
JAKARTA, satukanindonesia.com – Komando Daerah Militer I Bukit Barisan (Kodam I BB) resmi, mengalami perubahan wilayah kerja setelah tidak lagi membawahi tiga provinsi, yakni Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau.
Perubahan ini merupakan bagian dari kebijakan Panglima TNI, untuk membentuk enam Kodam baru demi memperkuat pertahanan dan efektivitas tugas di seluruh Indonesia.
Dengan pemisahan tersebut, Kodam I BB kini hanya membawahi dua Komando Resor Militer (Korem), yaitu Korem 022 Pantai Timur di Pematang Siantar dan Korem 023 Kawal Samudera di Sibolga.
Sebelumnya, Kodam I BB mengatur wilayah yang jauh lebih luas, termasuk tujuh Korem yang mencakup Sumatera Utara hingga Sumatera Barat.
Keputusan restrukturisasi ini tertuang dalam Telegram Rahasia (TR) nomor Kep/1033/VIII/2025, yang ditandatangani Panglima TNI.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Wahyu Yudhayana menjelaskan, pembentukan Kodam baru bertujuan memperkuat pertahanan, mendukung pembangunan, menjangkau wilayah secara lebih efektif, serta mengantisipasi ancaman terorisme.
“Urgensi pembentukan Kodam baru juga terletak pada pengembangan organisasi TNI Angkatan Darat untuk mengatasi cakupan wilayah tugas yang luas, memberikan wewenang dan otoritas lebih besar dalam menjangkau wilayah, serta merespons isu-isu lokal secara optimal,”kata Brigjen Wahyu, Sabtu (09/08/2025).
Enam Kodam baru yang dibentuk meliputi yakn, Kodam XIX Tuanku Tambusai (Ria dan Kepulauan Riau), Kodam XX Tuanku Imam Bonjol (Sumatera Barat dan Jambi), Kodam XXI Radin Inten (Lampung dan Bengkulu), Kodam XXII Tambun Bungai (Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan), Kodam XXIII Palaka Wira (Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat), dan Kodam XXIV Mandala Trikora (Merauke).
Selain pembentukan Kodam, TNI AD juga akan membentuk Batalyon Teritorial Pembangunan (YTP) di wilayah kerja masing-masing.
YTP berfokus membantu masyarakat dalam pembangunan sektor pertanian, peternakan, ekonomi kreatif, hingga pemberdayaan masyarakat.
Acara peresmian enam Kodam baru tersebut akan digelar dalam Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Batujajar, Bandung, pada Minggu (10/08/2025).
Presiden Prabowo Subianto, dijadwalkan hadir langsung memimpin peresmian.
Kebijakan ini diharapkan, meningkatkan kemampuan TNI dalam merespons cepat setiap tantangan keamanan dan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah (Pemda) dalam menjaga stabilitas Nasional. [**/GRW]













