• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Dugaan Korupsi Rp6,5 Miliar, Polisi Geledah Sekretariat DPR Papua Barat Daya

Dugaan Korupsi Rp6,5 Miliar, Polisi Geledah Sekretariat DPR Papua Barat Daya

Juli 30, 2026
Ketua Bapemperda DPRD Jatim dan Wakil Sektertaris DPRD Jatim Yordan Bataragoa

Yordan M. Batara Goa, Merawat Konstituen dan Menjaga Kepekaan terhadap Persoalan Rakyat

November 3, 2026
Sumpah Pemuda 1928 dan Asta Cita:  Dari Ikrar Persatuan Menuju Pembuktian Indonesia Emas 2045

Sumpah Pemuda 1928 dan Asta Cita: Dari Ikrar Persatuan Menuju Pembuktian Indonesia Emas 2045

November 3, 2026
ADVERTISEMENT
Lewat Pedang Pora, Kodam Brawijaya Sambut Pangdam Baru dan Lepas Rudy Saladin

Lewat Pedang Pora, Kodam Brawijaya Sambut Pangdam Baru dan Lepas Rudy Saladin

November 3, 2026
Kombes Pol Debby Asri Nugroho Sosok Tegas dan Humanis di Polda Sultra

Kombes Pol Debby Asri Nugroho Sosok Tegas dan Humanis di Polda Sultra

November 3, 2026
Menteri Singapura Bantah Pernyataan Bahlil soal Impor LNG Dijual lagi ke Negara Lain

Menteri Singapura Bantah Pernyataan Bahlil soal Impor LNG Dijual lagi ke Negara Lain

November 3, 2026
Sentil Pengusaha Tambang, Menteri Bahlil : Jangan Kelola SDA seperti Orang Kelaparan

Sentil Pengusaha Tambang, Menteri Bahlil : Jangan Kelola SDA seperti Orang Kelaparan

November 3, 2026
Wujudkan Polri Peduli Pendidikan, Kapolsek Shohibul Mahir ‘bantu’ Mengajar

Wujudkan Polri Peduli Pendidikan, Kapolsek Shohibul Mahir ‘bantu’ Mengajar

November 2, 2026
Matangkan Porprov XV Jabar 2026, Pemkot Bekasi Siapkan Rp66 Miliar untuk Pelaksanaan dan Rp71 Miliar Bonus Atlet

Matangkan Porprov XV Jabar 2026, Pemkot Bekasi Siapkan Rp66 Miliar untuk Pelaksanaan dan Rp71 Miliar Bonus Atlet

November 2, 2026
Ketua Komite III DPD RI Dorong Penataan 172 Ribu Guru Non-ASN Prioritaskan Daerah 3T

Ketua Komite III DPD RI Dorong Penataan 172 Ribu Guru Non-ASN Prioritaskan Daerah 3T

November 2, 2026
Genjot Kepercayaan Publik, Irjen Pol Eddizon Isir : Polri Siap Terima Kritik

Genjot Kepercayaan Publik, Irjen Pol Eddizon Isir : Polri Siap Terima Kritik

November 2, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Selasa, November 3, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Hukum

Dugaan Korupsi Rp6,5 Miliar, Polisi Geledah Sekretariat DPR Papua Barat Daya

(Hukum)

Juli 30, 2026
in Hukum
0
0
SHARES
42
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Tim penyidik Ditkrimsus Polda Papua Barat Daya saat menggeledah Setwan DPR Papua Barat Daya

SORONG, satukanindonesia.com – Penyidik tindak pidana korupsi (Tipikor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) menggeledah, sekretariat dewan (Setwan) DPR Provinsi Papua Barat Daya, Kamis (30/07/2026).

Penggeledahan tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Setwan DPRP Tahun Anggaran (TA) 2024, yang ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan.

Puluhan personel yang dipimpin Kasubdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Papua Barat Daya, Iptu Ihot Tampubolon, tiba di kantor sekretariat sekitar pukul 19.45 WIT.

Pantauan media, kedatangan tim penyidik Ditkrimsus Polda sempat mengejutkan sejumlah pegawai, yang masih berada di lokasi. Polisi juga tertunda memasuki ruangan utama, karena pintu kantor sekretariat dalam keadaan terkunci.

Sekretaris DPR Papua Barat Daya, Eltje Doo bersama sejumlah pegawai kemudian berkoordinasi dengan penyidik. Setelah seorang pegawai membawa kunci, tim langsung memasuki ruangan utama untuk memulai penggeledahan.

Dalam penggeledahan tersebut, penyidik memeriksa ruangan bagian umum serta sejumlah ruangan bidang yang berada di lokasi terpisah.

Nampak pengamanan, di sekitar kantor diperketat oleh personel bersenjata Polda Papua Barat Daya. Sebuah kendaraan taktis turut disiagakan, di halaman kantor untuk mendukung pengamanan operasi tersebut.

Penggeledahan dilakukan tiga hari setelah Ditkrimsus Polda Papua Barat Daya mengumumkan peningkatan status perkara dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di Sekretariat DPR Papua Barat Daya ke tahap penyidikan.

Kapolda Papua Barat Daya melalui Direktur Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus), Kombes Pol Iwan P. Manurung mengatakan, penyelidikan perkara tersebut telah berjalan sejak Januari 2026.

“Kasus ini terkait dugaan tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa di Sekretariat DPRP Papua Barat Daya. Ada beberapa kegiatan pengadaan yang kami selidiki, seperti pengadaan untuk personel di lingkungan DPRP, alat tulis kantor, makan dan minum, serta kegiatan lainnya,”katanya di Sorong, Senin, 27 Juli 2026.

Selama proses penyelidikan, polisi telah memeriksa 43 saksi. Mereka terdiri atas 30 anggota DPR Papua Barat Daya, unsur pimpinan, pegawai sekretariat, kontraktor, serta pihak lain yang dinilai mengetahui proses pengadaan.

Pagu anggaran yang ditelusuri penyidik mencapai sekitar Rp8,06 miliar. Dari nilai tersebut, dana sebesar Rp6,54 miliar atau sekitar 81,15 persen telah dicairkan melalui empat perusahaan.

Setelah dikurangi pajak, pencairan bersih tercatat sekitar Rp6,09 miliar. Nilai itu masih didalami dan belum dapat dinyatakan sebagai kerugian negara sebelum audit resmi Badan Pemeriksa Keuangan selesai.

Penyidik turut menemukan indikasi sejumlah pekerjaan diduga tidak dilaksanakan sesuai kontrak serta kemungkinan penggunaan anggaran untuk kegiatan lain. Meski demikian, kepolisian belum menyimpulkan adanya pekerjaan fiktif ataupun pengalihan anggaran.

“Masih kami dalami. Semua harus didukung alat bukti. Kita tidak bisa langsung menyatakan pekerjaan itu fiktif ataupun ada pengalihan anggaran sebelum seluruh proses penyidikan selesai,”ujar Iwan.

Hingga kini, penyidik belum menetapkan tersangka. Seluruh pihak yang telah dimintai keterangan masih berstatus saksi dan harus diperlakukan berdasarkan asas praduga tak bersalah.

Penggeledahan ini diperkirakan menjadi bagian penting dalam upaya penyidik menguji kesesuaian antara dokumen kontrak, realisasi pekerjaan, serta aliran pencairan anggaran. [GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Sekretariat DPR Papua Barat DayaTipikor
ShareTweetSend

Related Posts

Diduga Rugikan Negara Rp6,5 Miliar, Polda Tingkatkan Dugaan Korupsi DPR Papua Barat Daya ke Penyidikan

Diduga Rugikan Negara Rp6,5 Miliar, Polda Tingkatkan Dugaan Korupsi DPR Papua Barat Daya ke Penyidikan

Juli 29, 2026
Dugaan Korupsi di Manokwari Ditindaklanjuti KPK RI

Dugaan Korupsi di Manokwari Ditindaklanjuti KPK RI

September 23, 2025
Kejari Kota Bekasi Gelar Diskusi Hukum dan Media Gathering

Kejari Kota Bekasi Gelar Diskusi Hukum dan Media Gathering

Juli 17, 2025

Korupsi Jalan Mogoy-Merdey Bintuni, Kejaksaan Terima Pengembalian Rp2 Miliar

Maret 19, 2025

Eks Pejabat Garuda Indonesia Didakwa Tindak Pidana Pencucian Uang

Januari 25, 2021
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?