• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
TPNPB Klaim Anggotanya yang Tewas dalam Operasi TNI Hanya 3 Orang

TPNPB Klaim Anggotanya yang Tewas dalam Operasi TNI Hanya 3 Orang

Mei 18, 2025
Pertamina Pastikan Distribusi BBM Tetap Normal, Kasus Truk Tangki di Banyuwangi Masih Diusut

Pertamina Pastikan Distribusi BBM Tetap Normal, Kasus Truk Tangki di Banyuwangi Masih Diusut

Juni 25, 2026
Penyitaan Truk Tangki di SPBU Genteng Wetan Bikin Warga Kesulitan Solar, Konsumen Terpaksa Cari hingga Luar Kecamatan

Penyitaan Truk Tangki di SPBU Genteng Wetan Bikin Warga Kesulitan Solar, Konsumen Terpaksa Cari hingga Luar Kecamatan

Juni 25, 2026
ADVERTISEMENT
Ketua Umum SMSI Tegaskan Program Cetak Mediator Bersertifikat Bersama Mahkamah Agung

Ketua Umum SMSI Tegaskan Program Cetak Mediator Bersertifikat Bersama Mahkamah Agung

Juni 25, 2026
Forum Pemred SMSI Jatim Resmi Dikukuhkan, Perkuat Ketahanan Media di Tengah Disrupsi Digital

Forum Pemred SMSI Jatim Resmi Dikukuhkan, Perkuat Ketahanan Media di Tengah Disrupsi Digital

Juni 25, 2026
BMKG Prakirakan Sebagian Wilayah Jakarta Diguyur Hujan Ringan pada Kamis Pagi hingga Malam

BMKG Prakirakan Sebagian Wilayah Jakarta Diguyur Hujan Ringan pada Kamis Pagi hingga Malam

Juni 25, 2026
Solar Subsidi Habis Pukul 07.30, Antrean Kendaraan Mengular 200 Meter di SPBU 54.671.37 Pandaan

Solar Subsidi Habis Pukul 07.30, Antrean Kendaraan Mengular 200 Meter di SPBU 54.671.37 Pandaan

Juni 25, 2026
Pansus DPRD Batam Kebut Pembahasan Revisi Perda Pengelolaan Sampah

Pansus DPRD Batam Kebut Pembahasan Revisi Perda Pengelolaan Sampah

Juni 25, 2026
Gelar Paripurna, DPRD Kota Batam Resmi Sahkan Perda PSU Perumahan untuk Perkuat Tata Kelola Kawasan Hunian

Gelar Paripurna, DPRD Kota Batam Resmi Sahkan Perda PSU Perumahan untuk Perkuat Tata Kelola Kawasan Hunian

Juni 25, 2026
Dari RDPU Komisi IV DPRD Kota Batam, Mahasiswa Hukum UPB Ungkap Lemahnya Penegakan Perda Ketertiban Sosial di Lokalisasi Sintai

Dari RDPU Komisi IV DPRD Kota Batam, Mahasiswa Hukum UPB Ungkap Lemahnya Penegakan Perda Ketertiban Sosial di Lokalisasi Sintai

Juni 25, 2026
Pansus Ranperda PSU Perumahan Gelar Rapat Finalisasi, Segera Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan

Pansus Ranperda PSU Perumahan Gelar Rapat Finalisasi, Segera Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan

Juni 25, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Kamis, Juni 25, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

TPNPB Klaim Anggotanya yang Tewas dalam Operasi TNI Hanya 3 Orang

[Daerah]

Mei 18, 2025
in Daerah, News
0
0
SHARES
285
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

MANOKWARI, SatukanIndonesia.com –

Juru bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), Sebby Sambom mengklaim, anggotanya yang tewas dalam operasi penindakan TNI di distrik Sugapa dan Hitadipa, kabupaten Intan Jaya, Papua hanya tiga orang.

Dia membantah pernyataan, TNI yang menyebut jumlah korban tewas anggotanya sebanyak 18 orang.

Adapun operasi penindakan TNI dilakukan di lima kampung yang ada di Distrik Sugapa dan Hitadipa pada Rabu dinihari, 14 Mei 2025. Lima kampung itu di antaranya Titigi, Ndugusiga, Jaindapa, Sugapa Lama, dan Zanamba.

“18 pasukan kami yang ditembak oleh militer itu tidak benar. Yang jelas 3 anggota kami tewas,”kata Sebby saat dihubungi pada Jumat, (16/05/2025).

Tiga orang dari kelompok separatis yang tewas dalam operasi TNI itu ialah Gus Kogoya, Notopinus Lawiya, dan Kanis Kogoya. Sementara dua anggota lainnya, Tinus Wonda dan Ndundu Mirip mengalami luka-luka.

Menurut Sebby, jumlah korban akibat operasi militer di Distrik Sugapa memang berjumlah 18 orang. Namun, kata dia, mayoritas berasal dari masyarakat sipil.

Dia mengatakan, ada tiga warga yang tewas akibat operasi penindakan militer tersebut. Menurut Sebby, ketiga korban tewas itu diculik oleh aparat militer pada dini hari.

Selain itu, menurutnya, ada enam warga sipil lainnya yang juga diculik militer. Namun, ujar dia, keenam warga itu melarikan diri dari pos militer ke hutan. Empat warga lainnya juga mengalami luka-luka akibat terkena tembakan dalam operasi penindakan TNI di Distrik Sugapa.

Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) melaporkan adanya tiga warga sipil yang menjadi korban dalam kontak senjata antara personel TNI dan TPNPB.

Kepala Biro Papua PGI Pendeta Ronald Rischard menyebutkan, ketiga korban tersebut adalah Evangelis Elisa Wandagau, Mono Tapamina, dan Kepala Desa Hitadipa, Ruben Wandagau.

Informasi data korban ini diperoleh dari jaringan Gereja Kemah Injil yang berada di sekitar lokasi kejadian. Meski demikian, Ronald mengaku belum bisa memastikan apakah ketiga korban sipil itu termasuk dalam daftar 18 orang yang sebelumnya diklaim tewas oleh TNI dalam operasi militer tersebut.

“Kami belum bisa mengonfirmasi nama-nama yang dirilis oleh TNI. Yang jelas, dari laporan gereja, ada tiga warga sipil yang meninggal dan beberapa lainnya mengalami luka-luka,” ujar Ronald dalam keterangan pers pada Kamis, 15 Mei 2025.

Sementara TNI mengklaim jumlah korban tewas dalam operasi penindakan di Distrik Sugapa sebanyak 18 orang. Dalam operasi itu, TNI juga mengamankan sejumlah barang bukti seperti senjata api jenis AK-47, senjata rakitan, amunisi, busur dan anak panah, bendera Bintang Kejora, serta alat komunikasi.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayor Jenderal Kristomei Sianturi, mengatakan, operasi ini merupakan bentuk perlindungan terhadap masyarakat Papua. Dia mengatakan, operasi militer dilakukan secara terukur dan profesional.

“Operasi ini dilakukan secara terukur, profesional, dan mengutamakan keselamatan warga sipil. Kami tidak akan membiarkan rakyat Papua hidup dalam ketakutan di tanah kelahirannya,”katanya dalam keterangan resmi, Kamis (15/05/2025). [**/GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNIMayor Jenderal Kristomei SianturiTNITPNPB
ShareTweetSend

Related Posts

Komisi I DPR Soroti Kesejahteraan Babinsa, Ribuan Prajurit di Daerah Masih Kekurangan Fasilitas Operasional

Komisi I DPR Soroti Kesejahteraan Babinsa, Ribuan Prajurit di Daerah Masih Kekurangan Fasilitas Operasional

Juni 14, 2026
Anggota Komisi I DPR: Sinergi TNI dan Komdigi Jaga Stabilitas Nasional

Anggota Komisi I DPR: Sinergi TNI dan Komdigi Jaga Stabilitas Nasional

Juni 14, 2026
Konflik Bersenjata non-Internasional Ada di Tanah Papua

Konflik Bersenjata non-Internasional Ada di Tanah Papua

Juni 11, 2026

Kekerasan di Tanah Papua Yang Terakumulasi Sejak Lama

Mei 29, 2026

Patroli Begal TNI Ikut, Penindakan Hukum Tetap Ranah Polri

Mei 28, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?