• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Tanah Adat Diserobot, Ibu-Ibu Aksi Buka Baju Lawan BPODT

Tanah Adat Diserobot, Ibu-Ibu Aksi Buka Baju Lawan BPODT

September 13, 2019
Pansus DPR Tegaskan RUU Desain Industri  Harus Melindungi UMKM

Pansus DPR Tegaskan RUU Desain Industri  Harus Melindungi UMKM

Juni 19, 2026
YLBH Sisar Matiti : Manokwari Papua Barat Bukan Daerah Konflik

YLBH Sisar Matiti : Manokwari Papua Barat Bukan Daerah Konflik

Juni 19, 2026
ADVERTISEMENT
Polisi Siapkan Nobar Piala Dunia 2026 bagi Masyarakat di Papua Barat Daya

Polisi Siapkan Nobar Piala Dunia 2026 bagi Masyarakat di Papua Barat Daya

Juni 19, 2026
Ketua DPRD Batam Terima Aspirasi Mahasiswa, Janji Kawal Tuntutan Soal Lingkungan dan Krisis Air

Ketua DPRD Batam Terima Aspirasi Mahasiswa, Janji Kawal Tuntutan Soal Lingkungan dan Krisis Air

Juni 19, 2026
Ketua DPRD Kota Batam Terima Aksi Mahasiswa, Tampung Aspirasi soal MBG hingga Persoalan Sampah

Ketua DPRD Kota Batam Terima Aksi Mahasiswa, Tampung Aspirasi soal MBG hingga Persoalan Sampah

Juni 19, 2026
Komisi II DPRD Kota Batam Datangi Kemenkeu, Soroti Anjloknya DBH PPh 21 dan Persoalan NITKU di Coretax

Komisi II DPRD Kota Batam Datangi Kemenkeu, Soroti Anjloknya DBH PPh 21 dan Persoalan NITKU di Coretax

Juni 19, 2026
BMKG: Prakiraan Cuaca Jakarta Jumat, 19 Juni 2026: Cerah Sepanjang Hari

BMKG: Prakiraan Cuaca Jakarta Jumat, 19 Juni 2026: Cerah Sepanjang Hari

Juni 19, 2026
Indonesia – Jerman Bahas Perluasan Penempatan PMI di Luar Sektor Kesehatan

Indonesia – Jerman Bahas Perluasan Penempatan PMI di Luar Sektor Kesehatan

Juni 19, 2026
Wakil Bupati Hadiri Pelantikan DPC GAMKI Humbang Hasundutan

Wakil Bupati Hadiri Pelantikan DPC GAMKI Humbang Hasundutan

Juni 19, 2026
Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80  Polda Kepri Gelar Bakti Religi di Mana Vihara Duta Matanya dan GKRI Sahabat Allah

Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80  Polda Kepri Gelar Bakti Religi di Mana Vihara Duta Matanya dan GKRI Sahabat Allah

Juni 19, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Sabtu, Juni 20, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Tanah Adat Diserobot, Ibu-Ibu Aksi Buka Baju Lawan BPODT

[Daerah]

September 13, 2019
in Daerah
0
0
SHARES
676
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Puluhan Ibu-Ibu Aksi Buka Baju Lawan BPODT (Foto: Istimewa)

Tobasa, SatukanIndonesia.com – Pengembangan kawasan Danau Toba yang dikelola BPODT menjadi salah satu destinasi pariwisata nasional, mendapat perlawanan dari aktivis KSPPM dan masyarakat Desa Sigapiton, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Tobasa, Sumatera Utara. Perlawanan ini terjadi saat pengerjaan jalan pariwisata mulai dari The Nomadic Kaldera Toba Escape menuju Batu Silali sepanjang 1.900 meter dan lebar 18 meter.

Ratusan masyarakat adat Sigapiton bersama KSPPM (Kelompok Studi Pengembangan dan Prakarsa Masyarakat) menghadang upaya BPODT memasukan alat-alat berat. Sejumlah ibu-ibu melakukan aksi perlawanan dengan buka baju karena tanah adat mereka dihabisi menggunakan alat berat yang turun ke lokasi sejak pagi tadi, Kamis (12/9/19).

Sejumlah alat berat didatangkan BPODT dan mengajak aparat untuk memuluskan pengerjaan. Alat-alat berat ini menggilas dan mengangkangi hak-hak masyarakat atas tanah dan hutannya, kata Delima Silalahi, KSPPM.

Aksi buka baju dilakukan ibu-ibu tersebut sebagai bentuk perlawanan terhadap BPODT dan aparat keamanan dari TNI dan Polri yang dikerahkan.

Hal senada disampaikan staf KSPPM, Rocky Pasaribu, alat berat yang dikerahkan BPODT dikawal ratusan aparat TNI dan Polri menyerobot lahan masyarakat yang masih produktif,”

Rocky mengatakan, warga hanya membutuhkan pengakuan dari negara dan pemerintah bahwa lahan yang akan dibangun jalan tersebut merupakan tanah adat mereka. Kalaupun nanti pemerintah bermaksud menggunakan lahan untuk kepentingan pariwisata, bisa dibicarakan dengan warga kembali, seperti dikutip dari beritagar.

“Ratusan tahun mereka hidup di sana, apakah karena BPODT mereka kehilangan sejarah dan hidup mereka,” ucap Rocky.

Meski para ibu-ibu sudah melakukan aksi buka baju, namun pekerja alat berat tidak mempedulikan dan terus membabat lahan, hingga bentrokanpun terjadi dan memakan korban.

“Satu orang ibu-ibu pingsan karena menghadapi perlawanan dari aparat. Sebelumnya, tiga orang warga didorong aparat hingga terjatuh. Termasuk saya sendiri yang sengaja dipukul dan diinjak oleh aparat keamanan,” ucapnya.

Rocky mengatakan, sepanjang yang diketahui, Presiden Jokowi tidak pernah memerintahkan BPODT untuk mengirim aparat keamanan, apalagi sampai melakukan tindakan pemukulan. Perlu dipertanyakan secara sangat serius dan secara publik, apakah tindakan yang dilakukan BPODT adalah cara lembaga ini memahami dan menginterpretasi apa yang dimaksudkan Presiden Jokowi dengan membangun Pariwisata.

“Jauh lebih berbahaya, BPODT sedang membawa pemerintahan ini kembali ke masa-masa kelam Orde Baru ketika pembangunan justru berujung dengan pemukulan aparat terhadap warga, penangkapan terhadap para pemrotes dan intimidasi secara sistematis,” tegas Rocky.

“Hal ini membuat legitimasi dan justifikasi terhadap keberadaan BPODT perlu dipertanyakan kembali. Begitu juga dengan pemukulan terhadap masyarakat dan aktivis KSPPM harus diproses secara hukum,” tandasnya.

Diketahui, Bupati Tobasa Darwin Siagian dan Dirut BPODT Arie Prasetyo berada di lokasi saat bentrokan terjadi. (GS)

Sumber

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: BPODTDaerahDanau Toba
ShareTweetSend

Related Posts

Tri Adhianto Ikut Senam Bersama dan UMKM Ramaikan Akhir Pekan di Kecamatan Bekasi Selatan

Tri Adhianto Ikut Senam Bersama dan UMKM Ramaikan Akhir Pekan di Kecamatan Bekasi Selatan

Mei 9, 2026
Wali Kota Bekasi Hadiri Tradisi Sedekah Bumi di Jatimurni

Wali Kota Bekasi Hadiri Tradisi Sedekah Bumi di Jatimurni

Mei 3, 2026
Terkait Kebijakan WFH, Pemprov Papua Tengah Masih Menunggu Edaran Kemendagri

Terkait Kebijakan WFH, Pemprov Papua Tengah Masih Menunggu Edaran Kemendagri

Maret 28, 2026

Pastikan Layanan Tetap Berjalan, Wali Kota Bekasi Pantau Pelayanan Publik Pasca Idul Fitri

Maret 26, 2026

Wali Kota Bekasi Gelar Open House Hari Pertama Lebaran, Pererat Silaturahmi dengan Warga

Maret 22, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?