
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Selain telur ayam kampung, telur bebek juga cukup banyak dikonsumsi banyak orang. Di antara keduanya, mana yang lebih sehat?
Telur merupakan sumber protein bergizi yang telah dikonsumsi manusia selama jutaan tahun. Konsumsi telur dikenal memberikan banyak manfaat kesehatan.
Telur bebek sendiri merupakan salah satu makanan pokok dalam masakan Asia. Hingga kini, masih banyak orang yang mencoba membanding-bandingkan telur bebek dengan telur ayam kampung yang lebih banyak dikonsumsi.
Secara umum, keduanya terlihat mirip. Perbedaan mencolok hanya terlihat dari segi penampilan.
Telur bebek umumnya berukuran 50-100 persen lebih besar dari ukuran rata-rata telur ayam. Konsumsi satu butir telur bebek sama seperti konsumsi dua telur ayam.
Selain pada ukuran, perbedaan juga terletak pada warna cangkang dan ketebalan warna kuning telur. Perbedaan lain terletak juga pada rasa. Banyak orang menganggap kuning telur bebek memiliki rasa yang lebih pekat daripada kuning telur ayam.
Sementara dari urusan kesehatan, perbedaan keduanya dapat dilihat dari segi nutrisi yang dikandung. Secara keseluruhan, telur rendah karbohidrat dan serat tapi kaya akan protein dan lemak sehat. Telur juga mengandung banyak vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh.
Melansir Healthline, meski keduanya kaya gizi, namun telur bebek cenderung mengandung jumlah nutrisi yang lebih tinggi daripada telur ayam, seperti folat, zat besi, dan vitamin B12.
Telur bebek mengandung 14 persen kebutuhan harian folat lebih tinggi dari telur ayam yang hanya menyimpan 9 persen kebutuhan harian folat. Hal yang sama juga ditemukan pada kandungan zat besi, di mana telur bebek memiliki 20 persen kebutuhan harian, lebih tinggi dari 7 persen kebutuhan harian pada telur ayam.
Telur bebek juga mengandung sebanyak 168 persen kebutuhan harian vitamin B12. Angka ini jauh lebih tinggi dari 32 persen kebutuhan harian B12 pada telur ayam. Tubuh membutuhkan vitamin B12 untuk membangun DNA dan sel darah merah baru.
Namun, putih telur ayam cenderung mengandung lebih banyak protein seperti ovalbumin, konalbumin, dan lisozim dibandingkan putih telur bebek.
Banyaknya nutrisi yang dikandung membuat kedua telur memiliki beberapa manfaat kesehatan seperti berikut.
1. Mencegah kekurangan vitamin D
Telur bebek dan ayam mengandung vitamin D dalam jumlah yang sama. Masing-masing memberikan 8-9 persen kebutuhan harian dalam setiap 100 gram.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi telur dapat mencegah kekurangan vitamin D.
2. Sumber protein yang baik
Mengonsumsi sumber protein secara teratur dapat memberikan manfaat kesehatan yang penting. Diet tinggi protein memberikan beberapa manfaat seperti mengontrol nafsu makan, meningkatkan perasaan kenyang, penurunan asupan kalori, dan penurunan berat badan.
3. Meningkatkan kesehatan ibu hamil dan menyusui
Telur menjadi sumber nutrisi penting bagi ibu hamil dan calon bayi. Penelitian menemukan hubungan antara konsumsi telur dan manfaatnya untuk ibu hamil dan menyusui, termasuk salah satunya mendorong produksi ASI.
Tak cuma itu, kolin, nutrisi yang terkandung dalam telur ditemukan dapat meningkatkan perkembangan otak pada bayi baru lahir.













