• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Kasus Ekspor Benih Lobster Menyeret Nama Azis Syamsuddin dan Fahri Hamzah

Kasus Ekspor Benih Lobster Menyeret Nama Azis Syamsuddin dan Fahri Hamzah

Juni 16, 2021
UU P2SK Resmi Disahkan, Menkeu: Perkuat Stabilitas Sistem Keuangan

UU P2SK Resmi Disahkan, Menkeu: Perkuat Stabilitas Sistem Keuangan

Juni 4, 2026
Mendagri Usul Pembentukan Ditjen BUMD demi Perkuat Kemandirian Fiskal

Mendagri Usul Pembentukan Ditjen BUMD demi Perkuat Kemandirian Fiskal

Juni 4, 2026
ADVERTISEMENT
Diduga Selundupkan Pipa Impor Lewat Pelabuhan Tikus Barelang, KLM Kampar Indah 01 Rugikan Negara Miliaran Rupiah

Diduga Selundupkan Pipa Impor Lewat Pelabuhan Tikus Barelang, KLM Kampar Indah 01 Rugikan Negara Miliaran Rupiah

Juni 4, 2026
Presiden Prabowo Bertemu Menlu Türkiye di Hambalang, Bahas Palestina hingga Stabilitas Timur Tengah

Presiden Prabowo Bertemu Menlu Türkiye di Hambalang, Bahas Palestina hingga Stabilitas Timur Tengah

Juni 4, 2026
KY Gelar Seleksi Kesehatan dan Kepribadian bagi 42 Calon Hakim Agung serta Hakim Ad Hoc Mahkamah Agung

KY Gelar Seleksi Kesehatan dan Kepribadian bagi 42 Calon Hakim Agung serta Hakim Ad Hoc Mahkamah Agung

Juni 4, 2026
PAM Jaya Hentikan Sementara Pasokan Air di 45 Kelurahan Jakarta Pada 5-6 Juni

PAM Jaya Hentikan Sementara Pasokan Air di 45 Kelurahan Jakarta Pada 5-6 Juni

Juni 4, 2026
Pemerintah-DPR Sepakat RUU P2SK Siap Dibahas di Paripurna

Pemerintah-DPR Sepakat RUU P2SK Siap Dibahas di Paripurna

Juni 4, 2026
Pesan Plh Wali Kota Harris Bobihoe Kepada Lulusan SMPN 35 Kota Bekasi

Pesan Plh Wali Kota Harris Bobihoe Kepada Lulusan SMPN 35 Kota Bekasi

Juni 4, 2026
Plh. Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Tegaskan Nilai Persatuan Bangsa.

Plh. Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Tegaskan Nilai Persatuan Bangsa.

Juni 4, 2026
Komisi II DPR Tegaskan Sudah Siap Bahas Perubahan UU Pemilu

Komisi II DPR Tegaskan Sudah Siap Bahas Perubahan UU Pemilu

Juni 3, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, Juni 5, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Hukum

Kasus Ekspor Benih Lobster Menyeret Nama Azis Syamsuddin dan Fahri Hamzah

[Hukum]

Juni 16, 2021
in Hukum
0
0
SHARES
299
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Azis Syamsuddin dan Fahri Hamzah, Sumber: Kumparan.

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Terbongkar percakapan antara mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dengan sekretaris pribadinya yang bernama Safri mengenai ekspor benih lobster.

Percakapan itu turut menyinggung nama mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan Politikus Golkar yang kini menjabat Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin.

“Ini ada WA dari BEP. Benar Saudara saksi BEP ini Pak Edhy Prabowo?” tanya jaksa penuntut umum (JPU) KPK dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (15/6/2021).

“Iya,” jawab Safri dikutip dari Antara.

Safri menjadi saksi untuk Edhy Prabowo. Edhy Prabowo bersama Safri dan dengan lima terdakwa lainnya didakwa bersama-sama menerima USD 77 ribu dolar AS dan Rp 24,625 miliar sehingga totalnya mencapai sekitar Rp 25,75 miliar dari para pengusaha pengekspor benih benih lobster (BBL). Mereka disidang secara terpisah.

“Ini isinya dengan kata, ‘Saf, ini orangnya Pak Azis Syamsuddin Wakil Ketua DPR mau ikut budi daya lobster. Novel Esda. Saudara menjawab: ‘Oke bang.’ Apa maksud Saudara saksi menjawab Oke bang?’,” tanya jaksa KPK.

“Maksudnya perintah Beliau saya jalankan kalau untuk membantu secara umum, ya,” jawab Safri

“Berarti ada perintah dari Pak Edhy pada saat itu?” tanya jaksa.

“Ya,” jawab Safri

“Apa yang dimaksud ‘Saf ini, Safri, nanti dulu sampai Syamsuddin dulu. Wakil Ketua DPR mau ikutan budi daya lobster’. Saksi bisa dijelaskan PT apa yang berkaitan dengan nama itu?” tanya ketua majelis hakim Albertus Usada.

“Saya tidak ingat,” jawab Safri.

Jaksa KPK kemudian menunjukkan percakapan lain antara Edhy Prabowo dengan Safri pada 16 Mei 2020. Percakapan itu memuat nama mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah.

“Pada 16 Mei juga. ‘Saf, ini tim Pak Fahri Hamzah mau jalan lobster. Langsung hubungi dan undang presentasi. Saksi menjawab, ‘Oke, bang,’ Benar itu?” tanya jaksa.

“Betul,” jawab Safri.

“Berarti memang ada perintah dari Edhy? Saudara saksi masih ingat nama perusahaannya?” tanya jaksa.

“Saya tidak tahu, tapi saya hanya koordinasi dengan Saudara Andreau,” jawab Safri.

Jaksa KPK juga mengungkapkan percakapan antara Safri selaku Tim Uji Tuntas (Due Diligence) Perizinan Usaha Perikanan Budidaya Lobster dengan Direktur Produksi dan Usaha Budidaya Ditjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Arik Hari Wibowo. Percakapan terkait permintaan Safri agar Arik mengurus izin budidaya 3 perusahaan.

“Ini Pak Safri mengirim WhatsApp pada 6 Juni 2020 pukul 17.02 dengan kata-kata kepada Pak Arik. ‘Pak Arik tolong untuk izin budi daya 3 perusahaan ini ya Pak, thanks’,” ungkap jaksa.

Selanjutnya balasan Arik adalah sebagai berikut “Pak, mohon izin dilaporkan bahwa untuk perusahaan yang tergabung dalam tahap 1 dan 2 (18 perusahaan) sudah diselesaikan surat penetapannya ada di Mbak Isti tapi masih banyak yang belum mengembalikan pakta integritas kepada kami sedangkan ketiga perusahaan di atas tergabung dalam verifikasi tahap 3 atau tahap akhir yang saat ini sedang diverifikasi oleh kawan-kawan balai. Beberapa sudah selesai dan sudan diterima laporan verifikasinya. Saat ini sedang diolah oleh Mas Dian untuk selanjutnya dimintakan tanda tangan Pak Dirjen sedangkan beberapa perusahaan yang ada belum masuk hasil verifikasi lapangannya karena tempatnya cukup jauh dan terpencil tapi konsep izin dari budi dayanya sudah disiapkan Mas Dian. Mohon berkenan supaya perusahaan bisa didorong untuk menyerahkan terlebih dahulu pakta integritas yang harus ditanda pimpinan perusahaan di atas meterai karena ini tertuang dalam juknis. Terima kasih”.

Safri lalu membalas “Oke Pak Arik thanks. Tolong yang tiga itu Pak Arik atas perintah pak MKP, Pak Arik yang untuk izin budi dayanya ya, Pak Arik. Thanks.”

“Yang Saudara maksud Pak MKP ini siapa?” tanya jaksa.

“Ya Pak Menteri Kelautan,” jawab Safri.

“Apakah benar ada permintaan perintah dari Pak MKP sehingga Saudara mem-WhatsApp Pak Arik?” tanya jaksa.

“Tidak ada. Itu hanya saya untuk biar cepat aja urusannya dengan Pak Arik. Saya membawa namanya saja itu,” jawab Safri.

Atas permintaan Safri itu, Arik lalu membalas: “Siap, Pak, akan kami cek kembali ke kawan-kawan yang menangani”.

Selanjutnya pada 14 Juli 2020, Safri kembali mengirimkan pesan kepada Arik yang isinya, “Pak Arik tolong untuk PT Rama Putra untuk dikeluarkan surat keterangan telah melakukan budi daya. Thanks, Pak.”

Arik pun membalas “Siap, Pak. Akan kami koordinasikan dengan kawan-kawan yang menangani. Mohon maaf tadi sedang mengikuti rapat dengan Pak Dirjen sehingga tidak terdengar ada panggilan.”

Safri kembali membalas “Oke Pak Arik. Thanks. Tolong untuk PT Rama Putra”.

Dibalas lagi oleh Arik “Mohon izin menyampaikan surat penetapan untuk PT Rama. Thanks”

Safri kembali meminta izin untuk perusahaan lain, “Tolong juga yang PT Samudera Mentari Cemerlang yang Pak Arik surat keterangan telah melakukan budi daya ya, Pak. Thanks Bapak”

Pada tanggal 15 Juli 2020, Safri juga meminta permintaan yang sama untuk PT Samudera Mentari Cemerlang.

“Selamat pagi Pak Safri mohon izin melaporkan terkait dengan PT Samudera MC, kawan-kawan tim administrasi masih mengomunikasikan dengan perusahaan melalui Esti atau Mas Galendra agar perusahaan melengkapi administrasinya surat permohonan penetapan telah melakukan budi daya kepada dirjen, budi daya yang dilampiri surat penetapan sebagai pembudidaya sudah mereka miliki. Laporan pelaksana budi daya sudah ada formatnya, tinggal mengisi dan MoU dengan sekelompok masyarakat sebagai mitra sudah ada formatnya tinggal mengisi. Terima kasih,” kata Safri dalam percakapan WhatsApp yang ditampilkan jaksa KPK.

Terakhir jaksa menampilkan percakapan pada 24 Agustus 2020.

“‘Pak Arik tolong untuk PT Samudera Sumber Anugerah izinnya dikeluarkan. Pak, perintah Pak MKP, Pak. Thanks.’ Benar seperti itu Saudara saksi?” tanya jaksa KPK.

“Iya. Tapi perintah pak MKP itu hanya membawa nama MKP saja,” jawab Safri.

“Atas perintah siapa Saudara meminta untuk melakukan percepatan ini?” tanya jaksa.

“Saya sendiri, Pak,” jawab Safri.

“Apa kepentingan Saudara?” tanya jaksa.

“Mereka itu minta bantu. PT-PT itu minta bantu bahwa kelengkapan mereka uda cukup tapi kalau tidak lengkap ya tidak bisa, Pak. Pak Arik juga kan menolak,” jawab Safri.

Azis Syamsuddin dan Fahri Hamzah belum berkomentar soal turut disinggungnya nama mereka dalam percakapan di sidang tersebut. (FA/SI).

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Azis SyamsuddinEkspor Benih LobsterFahzri Hamzah
ShareTweetSend

Related Posts

Telah Berkekuatan hukum Tetap, KPK Segera Eksekusi Azis Syamsuddin

Telah Berkekuatan hukum Tetap, KPK Segera Eksekusi Azis Syamsuddin

Februari 25, 2022
Apakah Azis Syamsuddin Harus Mundur Dari Jabatannya?

Apakah Azis Syamsuddin Harus Mundur Dari Jabatannya?

September 15, 2021
Sejauh Mana Keterlibatan Azis Syamsuddin Dengan AKP Stepanus Robin Pattuju?

Sejauh Mana Keterlibatan Azis Syamsuddin Dengan AKP Stepanus Robin Pattuju?

September 3, 2021

Sekda Tanjungbalai Beberkan Walkot Minta Rp1,4 M Untuk Suap AKP Robin

Juli 19, 2021

Nama Azis Syamsuddin dan Fahri Hamzah Disebut dalam Sidang Edhy Prabowo, Ada Apa?

Juli 16, 2021
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?