• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Sri Mulyani: Hanya 9 Persen Masyarakat yang Mampu Kuliah

Sri Mulyani Sebut Penghambat Laju Roda Ekonomi

Oktober 19, 2020
Anggota Komisi III DPR Dorong Kejelasan Posisi Kompolnas dalam Revisi UU Polri

Anggota Komisi III DPR Dorong Kejelasan Posisi Kompolnas dalam Revisi UU Polri

Juni 3, 2026
BMKG: Cuaca Jakarta Cenderung Bervariatif, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim

BMKG: Cuaca Jakarta Cenderung Bervariatif, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim

Juni 3, 2026
ADVERTISEMENT
Menkes Budi Gunadi Soroti Rendahnya Deteksi Hepatitis: Baru 10 Persen Tersentuh Skrining

Menkes Budi Gunadi Soroti Rendahnya Deteksi Hepatitis: Baru 10 Persen Tersentuh Skrining

Juni 3, 2026
Prabowo Berdialog dengan Siswa SMPN 111 Jakarta Saat Meninjau Program Makan Bergizi Gratis

Prabowo Berdialog dengan Siswa SMPN 111 Jakarta Saat Meninjau Program Makan Bergizi Gratis

Juni 3, 2026
Menkeu Purbaya Nilai Kebijakan DHE SDA Berpotensi Dongkrak Kinerja Himbara

Menkeu Purbaya Nilai Kebijakan DHE SDA Berpotensi Dongkrak Kinerja Himbara

Juni 2, 2026
Ditjen Imigrasi Siapkan Layanan Khusus untuk Percepat Kepulangan Jamaah Haji Indonesia 2026

Ditjen Imigrasi Siapkan Layanan Khusus untuk Percepat Kepulangan Jamaah Haji Indonesia 2026

Juni 2, 2026
Mensos Sebut 45 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran Akibat Data Kurang Akurat

Mensos Sebut 45 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran Akibat Data Kurang Akurat

Juni 2, 2026
Komisi XIII DPR: Revisi UU HAM untuk Perkuat Perlindungan HAM

Komisi XIII DPR: Revisi UU HAM untuk Perkuat Perlindungan HAM

Juni 2, 2026
Meski Diguyur Hujan, Seluruh Kader PDI Perjuangan Tetap Semangat Melaksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila

Meski Diguyur Hujan, Seluruh Kader PDI Perjuangan Tetap Semangat Melaksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila

Juni 2, 2026
Lapas Kelas IIA Batam Berikan Remisi Khusus Bagi 15 Warga Binaan yang Beragama Buddha Pada Hari Raya Waisak 2570 BE Tahun 2026

Lapas Kelas IIA Batam Berikan Remisi Khusus Bagi 15 Warga Binaan yang Beragama Buddha Pada Hari Raya Waisak 2570 BE Tahun 2026

Mei 31, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Rabu, Juni 3, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Sri Mulyani Sebut Penghambat Laju Roda Ekonomi

[Ekonomi]

Oktober 19, 2020
in Ekonomi
0
0
SHARES
67
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

 

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani. Foto/istimewa

Jakarta, SatukanIndonesia.com –  Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan pemulihan ekonomi berjalan cukup solid pada kuartal ketiga tahun ini.  Namun dia memandang roda ekonomi RI terganjal kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Pemulihan ekonomi Indonesia mulai terjadi, meski ada penurunan di September karena PSBB, tapi ini tak menekan perbaikan di kuartal III yang terpantau cukup solid,” ungkap Ani, sapaan akrabnya, saat konferensi pers APBN KiTa edisi September 2020 secara virtual, Senin (19/10/2020).

Ani mengatakan ekonomi agak tertahan pada September karena laju beberapa indikator tidak meningkat. Pertama, indeks manajer pembelian (Purchasing Managers’ Index/PMI).

Indikator ekonomi yang menunjukkan volume pesanan barang input, volume produksi (output), ketenagakerjaan, waktu pengiriman dari pemasok, hingga inventori dunia usaha itu justru turun dari kisaran 50 pada Agustus 2020.

Per September, PMI Indonesia berada di kisaran 47,2, padahal negara-negara di dunia justru meningkat.

“Penurunan PMI Indonesia terjadi karena reaktivasi PSBB di September 2020, namun secara rata-rata kuartal III lebih baik dibandingkan kuartal II 2020,” jelasnya.

Kedua, penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) alias deflasi sebesar 0,05 persen pada September 2020. Bahkan, deflasi terjadi tiga bulan beruntun sejak Juli.

“Daya beli masyarakat terus tertekan, tapi ini tidak menggerus daya beli masyarakat karena kalau inflasi tinggi pasti daya beli turun,” terangnya.

Ketiga, konsumsi masyarakat dan investasi diperkirakan masih negatif. Hal ini juga menjadi dampak dari penerapan PSBB yang membatasi mobilitas masyarakat.

Proyeksinya, konsumsi masyarakat akan berada di kisaran minus 1,5 persen sampai minus 3,0 persen pada kuartal III 2020 atau lebih baik dari minus 5,6 persen pada kuartal II 2020.

Sedangkan pertumbuhan investasi diperkirakan membaik ke kisaran minus 6,4 persen sampai minus 8,5 persen dari sebelumnya 8,6 persen.

Keempat, ekspor dan impor. Bendahara negara melihat ekspor memang sudah menunjukkan perbaikan, namun impor justru kembali turun.

Ani memperkirakan ekspor berada di kisaran minus 8,7 persen sampai minus 13,9 persen dan impor minus 16 persen sampai 26,8 persen pada kuartal III 2020. Sementara, realisasi pada kuartal II kemarin, masing-masing minus 11,7 persen dan minus 17 persen.

Kelima, lifting migas baru mencapai 706,9 ribu barel per hari dan lifting gas 982,9 ribu barel setara minyak per hari. Begitu juga dengan harga minyak mentah Indonesia (ICP) yang mulai naik ke kisaran US$39,88 per barel.

Kendati begitu, Ani menilai pertumbuhan ekonomi kuartal III masih bisa lebih baik daripada kuartal II karena beberapa indikator penopang. Mulai dari pertumbuhan konsumsi pemerintah yang diperkirakan mencapai 9,8 persen sampai 18,8 persen.

“Konsumsi pemerintah di kuartal III diperkirakan tumbuh dua digit mendekati batas atas perkiraan di 18,8 persen. Sebelumnya minus 6,9 persen pada kuartal II,” terangnya.

Begitu juga dengan konsumsi listrik yang berada di zona positif 2,1 persen. Menurut Ani, secara bulanan ada peningkatan konsumsi listrik dari sebelumnya minus 0,3 persen pada Agustus 2020, namun kondisinya belum sebaik Juli mencapai 4,8 persen.

“Konsumsi listrik untuk bisnis dan industri menunjukkan peningkatan seiring makin besarnya realisasi dukungan pemerintah. Konsumsi listrik untuk rumah tangga tumbuh stabil, masyarakat masih banyak melakukan kegiatan di rumah seperti WFH dan belajar di rumah,” tandasnya.

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: EkonomiPSBBSri Mulyani
ShareTweetSend

Related Posts

Tri Adhianto Ikut Senam Bersama dan UMKM Ramaikan Akhir Pekan di Kecamatan Bekasi Selatan

Tri Adhianto Ikut Senam Bersama dan UMKM Ramaikan Akhir Pekan di Kecamatan Bekasi Selatan

Mei 9, 2026
Terkait Kebijakan WFH, Pemprov Papua Tengah Masih Menunggu Edaran Kemendagri

Terkait Kebijakan WFH, Pemprov Papua Tengah Masih Menunggu Edaran Kemendagri

Maret 28, 2026
Pastikan Layanan Tetap Berjalan, Wali Kota Bekasi Pantau Pelayanan Publik Pasca Idul Fitri

Pastikan Layanan Tetap Berjalan, Wali Kota Bekasi Pantau Pelayanan Publik Pasca Idul Fitri

Maret 26, 2026

Perluas Ruang Fiskal, Batam Dorong Skema Pembiayaan Inovatif

Maret 26, 2026

Ketua Komite III DPD RI Dukung Langkah Pemerintah Optimalkan Penyerapan Otsus

September 3, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?