• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Presiden Republik Indonesia Didesak Hentikan Operasi Damai Cartenz di Papua

Presiden Republik Indonesia Didesak Hentikan Operasi Damai Cartenz di Papua

Juni 23, 2025
Dandis Rajagukguk Anggota DPRD Batam Tampung Aspirasi Warga Perumahan Graha Nusa Batam Dalam Kegiatan Reses Masa Persidangan II Tahun 2026

Dandis Rajagukguk Anggota DPRD Batam Tampung Aspirasi Warga Perumahan Graha Nusa Batam Dalam Kegiatan Reses Masa Persidangan II Tahun 2026

April 11, 2026
DPRD Kota Batam Terima Audiensi KPK, Perkuat Komitmen Pemberantasan Korupsi

DPRD Kota Batam Terima Audiensi KPK, Perkuat Komitmen Pemberantasan Korupsi

April 11, 2026
ADVERTISEMENT
Konsep Otomatis

Kabupaten Tapanuli Utara Monitoring Lngsung Harga Pupuk Bersubsidi ke Pasar Tarutung

April 11, 2026
Percepat Penanganan Banjir dan Konektivitas Antar-Kabupaten, Bupati Taput Temui Kepala BBPJN Sumut

Percepat Penanganan Banjir dan Konektivitas Antar-Kabupaten, Bupati Taput Temui Kepala BBPJN Sumut

April 11, 2026
DPD RI dan MRP Didesak Akhiri Polimik, Fokus pada Implementasi Otsus

DPD RI dan MRP Didesak Akhiri Polimik, Fokus pada Implementasi Otsus

April 10, 2026
Puncak Arus Balik Libur Paskah, 44 Ribu Pemudik Sudah Tiba di Stasiun 

Puncak Arus Balik Libur Paskah, 44 Ribu Pemudik Sudah Tiba di Stasiun 

April 6, 2026
JK Akan Laporkan Ahli Digital Forensik Rismon Sianipar ke Bareskrim

JK Akan Laporkan Ahli Digital Forensik Rismon Sianipar ke Bareskrim

April 6, 2026
Menteri P2MI Bahas Peluang Kerja PMI di  Kawasan Eropa, Fokus Italia hingga Malta

Menteri P2MI Bahas Peluang Kerja PMI di  Kawasan Eropa, Fokus Italia hingga Malta

April 5, 2026
Menteri ATR/Kepala BPN Serahkan 33  Sertifikat untuk Rumah Ibadah di Sulteng

Menteri ATR/Kepala BPN Serahkan 33  Sertifikat untuk Rumah Ibadah di Sulteng

April 5, 2026
Tingkatkan Interoperabilitas, TNI AL Gelar Latihan Bersama Angkatan Laut Malaysia

Tingkatkan Interoperabilitas, TNI AL Gelar Latihan Bersama Angkatan Laut Malaysia

April 5, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Sabtu, April 11, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Presiden Republik Indonesia Didesak Hentikan Operasi Damai Cartenz di Papua

[Daerah]

Juni 23, 2025
in Daerah, News
0
0
SHARES
133
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

MANOKWARI, satukanindonesia.com – Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian, dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, Yan Christian Warinussy mendesak, Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto menghentikan Operasi Keamanan yang selama ini disebut sebagai Operasi Damai Cartenz, di wilayah Papua Pegunungan dan Papua Tengah.

 

“Operasi ini terbukti tidak membawa kedamaian, tetapi justru menambah penderitaan warga sipil,”tegas Warinussy kepada wartawan, Senin (23/06/2025)

Kedua wilayah tersebut yang kini berstatus Daerah Otonomi Baru (DOB) telah menjadi lokasi operasi militer yang menyasar pemukiman warga sipil dengan dalih mengejar anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB).

ADVERTISEMENT

“Informasi yang kami terima dari mitra-mitra Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) di Papua menunjukkan bahwa wilayah pemukiman warga sipil kerap menjadi sasaran tembak hanya karena aparat menilai TPN PB menggunakan warga sebagai tameng. Ini sangat berbahaya dan jelas melanggar prinsip-prinsip perlindungan sipil dalam situasi konflik bersenjata,”ungkap Warinussy.

Ia merujuk pada peristiwa tragis yang terjadi di kampung Anali, desa Yeleas, distrik Tangma, kabupaten Yahukimo, provinsi Papua Pegunungan, pada Minggu (15/06/2025).

Dalam insiden tersebut, seorang warga sipil bernama Mesak Apisalel (45) dilaporkan tewas akibat tembak-menembak antara aparat TNI dan kelompok bersenjata TPN PB.
Yang lebih memprihatinkan, akibat insiden itu sekitar 600 orang warga sipil dilaporkan mengungsi ke dalam hutan karena trauma dan ketakutan menjadi korban operasi militer.

“Ini bukan kedamaian. Ini bentuk kekerasan negara terhadap rakyatnya sendiri,”ujar Warinussy.

LP3BH juga menyoroti, adanya dugaan pelanggaran hukum dalam penangkapan dua warga sipil oleh aparat TNI di Pos Penjagaan Ongolo. Kedua warga tersebut adalah Orgen Elopere (17) dan Sisi Yelemaken (25)

“Kami menerima laporan bahwa keduanya, yang merupakan warga sipil tak bersenjata, ditangkap dan ditahan secara sewenang-wenang sejak 13 Juni hingga 16 Juni 2025. Penahanan ini dilakukan di luar prosedur hukum yang sah, sebagaimana diatur dalam KUHAP Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana,”jelasnya.

LP3BH juga mendapatkan informasi, kedua pemuda tersebut mengalami penyiksaan selama masa penahanan. Sambung, Warinussy menyebut, hal ini sebagai pelanggaran berat terhadap hak asasi manusia dan meminta Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Komnas HAM RI segera bertindak.

“Kami mendesak Komnas HAM Republik Indonesia untuk segera turun tangan dan melakukan investigasi independen atas dugaan pelanggaran HAM berat yang terjadi di distrik Tangma, kabupaten Yahukimo. Jangan tunggu sampai lebih banyak nyawa rakyat Papua melayang sia-sia,”ujar Warinussy.

Pembela Hak Asasi Manusia di Tanah Papua ini kembali menekankan, pentingnya demiliterisasi di Tanah Papua sebagai langkah awal membangun perdamaian sejati.

LP3BH Manokwari kembali meminta Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk mengambil langkah konkret melakukan demiliterisasi di seluruh Tanah Papua.

“Terutama di provinsi Papua Pegunungan dan Papua Tengah. Ini demi menjamin perlindungan hak dasar rakyat Papua sebagai warga negara Indonesia, sesuai dengan konstitusi dan Undang Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia,”pungkasnya. [**/GRW]

Komentar Facebook

Tags: Bantuan Hukum (LP3BH) ManokwariOperasi Damai CartenzOperasi KeamananPresiden Republik Indonesia (RI) Prabowo SubiantoYan Christian Warinussy
ShareTweetSend

Related Posts

Indonesia Didesak Hentikan Pengamanan Berlebihan Setiap 1 Desember di Tanah Papua

Indonesia Didesak Hentikan Pengamanan Berlebihan Setiap 1 Desember di Tanah Papua

Desember 1, 2025
Presiden Republik Indonesia Didesak Menyelesaikan Akar Masalah Papua

Presiden Republik Indonesia Didesak Menyelesaikan Akar Masalah Papua

September 3, 2025
80 Tahun Indonesia, Papua Masih Jadi Tanah Darah dan Air Mata

80 Tahun Indonesia, Papua Masih Jadi Tanah Darah dan Air Mata

Agustus 19, 2025

Sidang Kasus Penembakan Pembela HAM, Korban dan Keluarga Dihadiri sebagai Saksi

Juli 29, 2025

Ingin Melawan, Desertir Polisi Akse Mabel Dilumpuhkan Tim Gabungan di Yalimo

Februari 22, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?