• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Polisi Tetapkan 442 Orang sebagai Tersangka Kerusuhan 22 Mei

Komnas HAM Buka Hasil Investigasi Rusuh 22 Mei Akhir Juli

Juli 8, 2019
Wali Kota Bekasi Bersama Gubernur KDM Sosialisasi Aplikasi Platfrom Nyari Gawe, 32 Ribu Lebih Lowongan Tersedia

Wali Kota Bekasi Bersama Gubernur KDM Sosialisasi Aplikasi Platfrom Nyari Gawe, 32 Ribu Lebih Lowongan Tersedia

Oktober 27, 2026
Perpanjangan PKS TPS Bantargebang Ditandatangani, Pemkot Bekasi dan Pemprov Jakarta Ubah Pola Tata Kelola Sampah

Perpanjangan PKS TPS Bantargebang Ditandatangani, Pemkot Bekasi dan Pemprov Jakarta Ubah Pola Tata Kelola Sampah

Oktober 26, 2026
ADVERTISEMENT
Letkol Irwan Manalu Buktikan Ketangguhan, Raih Juara Pertama di Tengah Persaingan Pecatur Kepri

Letkol Irwan Manalu Buktikan Ketangguhan, Raih Juara Pertama di Tengah Persaingan Pecatur Kepri

Oktober 26, 2026
SMSI-RRI Bersatu Lawan Hoaks, Perkuat Kompetensi dan Informasi Pembangunan

SMSI-RRI Bersatu Lawan Hoaks, Perkuat Kompetensi dan Informasi Pembangunan

Oktober 26, 2026
Perkuat Organisasi Perusahaan Media, JMSI Terus Lakukan Konsolidasi

Perkuat Organisasi Perusahaan Media, JMSI Terus Lakukan Konsolidasi

Oktober 26, 2026
Hal Penting Soal Perampasan Aset, Ketua Komisi III DPR: Antara Target Pemulihan dan Potensi Jadi Alat Kekuasaan

Hal Penting Soal Perampasan Aset, Ketua Komisi III DPR: Antara Target Pemulihan dan Potensi Jadi Alat Kekuasaan

Oktober 26, 2026
Perkuat Kinerja dan Pelayanan Hukum, Kajari Humbahas Donald T.J. Situmorang Lantik Enam Pejabat Eselon V.a

Perkuat Kinerja dan Pelayanan Hukum, Kajari Humbahas Donald T.J. Situmorang Lantik Enam Pejabat Eselon V.a

Oktober 26, 2026
Transparansi Data Kontraktor Lokal, BP Tangguh dan SKK Migas Didesak Buka 6 Kelompok Data

Transparansi Data Kontraktor Lokal, BP Tangguh dan SKK Migas Didesak Buka 6 Kelompok Data

Oktober 26, 2026
Operasi Patuh Toba 2026 dimulai, Kapolres tegaskan pentingnya kesadaran berlalu lintas.

Operasi Patuh Toba 2026 dimulai, Kapolres tegaskan pentingnya kesadaran berlalu lintas.

Oktober 26, 2026
Survei IPO: Menkomdigi Meutya Hafid Masuk 10 Besar Jajaran Menteri Berkinerja dengan Baik 

Survei IPO: Menkomdigi Meutya Hafid Masuk 10 Besar Jajaran Menteri Berkinerja dengan Baik 

Oktober 26, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Selasa, Oktober 27, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Komnas HAM Buka Hasil Investigasi Rusuh 22 Mei Akhir Juli

[Nasional]

Juli 8, 2019
in Nasional
0
0
SHARES
176
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan membuka hasil investigasi kerusuhan 21-22 Mei pada akhir Juli ini. Hasil investigasi Komnas HAM terkait dugaan kekerasan , dan sejumlah pengunjuk rasa yang tewas di malam pengumuman hasil Pilpres 2019.

“Segera, akhir Juli ini,” ujar Komisioner Komnas HAM, Amiruddin dilansir dari CNNIndonesia.com, Senin (8/7).

Komnas HAM menjadi lembaga yang banyak menerima aduan terkait kerusuhan 21-22 Mei. Laporan yang masuk di antaranya dugaan penganiayaan yang dilakukan personel polisi saat mengamankan unjuk rasa.

Dugaan kekerasan telah dilaporkan oleh Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) ke Komnas HAM pada Senin (25/6) kemarin. KontraS menyebut ada delapan kasus dugaan penganiayaan oleh polisi. Para korban penganiayaan itu disebut masih berada di ruang tahanan di Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Barat.

Belakangan, eks Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abdullah Hehamahua juga mengadu ke Komnas HAM. Pada 28 Juni, Abdullah melalui perwakilannya meminta Komnas HAM membentuk tim investigasi independen atas sejumlah kasus yang ia laporkan: Kerusuhan 22 Mei, dan juga meninggalnya ratusan petugas KPPS selama berlangsungnya Pemilu 2019.

Polri lebih dulu mengeluarkan hasil investigasinya ke publik, akhir pekan kemarin.

Polisi menjelaskan alasan Brimob yang diduga melakukan pengeroyokan saat melakukan penangkapan di Kampung Bali, Tanah Abang, dalam aksi kerusuhan 21-22 Mei.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menjelaskan kejadian di Kampung Bali berawal dari tindakan spontanitas yang dilakukan oleh anggota Brimob Polda yang melihat komandannya diserang dengan panah. Peristiwa itu memicu aksi pengeroyokan terhadap seorang warga sipil di Kampung Bali.

“Ada komandan kompi dipanah, terkena panah beracun. Tapi yang bersangkutan memakai bodyvest. Melihat komandannya diserang spontan anggota tadi melakukan pencarian siapa pelakunya,” kata Dedi saat jumpa pers di kantornya, Jakarta, Jumat (5/7).

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya Komisaris Besar Suyudi Ario Seto mengatakan pihak kepolisian menemukan proyektil di tubuh korban yang meninggal pada saat kerusuhan 21-22 Mei 2019. Polisi menyebut para korban itu sebagai perusuh.

“Dari peristiwa kerusuhan itu menyebabkan sembilan perusuh meninggal dunia. Empat di antaranya sudah divisum dan ditemukan proyektil di tubuhnya,” kata Suyudi di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (5/7).

Suyudi mengatakan berdasarkan penyelidikan Polres Jakbar, keterangan saksi menyebutkan ada seseorang yang diduga melakukan penembakan dari sisi kanan dengan jarak kurang lebih 30 meter. Sementara anggota Polri yang menghadapi kerusuhan saat itu, kata Suyudi, berjarak 100 meter.(*)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Kerusuhan 22 MeiKomnas HAMPilpres 2019
ShareTweetSend

Related Posts

DPD RI Segera Evaluasi Keppres 17 Tahun 2022 dan Inpres 2 Tahun 2023

DPD RI Segera Evaluasi Keppres 17 Tahun 2022 dan Inpres 2 Tahun 2023

Agustus 26, 2026
Komnas HAM Disurati Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua

Komnas HAM Disurati Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua

Agustus 18, 2026
Sejumlah Warga Sipil di Maybrat Dilaporkan Ditembak

Sejumlah Warga Sipil di Maybrat Dilaporkan Ditembak

Agustus 14, 2026

Lintas Kementerian RI Didorong Tangani Pengungsi di Tanah Papua

Agustus 11, 2026

Komnas HAM RI : Penanganan ‘Kasus Kemburu Berdarah’ Masih Berjalan

Agustus 11, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?