• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Komnas HAM RI Temukan Sejumlah Fakta dalam Penembakan di Puncak Jaya

Komnas HAM RI Temukan Sejumlah Fakta dalam Penembakan di Puncak Jaya

Agustus 14, 2024
Atasi Kelebihan Kapasitas Lapas, UU Narkotika di Indonesia akan di Revisi

Atasi Kelebihan Kapasitas Lapas, UU Narkotika di Indonesia akan di Revisi

Oktober 10, 2026
Menkum Supratman: Karya Jurnalistik Wajib Dilindungi Hak Cipta, Soroti Penggunaan Konten Tanpa Izin oleh Platform Dig

Menkum Supratman: Karya Jurnalistik Wajib Dilindungi Hak Cipta, Soroti Penggunaan Konten Tanpa Izin oleh Platform Dig

Oktober 10, 2026
ADVERTISEMENT
Hadiri Forum Jurnalis ASEAN, Indonesia Dorong Perlindungan Hak Cipta Karya Jurnalistik di Era AI

Hadiri Forum Jurnalis ASEAN, Indonesia Dorong Perlindungan Hak Cipta Karya Jurnalistik di Era AI

Oktober 10, 2026
Indonesia Berikan Hibah untuk Renovasi Gedung Parlemen Vanuatu

Indonesia Berikan Hibah untuk Renovasi Gedung Parlemen Vanuatu

Oktober 10, 2026
Prakiraan Cuaca Hari Ini, BMKG: Jakarta Didominasi Berawan 

Prakiraan Cuaca Hari Ini, BMKG: Jakarta Didominasi Berawan 

Oktober 10, 2026
Pemerintah Percepat Revisi UU Narkotika, Yusril Sebut Lebih dari 50 Persen Penghuni Lapas Terkait Kasus Narkoba

Pemerintah Percepat Revisi UU Narkotika, Yusril Sebut Lebih dari 50 Persen Penghuni Lapas Terkait Kasus Narkoba

Oktober 10, 2026
FWB Gelar Rapat di BCC HOTEL, Jubir Pengadilan Negeri Batam dan Akademis Hukum Tata Negara Jadi Narasumber

FWB Gelar Rapat di BCC HOTEL, Jubir Pengadilan Negeri Batam dan Akademis Hukum Tata Negara Jadi Narasumber

Oktober 10, 2026
Pemerintah Siapkan 51.721 Hektare Untuk Pengembangan Kelapa

Pemerintah Siapkan 51.721 Hektare Untuk Pengembangan Kelapa

Oktober 10, 2026
Kontak Tembak di Maybrat, Komandan TPNPB Sorong Raya Dilaporkan Gugur

Kontak Tembak di Maybrat, Komandan TPNPB Sorong Raya Dilaporkan Gugur

Oktober 10, 2026
Tentara Australia dan PNG Berpartisipasi dalam Latihan Prajurit Wantok

Tentara Australia dan PNG Berpartisipasi dalam Latihan Prajurit Wantok

Oktober 9, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Sabtu, Oktober 10, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Komnas HAM RI Temukan Sejumlah Fakta dalam Penembakan di Puncak Jaya

[Daerah - Menuju Papua Bangkit dan Berkat Bagi Bangsa]

Agustus 14, 2024
in Daerah, Hukum, News, Politik
0
0
SHARES
181
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
KET. FOTO: Koordinator Subkomisi Penegakan HAM Komnas HAM RI, Uli Parulian Sihombing//FOTO: Istimewa

MANOKWARI, SATUKANINDONESIA.Com – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik Indonesia menemukan sejumlah fakta, dalam kasus penembakan yang menewaskan tiga orang di Distrik Muara, kabupaten Puncak Jaya, provinsi Papua Tengah pada tanggal 16 Juli 2024 lalu.

Penembakan tersebut memicu kerusuhan pada 17 Juli 2024, dan menyebabkan tambahan korban dari masyarakat, serta aparat keamanan.

Hal ini diungkapkan Koordinator Subkomisi Penegakan HAM Komnas HAM RI, Uli Parulian Sihombing melalui siaran pers yang diterima media ini, Selasa (13/08/2024).

Dikatakannya, sejumlah fakta ditemukan Komnas HAM melalui pemantauan lapangan pada tanggal 6 Agustus 2024 sampai 10 Agustus 2024.

Sebagai bagian dari pemantauan ini, Komnas HAM telah melakukan langkah-langkah sebagai berikut.

Pertama, permintaan keterangan dari berbagai pihak, di antaranya, keluarga korban dan tokoh masyarakat, Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya, Gabungan Satgas (Elang dan Yonif 753/AVT), Polres Puncak Jaya, Kodim 1714, RSUD Puncak Jaya dan mengumpulkan dokumen-dokumen terkait, serta melakukan peninjauan langsung ke lokasi kejadian.

Kedua, Komnas HAM melakukan peninjauan lapangan tempat terjadinya peristiwa meninggalnya tiga orang di Kampung Pepera, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya Provinsi Papua Tengah. Di tempat peristiwa tersebut, Komnas HAM melakukan permintaan keterangan secara langsung dengan keluarga korban, dan para saksi, dan mengumpulkan barang bukti yang diperlukan.

Ketiga, Komnas HAM melakukan peninjauan lapangan tempat peristiwa kerusuhan 17 Juli 2024 di depan RSUD Mulia Puncak Jaya, dan meminta keterangan secara langsung kepada saksi-saksi, dan para tenaga kesehatan.

“Dalam proses pemantauan ini, Komnas HAM telah menemukan sejumlah fakta dan informasi yang akan ditindaklanjuti secara menyeluruh, guna memastikan hak-hak korban dilindungi, ditegakkan, dan dipenuhi sesuai dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia,”katanya.

Selanjutnya, Ia mengemukakan, Komnas HAM berencana meminta keterangan pihak terkait guna melengkapi dan memperjelas temuan yang sudah ada.

Hal ini penting untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, serta keakuratan dalam penanganan kasus ini serta untuk menyusun rekomendasi yang baik.

Ia mengatakan, Komnas HAM berkomitmen untuk terus memantau perkembangan kasus ini dan akan mengumumkan hasil akhir pemantauan, serta rekomendasi kepada publik setelah semua informasi terkumpul dan dianalisis secara menyeluruh.

Selain itu, Komnas HAM menghargai langkah-langkah yang diambil oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), pemimpin komunitas agama maupun adat, serta masyarakat setempat dalam menciptakan kondisi yang kondusif.

KET. FOTO: Tampak mobil dinas milik TNI dibakar massa di Mulia, Ibu Kota Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah pasca tewasnya tiga warga//ISTIMEWA

“Tindakan cepat dan tepat dari semua pihak yang terlibat menjadi kunci utama dalam menjaga harmoni sosial,”tukasnya.

Seperti diketahui, aksi penembakan itu memicu kerusuhan di Distrik Mulia, ibu kota Puncak Jaya, Rabu (17/07/2024). Akibat kericuhan itu, empat orang dilaporkan terluka dan satu warga sipil juga meninggal dunia.

Namun sehari sebelum kerusuhan di Mulia, Kodam XVII Cendrawasih dalam keterangan tertulis kepada pers dan melalui media sosi Mengklaim, bahwa tiga orang berinsial SW, YW dan DW yang tewas ditembak aparat militer pada 16 Juli adalah anggota TPNPB-OPM pimpinan Teranus Enumbi.

Dugaan penembakan aparat terhadap tiga warga sipil yang berujung kerusuhan di Mulia, menurut peneliti Jaringan Damai Papua, Adriana Elisabeth, menunjukkan lemahnya pendekatan yang dilakukan aparat keamanan ke warga Papua.

“Ketika masuk ke satu tempat, perlu memahami karakter orangnya, siapa mereka, melakukan apa, jangan melabeli semua OPM. Ini penting untuk tahu berhadapan dengan siapa agar tidak salah tangkap, salah tembak dan lainnya,”pungkasnya. [GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: HAMKomnas HAM RIKoordinator Subkomisi Penegakan HAM Komnas HAMPenembakan di Puncak JayaTemukan Sejumlah FaktaUli Parulian Sihombing
ShareTweetSend

Related Posts

Tepis Tuduhan Pelanggaran HAM, Indonesia Tolak Kunjungan PBB ke West Papua

Tepis Tuduhan Pelanggaran HAM, Indonesia Tolak Kunjungan PBB ke West Papua

September 30, 2026
109 Korban Kekerasan dan konflik bersenjata di Tanah Papua

109 Korban Kekerasan dan konflik bersenjata di Tanah Papua

September 12, 2026
MSG desak Indonesia Ijinkan Komisaris Tinggi PBB kunjungi Papua

MSG desak Indonesia Ijinkan Komisaris Tinggi PBB kunjungi Papua

September 5, 2026

Sekda Kota Bekasi, Junaedi Buka Pelatihan Kota HAM, Dorong Tata Kelola Pemerintahan yang Responsif dan Inklusif

September 4, 2026

Sekda Kota Bekasi, Junaedi Buka Pelatihan Kota HAM, Dorong Tata Kelola Pemerintahan yang Responsif dan Inklusif

September 2, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?