
MANOKWARI, SatukanIndonesia.Com – Ferry Auparay, mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) priode 2008-2014 kembali bertarung di Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2024 di provinsi Papua Barat.
Sebagai putra asli Papua, Ferry Auparay mengaku, ingin kembali berkarya di DPR hanya untuk membantu Pemerintah Daerah (Pemda) menyelesaian berbagai agenda pembangunan, yang sampai saat ini belum tersentuh terlebih khusus implementasi Undang Undang (UU) Otonomi Khusus (Otsus).
Menurutnya, banyak hal dibuat semasa priode DPR 2008-2014, salah satunya pembentukan Fraksi Otsus di DPR provinsi Papua Barat, dan lahirnya kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf) dan Manokwari Selatan (Mansel).
“Setelah belasan tahun saya tinggalkan parlemen ini, selaku anak asli Papua saya merasa banyak hal yang harus kita lakukan untuk menyelematkan rakyat,”ujar Ferry Auparay kepada media ini, baru-baru ini.
Auparay mengemukakan, persoalan cukup banyak yang terjadi di provinsi Papua Barat diantaranya masalah pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.
“Ini yang menjadi salah satu panggilan nurani saya, untuk kembali berjuang. Kenapa saya harus kembali ke DPR? Saya aktivis, tapi juga pengusaha. Tapi kalau kita bicara diluar pemerintah, maka akan dianggap bahwa kita bagian dari barisan sakit hati sehingga kita terus mengkritisi pemerintah. Mungkin lebih layak atau pantas saya bicara dari sisi seorang anggota DPR provinsi Papua Barat,”aku Ferry Auparay.
Oleh sebab itu, dirinya berharap , ada dukungan dari seluruh masyarakat kabupaten Teluk Wondama dan Kaimana dalam Pileg tahun 2024.
“Saya minta dukungan seluruh masyarakat kabupaten teluk wondama dan kaimana, untuk saya dapat kembali memperjuangkan nasib rakyat kaimana dan teluk wondama. Sehingga bisa banyak mendorong program-program kedua bupati ini untuk mensejahterakan rakyat kaimana dan wondama,”
“Dan itu mimpi saya. Kalau secara pribadi, saya salah satu anak asli Papua yang sudah sukes, ngapain saya menjadi anggota DPR. Tapi banyak hal yang saya harus kerjakan di sektor ril, karena tanpa saya jadi anggota DPR sebenarnya saya sudah sejahtera,”
Sekali lagi pengusaha asli Papua ini menegaskan, bahwa kembalinya (ferry-red) untuk bertarung di Pileg 2024 Papua Barat tidak kepentingan lain, selain mengabdi kepada rakyat.
“Mimpi saya adalah membantu pemerintah daerah keluar dari daftar kemiskinan ekstrim. Salah satunya dalam lima tahun jika saya duduk sebagai anggota DPR provinsi, saya akan membantu para bupati untuk kita jadikan wondam dan kaimana sebagai lumbung ekspor ikan terbesar di wilayah timur Indoensia,”pungkasnya.
Dicecar mengenai program pembangunan lainnya khusus di kabupatren Teluk Wondama, Ferry Aupayay menyampaikan, sudah di jalankan dengan baik oleh kedua bupati.
Kedua bupati adalah putra terbaik, apalagi bupati Teluk Wondama Hengky Mambor saat ini merupakan mantan ketua Bapeda 10 tahun di masa kepemimpinan bapak Albert Torey (mantan bupati) dan pembangunan berjalan dengan baik.
Sedangkan, kata dia, bupati Kaimana dalam hal Freddy Thie memiliki latar belakang yang sama dengan dirinya (ferry auparay-red).
“Saya yakin seorang Freddy Thie, juga mampu untuk mensejahterakan masyarakata Kaiamana melalui program-program pemerintah,”
Namun, dia menambahkan, ada satu sektor yang akan di dorong oleh dia (ferry-red) ketika duduk sebagai anggota DPR provinsi, yaitu yang berkaitan dengan kepentingan Nelayan.
Pasalnya, Ferry Auparay saat ini dipercayakan sebagai ketua umum Himpunan Nelayan Seluruh Indoensia (HNSI) provinsi Papuya Barat. [GRW/redaksi]













