• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Presiden Jokowi Gaungkan Reformasi Sistem Kesehatan Nasional

Peringatan Hari HAM Dunia, Jokowi Soroti Kebebasan Beribadah

Desember 10, 2020
Setelah Disomasi Tak ada Respon LCM Laporkan Manajemen HH Club ke Polresta Barelang, Dugaan Pencemaran Nama Baik

Setelah Disomasi Tak ada Respon LCM Laporkan Manajemen HH Club ke Polresta Barelang, Dugaan Pencemaran Nama Baik

Juni 11, 2026
Lagi Viral Belanja di Online”CUCI GUDANG BATAM 91″ SHOP ONLINE, Makin Diminati Pelanggan, harga terjangkau dan mudah di akses

Lagi Viral Belanja di Online”CUCI GUDANG BATAM 91″ SHOP ONLINE, Makin Diminati Pelanggan, harga terjangkau dan mudah di akses

Juni 11, 2026
ADVERTISEMENT
Mabes Polri hingga Polsek se-Indonesia Bakal Gelar Nobar Gratis Piala Dunia 2026

Mabes Polri hingga Polsek se-Indonesia Bakal Gelar Nobar Gratis Piala Dunia 2026

Juni 11, 2026
Mahasiswa Gelar Demonstrasi Besar di Jakarta, Tuntut BBM Turun dan Setop MBG

Mahasiswa Gelar Demonstrasi Besar di Jakarta, Tuntut BBM Turun dan Setop MBG

Juni 11, 2026
Filep Wamafma Desak Prabowo Bentuk Satgas Antipungli di Kantor Imigrasi

Filep Wamafma Desak Prabowo Bentuk Satgas Antipungli di Kantor Imigrasi

Juni 11, 2026
Menko Kumham Imipas Instruksikan Pembenahan Pelayanan Publik

Menko Kumham Imipas Instruksikan Pembenahan Pelayanan Publik

Juni 11, 2026
Kementerian ATR/BPN dan Kejaksaan Agung Perkuat Pengamanan Aset Pertanahan

Kementerian ATR/BPN dan Kejaksaan Agung Perkuat Pengamanan Aset Pertanahan

Juni 11, 2026
Kapolri Tegaskan Penempatan Anggota Polri di Jabatan Sipil Harus Berdasarkan Permintaan Instansi 

Kapolri Tegaskan Penempatan Anggota Polri di Jabatan Sipil Harus Berdasarkan Permintaan Instansi 

Juni 11, 2026
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Plh. Wali Kota Bekasi Dorong Kepedulian Lingkungan di Bekasi

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Plh. Wali Kota Bekasi Dorong Kepedulian Lingkungan di Bekasi

Juni 11, 2026
Haris Rusly Moti Ungkap Ada Tiga Poros di Balik Kampanye Destabilisasi Nasional

Haris Rusly Moti Ungkap Ada Tiga Poros di Balik Kampanye Destabilisasi Nasional

Juni 11, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, Juni 12, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Peringatan Hari HAM Dunia, Jokowi Soroti Kebebasan Beribadah

[Nasional]

Desember 10, 2020
in Nasional
0
0
SHARES
119
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyoroti masalah kebebasan beribadah yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia saat berpidato dalam acara Peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia 2020.

Ia meminta aparat keamanan, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah menyikapi secara aktif dan responsif agar masalah kebebasan beribadah bisa diselesaikan secara damai dan bijak.

“Saya dengar masih ada masalah kebebasan beribadah di beberapa tempat, saya untuk itu, saya minta agar aparat, pemerintah pusat, pemerintah daerah secara aktif dan responsif untuk menyelesaikan masalah ini secara damai dan bijak,” kata Jokowi dalam Peringatan Hari HAM Sedunia 2020 yang disiarkan secara daring lewat Facebook, Komnas HAM, Kamis (10/12).

Selanjutnya, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyinggung masalah pembangunan infrastruktur.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus didedikasikan sebagai prasarana untuk pemenuhan HAM dengan menjamin keterjangkauan mobilitas hak kesehatan, hak pangan, dan hak kebutuhan dasar yang merata, termasuk bahan bakar satu harga.

Demikian juga dengan pembangunan sumber daya manusia. Jokowi meminta penurunan kasus stunting serta keterjangkauan pendidikan yang memadai bisa dipastikan, terutama di daerah terpencil dan pulau terluar.

Jokowi menambahkan, pemerintah juga memberikan perhatian khusus pada penyandang disabilitas. Menurutnya, perhatian itu sudah dibuktikan pemerintah dengan membentuk Komisi Nasional Disabilitas yang berorientasi pendekatan HAM.

“Saya menyambut baik festival Kota Ramah HAM, ini merupakan komitmen bersama dalam mengarusutamakan prinsip HAM di daerah,” tutur Jokowi.

Sebelumnya, terkait Hari HAM Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil untuk Perlindungan Pembela HAM mengeluarkan tiga tuntutan kepada Jokowi.

Pertama, mendesak Jokowi mengambil langkah-langkah konkrit untuk memperbaiki kondisi penegakan HAM dan kemanusiaan di Indonesia sesuai dengan janjinya bahwa pada periode kedua pemerintahannya.

“Agar dalam 4 tahun sisa pemerintahan periode kedua presiden Jokowi persoalan kemanusiaan tidak semakin buruk dan mengkhawatirkan,” demikian rilis koalisi yang terdiri atas lembaga PBHI, Imparsial, KontraS, HRWG, ELSAM, LBH Pers, YPII, Amnesty International Indonesia, dan Kemitraan.

Kedua, mengusut dan menuntaskan kasus-kasus serangan terhadap pembela HAM terutama yang berakibat hilangnya nyawa, kasus penyerangan terhadap pembela HAM, dan menghentikan kriminalisasi terhadap pembela HAM.

Ketiga, Pemerintah dan DPR RI harus membentuk sistem perlindungan terhadap pembela HAM melalui pembuatan regulasi dan merevisi sejumlah aturan perundang-undangan yang bersifat multitafsir yang tidak hanya mengancam pembela HAM di Indonesia tetapi juga secara umum mengancam penegakan dan pemenuhan HAM di Indonesia.

Lewat rilis yang dikeluarkan pada 8 Desember lalu, koalisi menilai penegakan HAM hingga saat ini masih menjadi salah satu hutang besar pemerintahan Jokowi yang kini memasuki periode kedua, 2019-2024.

“Dalam praktiknya, satu tahun periode kedua pemerintahan Jokowi yang terjadi adalah justru sebaliknya, penegakan HAM dan reformasi hukum mengalami defisit yang tajam dengan sejumlah peristiwa yang mencederai nilai-nilai kemanusiaan,” demikian kutipan dari rilis koalisi tersebut.

Salah satu indikator buruknya penegakan HAM masa pemerintahan Jokowi, kata mereka, adalah masifnya pelanggaran yang terjadi terhadap para pembela hak asasi manusia. Koalisi Pembela HAM mencatat setidaknya telah terjadi 116 kasus serangan terhadap pembela HAM sepanjang Januari-Oktober 2020.

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: HAMJokowiKebebasan Beragama
ShareTweetSend

Related Posts

Nyawa Warga Papua Tak Ternilai, PGI Serukan ‘Hentikan Kekerasan Bersenjata’

Nyawa Warga Papua Tak Ternilai, PGI Serukan ‘Hentikan Kekerasan Bersenjata’

April 22, 2026
Indonesia Didesak Mengakui Keberadaan Masyarakat Adat dan Hentikan Diskriminasi di Tanah Papua

Indonesia Didesak Mengakui Keberadaan Masyarakat Adat dan Hentikan Diskriminasi di Tanah Papua

November 5, 2025
Bumdes dan Kopdes Merah Putih Perlu Dilebur

Demi Keselarasan Pembangunan Pusat dan Daerah, MPR Perlu Bentuk PPHN 

Agustus 7, 2025

Bumdes dan Kopdes Merah Putih Perlu Dilebur

Agustus 7, 2025

Orang Papua Harus Diperlakukan Setara dan Tidak Menderita

Juli 7, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?