama turnamen dunia.
Wakapolda mengatakan, jajaran Polda, Polres, hingga Polsek telah menerima instruksi untuk menggelar Nobar di wilayah masing-masing. Di tingkat Polda Papua Barat Daya, kegiatan tersebut dikoordinasikan langsung oleh Direktorat Intelkam.
“Harapan kita nanti kita coba kemudian akomodir masyarakat dalam gelaran Piala Dunia ini dalam satu wadah yang sehat, yang terencana. Kemudian kita bisa mengendalikan massa itu. Jadi harapan kita tidak ada konvoi, tidak ada apa, tidak ada euforia yang berlebihan ya,”katanya.
Menurut Semmy, Nobar menjadi salah satu cara Polri membangun komunikasi dengan komunitas fans sepak bola di Papua Barat Daya. Dengan pola itu, aparat kepolisian dapat melakukan edukasi, mitigasi, sekaligus pengawasan terhadap potensi gangguan kamtibmas.
Ia menegaskan, euforia Piala Dunia tidak boleh berubah menjadi aksi saling serang antarpendukung, konsumsi minuman keras, maupun konvoi yang membahayakan keselamatan warga.
“Apalagi saling nyerang antara masing-masing pendukung, karena mohon maaf ini kan kalau contoh saya tim Belanda ya terus nanti kalau kita tim Belanda konvoi-konvoi ada yang jatuh, siapa yang bertanggung jawab, jadi pasti kita yang tanggung sendiri,”ujarnya.
Polda Papua Barat Daya, menurut Wakapolda juga sudah memetakan lokasi nobar di sejumlah wilayah. Beberapa Polres yang disebut siap menggelar kegiatan itu antara lain Polresta Sorong Kota, Polres Sorong, Polres Sorong Selatan, dan Polres Raja Ampat.
Sementara itu, Polres Tambrauw dan Polres Maybrat masih akan disesuaikan dengan kondisi wilayah, terutama terkait dukungan jaringan dan akses siaran TVRI.
“Untuk titik nobar, masing-masing Polres punya kegiatan, terutama Polresta Sorong Kota, Polres Sorong, Polres Sorong Selatan, Polres Raja Ampat. Sementara untuk Polres Tambrauw dan Polres Maybrat, ini kan relatif lebih ini ya. Jadi kita harus sesuaikan lagi karena kondisi daerahnya mungkin tidak mendukung untuk jaringan,”katanya.
Dalam aspek pengamanan lalu lintas menurut Wakapolda, Polda Papua Barat Daya akan mengedepankan langkah persuasif, sosialisasi, edukasi, dan mitigasi. Direktorat Lalu Lintas Polda Papua Barat Daya bersama Satlantas Polres jajaran juga akan meningkatkan kegiatan rutin selama gelaran Piala Dunia berlangsung.
Wakapolda mengatakan, pengawalan akan dilakukan apabila terdapat pergerakan massa atau konvoi yang telah terkoordinasi. Polri akan menyiapkan pengamanan jalur dari titik keberangkatan hingga lokasi akhir kegiatan.
Ia mencontohkan pengamanan konvoi lintas fans Papua Barat Daya di Kota Sorong yang dimulai dari kawasan Pantai Reklamasi. Kegiatan itu dikawal oleh Polda Papua Barat Daya bersama Polres jajaran.
“Kita dari jajaran Direktorat Lalu Lintas tingkat Polda hingga Satlantas Polres jajaran tetap dengan tugas-tugas rutin. Apalagi menjelang dan pelaksanaan Piala Dunia, ada kegiatan rutin yang ditingkatkan baik di tingkat Polda maupun tingkat Polres jajaran untuk fungsi lantasnya,”ujarnya.
Secara pribadi, Wakapolda Papua Barat Daya Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa mengaku tetap mendukung Timnas Belanda dalam Piala Dunia 2026. Ia menyebut dukungan itu telah berlangsung sejak dirinya masih menjadi perwira muda.
“Tentu Belanda. Jadi begini kalau saya punya tim-tim kesayangan, tim idola saya itu tetap Belanda, mau juaranya siapa pun tetap Belanda. Nah kita berharap tahun ini Belanda bisa menang,”katanya.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan telegram kepada jajaran Polda hingga Polsek untuk menggelar nobar Piala Dunia FIFA 2026 di seluruh Indonesia. Arahan itu disampaikan setelah Kapolri menerima audiensi Direktur Utama LPP TVRI, Tubagus Fiki Chikara Satari, di Mabes Polri, Rabu (10/06/2026).
“Kami sepakat bahwa kami Polri akan membantu untuk mengajak masyarakat nobar, mulai dari Mabes, Polda, Polres, dan Polsek di seluruh wilayah,”kata Sigit.
Kapolri berharap nobar Piala Dunia dapat menjadi hiburan masyarakat sekaligus mendorong ekonomi daerah, terutama pelaku UMKM di tingkat lokal.
“Dan tentunya ini juga bagian dari kegiatan yang bisa kita selipkan untuk hal-hal yang bersifat edukasi untuk masalah-masalah yang terkait dengan Kamtibmas,”ujarnya.
Kapolri juga menyatakan, Polri siap membantu penyelenggaraan nobar, mulai dari perizinan hingga pengamanan.
“Saya kira dalam kesempatan ini saya ucapkan selamat dan mari kita nobar bersama-sama Piala Dunia untuk menjadi hiburan bagi kita semua,”kata Kapolri.
Sementara itu, Direktur Utama LPP TVRI, Tubagus Fiki Chikara Satari mengatakan, TVRI akan menyiarkan Piala Dunia secara gratis sebagai bagian dari dukungan pemerintah untuk menghadirkan hiburan bagi masyarakat di seluruh pelosok Indonesia.
“TVRI bukan hanya sekadar menyiarkan perhelatan Piala Dunia, tapi juga dapat menggerakkan ekonomi lokal seperti kita ketahui kepolisian memang ada di seluruh teritori wilayah Indonesia,”ujar Fiki.
Dengan skema nobar terkoordinasi, Polda Papua Barat Daya berharap semangat Piala Dunia 2026 dapat dirayakan secara meriah tanpa mengorbankan keselamatan, ketertiban umum, dan keamanan masyarakat. [GRW]













