• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Presiden Republik Indonesia Didesak Hentikan Operasi Damai Cartenz di Papua

Presiden Republik Indonesia Didesak Hentikan Operasi Damai Cartenz di Papua

Juni 23, 2025
DPR Teluk Bintuni Apresiasi ‘Perjuangan’ Penyaluran DBH Tepat Waktu

DPR Teluk Bintuni Apresiasi ‘Perjuangan’ Penyaluran DBH Tepat Waktu

September 16, 2026
Wakil Ketua Komisi XI DPR: Pergantian Purbaya ke Suahasil Merupakan Hak Prerogatif Presiden

Wakil Ketua Komisi XI DPR: Pergantian Purbaya ke Suahasil Merupakan Hak Prerogatif Presiden

September 16, 2026
ADVERTISEMENT
Ditreskrimsus Polda Metro Ungkap Impor 49,85 Ton Kacang Tanah Ilegal

Ditreskrimsus Polda Metro Ungkap Impor 49,85 Ton Kacang Tanah Ilegal

September 16, 2026
Penyidik Ditreskrimum Polda Papua Barat Daya Dilaporkan ke Mabes Polri

Penyidik Ditreskrimum Polda Papua Barat Daya Dilaporkan ke Mabes Polri

September 16, 2026
Dinsos Kota Bekasi Salurkan Permakanan Tahun 2026 bagi Anak, Lansia dan Penyandang Disabilitas di Bekasi Timur

Dinsos Kota Bekasi Salurkan Permakanan Tahun 2026 bagi Anak, Lansia dan Penyandang Disabilitas di Bekasi Timur

September 16, 2026
KPK Hibahkan Aset Rampasan Rp3,6 Miliar untuk Atasi Banjir Bekasi

KPK Hibahkan Aset Rampasan Rp3,6 Miliar untuk Atasi Banjir Bekasi

September 16, 2026
Perusahaan India telah diperingatkan tidak berinvestasi di Bougainville

Perusahaan India telah diperingatkan tidak berinvestasi di Bougainville

September 16, 2026
Pemko Bekasi Peringati Haornas 2026, Sekda Kota Bekasi Dorong Olahraga Jadi Bagian dari Kehidupan Sehari-hari

Pemko Bekasi Peringati Haornas 2026, Sekda Kota Bekasi Dorong Olahraga Jadi Bagian dari Kehidupan Sehari-hari

September 16, 2026
Kepala Staf Angkatan Laut Menerima Anugerah Bintang Kehormatan dari  Presiden Pakistan

Kepala Staf Angkatan Laut Menerima Anugerah Bintang Kehormatan dari  Presiden Pakistan

September 16, 2026
Perkuat Kerjasama Bilateral, Kepala Staf Angkatan Laut Melaksanakan Kunjungan Kehormatan ke Islamabad dan Karachi, Pakistan

Perkuat Kerjasama Bilateral, Kepala Staf Angkatan Laut Melaksanakan Kunjungan Kehormatan ke Islamabad dan Karachi, Pakistan

September 16, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Rabu, September 16, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Presiden Republik Indonesia Didesak Hentikan Operasi Damai Cartenz di Papua

[Daerah]

Juni 23, 2025
in Daerah, News
0
0
SHARES
135
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

MANOKWARI, satukanindonesia.com – Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian, dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, Yan Christian Warinussy mendesak, Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto menghentikan Operasi Keamanan yang selama ini disebut sebagai Operasi Damai Cartenz, di wilayah Papua Pegunungan dan Papua Tengah.

 

“Operasi ini terbukti tidak membawa kedamaian, tetapi justru menambah penderitaan warga sipil,”tegas Warinussy kepada wartawan, Senin (23/06/2025)

Kedua wilayah tersebut yang kini berstatus Daerah Otonomi Baru (DOB) telah menjadi lokasi operasi militer yang menyasar pemukiman warga sipil dengan dalih mengejar anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB).

“Informasi yang kami terima dari mitra-mitra Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) di Papua menunjukkan bahwa wilayah pemukiman warga sipil kerap menjadi sasaran tembak hanya karena aparat menilai TPN PB menggunakan warga sebagai tameng. Ini sangat berbahaya dan jelas melanggar prinsip-prinsip perlindungan sipil dalam situasi konflik bersenjata,”ungkap Warinussy.

Ia merujuk pada peristiwa tragis yang terjadi di kampung Anali, desa Yeleas, distrik Tangma, kabupaten Yahukimo, provinsi Papua Pegunungan, pada Minggu (15/06/2025).

Dalam insiden tersebut, seorang warga sipil bernama Mesak Apisalel (45) dilaporkan tewas akibat tembak-menembak antara aparat TNI dan kelompok bersenjata TPN PB.
Yang lebih memprihatinkan, akibat insiden itu sekitar 600 orang warga sipil dilaporkan mengungsi ke dalam hutan karena trauma dan ketakutan menjadi korban operasi militer.

“Ini bukan kedamaian. Ini bentuk kekerasan negara terhadap rakyatnya sendiri,”ujar Warinussy.

LP3BH juga menyoroti, adanya dugaan pelanggaran hukum dalam penangkapan dua warga sipil oleh aparat TNI di Pos Penjagaan Ongolo. Kedua warga tersebut adalah Orgen Elopere (17) dan Sisi Yelemaken (25)

“Kami menerima laporan bahwa keduanya, yang merupakan warga sipil tak bersenjata, ditangkap dan ditahan secara sewenang-wenang sejak 13 Juni hingga 16 Juni 2025. Penahanan ini dilakukan di luar prosedur hukum yang sah, sebagaimana diatur dalam KUHAP Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana,”jelasnya.

LP3BH juga mendapatkan informasi, kedua pemuda tersebut mengalami penyiksaan selama masa penahanan. Sambung, Warinussy menyebut, hal ini sebagai pelanggaran berat terhadap hak asasi manusia dan meminta Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Komnas HAM RI segera bertindak.

“Kami mendesak Komnas HAM Republik Indonesia untuk segera turun tangan dan melakukan investigasi independen atas dugaan pelanggaran HAM berat yang terjadi di distrik Tangma, kabupaten Yahukimo. Jangan tunggu sampai lebih banyak nyawa rakyat Papua melayang sia-sia,”ujar Warinussy.

Pembela Hak Asasi Manusia di Tanah Papua ini kembali menekankan, pentingnya demiliterisasi di Tanah Papua sebagai langkah awal membangun perdamaian sejati.

ADVERTISEMENT

LP3BH Manokwari kembali meminta Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk mengambil langkah konkret melakukan demiliterisasi di seluruh Tanah Papua.

“Terutama di provinsi Papua Pegunungan dan Papua Tengah. Ini demi menjamin perlindungan hak dasar rakyat Papua sebagai warga negara Indonesia, sesuai dengan konstitusi dan Undang Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia,”pungkasnya. [**/GRW]

Komentar Facebook

Tags: Bantuan Hukum (LP3BH) ManokwariOperasi Damai CartenzOperasi KeamananPresiden Republik Indonesia (RI) Prabowo SubiantoYan Christian Warinussy
ShareTweetSend

Related Posts

Indonesia Didesak Hentikan Pengamanan Berlebihan Setiap 1 Desember di Tanah Papua

Indonesia Didesak Hentikan Pengamanan Berlebihan Setiap 1 Desember di Tanah Papua

Desember 1, 2025
Presiden Republik Indonesia Didesak Menyelesaikan Akar Masalah Papua

Presiden Republik Indonesia Didesak Menyelesaikan Akar Masalah Papua

September 3, 2025
80 Tahun Indonesia, Papua Masih Jadi Tanah Darah dan Air Mata

80 Tahun Indonesia, Papua Masih Jadi Tanah Darah dan Air Mata

Agustus 19, 2025

Sidang Kasus Penembakan Pembela HAM, Korban dan Keluarga Dihadiri sebagai Saksi

Juli 29, 2025

Ingin Melawan, Desertir Polisi Akse Mabel Dilumpuhkan Tim Gabungan di Yalimo

Februari 22, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?