• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Sudan Selatan Negara Termuda di Dunia, Miskin dan Dilanda Kelaparan

Sudan Selatan Negara Termuda di Dunia, Miskin dan Dilanda Kelaparan

September 1, 2021
Presiden Prabowo Didesak Ganti Menteri HAM RI

Presiden Prabowo Didesak Ganti Menteri HAM RI

Agustus 3, 2026
Pisah Sambut Kapolres Metro Bekasi Kota, Wali Kota Bekasi Apresiasi Pengabdian dan Sambut Kepemimpinan Baru

Pisah Sambut Kapolres Metro Bekasi Kota, Wali Kota Bekasi Apresiasi Pengabdian dan Sambut Kepemimpinan Baru

Agustus 2, 2026
ADVERTISEMENT
Lantik 24 Pejabat, Wali Kota Bekasi Minta ASN Terbuka Terhadap Kritik Masyarakat.

Lantik 24 Pejabat, Wali Kota Bekasi Minta ASN Terbuka Terhadap Kritik Masyarakat.

Agustus 2, 2026
Wali Kota Bekasi Optimis Kampung KB Kenanga RW 08 Binjay Bawa Harum Nama Kota Bekasi

Wali Kota Bekasi Optimis Kampung KB Kenanga RW 08 Binjay Bawa Harum Nama Kota Bekasi

Agustus 2, 2026
Tri Katakan Displin Bukan Hanya Diukur dari Absensi Saja

Tri Katakan Displin Bukan Hanya Diukur dari Absensi Saja

Agustus 2, 2026
Gagalkan Potensi Kerugian Negara, TNI AL Sita Puluhan Ribu Bungkus Rokok Ilegal di Merauke

Gagalkan Potensi Kerugian Negara, TNI AL Sita Puluhan Ribu Bungkus Rokok Ilegal di Merauke

Agustus 2, 2026
Usai Latihan Dengan Kapal Perang Rusia Saat Exercise Orruda 2026, KRI GNR-332 Tiba di Pangkalan Yokosuka Jepang

Usai Latihan Dengan Kapal Perang Rusia Saat Exercise Orruda 2026, KRI GNR-332 Tiba di Pangkalan Yokosuka Jepang

Agustus 2, 2026
Asops Kasal Pimpin Evaluasi Operasi TNI AL, Perkuat Kesiapsiagaan dan Efektivitas Pelaksanaan Tugas

Asops Kasal Pimpin Evaluasi Operasi TNI AL, Perkuat Kesiapsiagaan dan Efektivitas Pelaksanaan Tugas

Agustus 2, 2026
BP Batam Sosialisasikan Sekolah Terintegrasi Merah Putih untuk Warga Rempang

BP Batam Sosialisasikan Sekolah Terintegrasi Merah Putih untuk Warga Rempang

Agustus 2, 2026
Menag: Kepemimpinan Prabowo di Jalur Tepat, Indonesia Patut Bersyukur

Menag: Kepemimpinan Prabowo di Jalur Tepat, Indonesia Patut Bersyukur

Agustus 2, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Senin, Agustus 3, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Internasional

Sudan Selatan Negara Termuda di Dunia, Miskin dan Dilanda Kelaparan

[Internasional]

September 1, 2021
in Internasional
0
0
SHARES
508
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Kemerdekaan Sudan Selatan (Foto: Getty Images)
Kemerdekaan Sudan Selatan (Foto: Getty Images)

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Mendapat pengakuan resmi pada tahun 2011 atau tepatnya berdiri 9 Juli 2011, Sudan Selatan kini menjadi negara termuda di dunia dan salah satu negara termiskin di dunia yang dilanda kelaparan.

Menurut data Bank Dunia, populasi negara di Afrika ini sekitar 11 juta jiwa. Nama resmi negara tersebut adalah Republik Sudan Selatan dengan Presiden Salva Kiir Mayardit sebagai pemimpinnya.

Mengutip laporan Borgen Project, Republik Sudan Selatan lahir dari perang saudara dan konflik yang mengerikan.
Sembilan tahun pertama keberadaannya, Sudan Selatan telah menghadirkan banyak masalah kemanusiaan.

Kelaparan yang meluas, air yang tidak bersih, infrastruktur yang runtuh, dan pendidikan yang kekurangan dana melanda negara tersebut. Baca Juga: Mikronesia Jadi Pangkalan Militer Baru Amerika Serikat
Rentetan masalah itu, terutama kemiskinan, menjadi tantangan besar bagi negara termuda di dunia tersebut. Sebab, negara baru yang ingin tumbuh menjadi negara makmur harus mengatasi kemiskinan yang meluas dan masalah-masalah yang menyertainya.

Sudan Selatan adalah negara terbaru di dunia. Tetangganya, Sudan, sebelumnya menguasai tanah dan kehidupan mereka yang tinggal di sana, tetapi referendum publik berakhir pada tahun 2011.

Hasil referendum itulah yang melahirkan Republik Sudan Selatan dan pada tahun yang sama bergabung dengan PBB dan Uni Afrika.

Kekerasan dari pemberontakan yang dipimpin milisi pecah di seluruh wilayah karena banyak yang melihat munculnya negara baru sebagai peluang untuk mendapatkan kekuasaan.

Selain itu, Sudan Selatan memiliki banyak rig minyak Sudan, sehingga mengendalikan sebagian besar peluang ekonomi di kawasan tersebut.

Hanya memiliki sedikit sumber daya, Republik Sudan Selatan kesulitan mengendalikan ladang minyak untuk memberikan keuntungan strategis. Baca Juga: Penampakan Milisi Taliban Muncul di Belakang Penyiar TV Afghanistan saat Live
Pada tahun 2013, ketegangan memuncak menjadi perang saudara skala penuh yang merenggut nyawa puluhan ribu orang Sudan Selatan dan membuat 4 juta orang mengungsi. Kekerasan terkait masalah ini tidak berakhir hingga 2018, lebih dari lima tahun setelah konflik pecah.

Kondisi Negara Termuda di Dunia

Perang saudara di Sudan Selatan merusak sistem yang sudah melemah dan telah menciptakan salah satu situasi kemiskinan terburuk.

Saat ini, sekitar 82 persen dari mereka yang tinggal di negara termuda di dunia itu hidup di bawah garis kemiskinan. Karena panen yang buruk baru-baru ini, Oxfam memperkirakan bahwa lebih dari 7 juta orang Sudan Selatan berada dalam bahaya kelaparan.
Parahnya, ekonomi negara termuda di dunia ini hampir seluruhnya bergantung pada ekspor minyak mentah, dan stabilitas keuangannya tidak ada kepastian.

Menurut Bank Dunia, Sudan Selatan mengalami pertumbuhan PDB sebesar 3,2% pada tahun 2019. Lantaran pandemi COVID-19 global, PDB-nya menyusut 4,3% setelah tahun 2020, kehilangan lebih banyak dari yang diperoleh pada tahun sebelumnya.

Sepertiga penduduknya telantar karena perang saudara. Lebih dari separuh penduduk berjuang untuk makan dan ekonomi nasional menyusut. Sudan Selatan yang sudah berada dalam bahaya menjadi wilayah yang dikategorikan dilanda kemiskinan yang sangat besar.

Kondisi mengerikan yang dilanda negara termuda di dunia ini, badan-badan bantuan kemanusiaan terkemuka sebenarnya telah turun tangan. Action Against Hunger, misalnya, telah membantu memberi makan lebih dari 500.000 orang Sudan Selatan pada tahun 2019.

Dengan lebih dari 300 anggota tim yang hadir di negara tersebut, Action Against Hunger memperluas jangkauannya setiap tahun sampai Sudan Selatan sekali lagi dapat mempertahankan panen yang berkelanjutan.

Baca Juga: Gunakan ‘Bom Ninja’, Amerika Serikat Habisi Petinggi ISIS-K Afghanistan
Untuk membantu anak-anak di Sudan Selatan tetap bersekolah, USAID telah menyediakan dana khusus hanya untuk pendidikan. Sejak perang saudara pecah, USAID telah secara aktif membantu lebih dari setengah juta siswa mengakses sekolah yang sangat dibutuhkan untuk memutus lingkaran kemiskinan.

Untuk membantu membawa listrik ke Sudan Selatan, Bank Pembangunan Afrika melangkah untuk mewujudkannya. Hampir 99% orang di Sudan Selatan hidup tanpa listrik. Proyek jaringan listrik Bank Pembangunan Afrika baru-baru ini menerima pinjaman USD14,6 juta untuk membantu memulainya.

(nal/SI)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: kelaparankemiskinannegara termudasudan selatantuhan memberkati sudan
ShareTweetSend

Related Posts

HUT Partai Gerindra ke-15, Jokowi Akui Elektabilitas Prabowo Tertinggi

Presiden Perintahkan Jajarannya Atasi Kelaparan di Papua Tengah

Agustus 1, 2023
Menkeu Catat Pembiayaan Investasi Pemerintah Mencapai Rp77,92 triliun

Gelontorkan Rp8,3 T, Sri Mulyani Berharap Kemiskinan di Madura Turun

Februari 3, 2023
Wapres Apresiasi Upaya Pemprov Jateng Tangani Kemiskinan

Wapres Apresiasi Upaya Pemprov Jateng Tangani Kemiskinan

Oktober 7, 2021

Wapres: Adanya Pandemi Covid-19 Berdampak pada Adanya Penambahan Angka Kemiskinan

September 23, 2021

Jokowi Perintahkan Luhut :”Tidak Boleh Ada Rakyat yang Kelaparan di Tengah Pandemi”

Juli 12, 2021
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?