
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Pada selasa lalu pasukan Militer Amerika Serikat(AS) melakukan serangan udara di Somaliadengan target para gerilyawan al-Shabaab. Ini adalah bombardir pertama Amerika di negara Afrika itu sejak Presiden Joe Biden menjabat.
Al-Shabaab, kelompok pemberontak yang terkait dengan al-Qaeda, berusaha untuk menggulingkan pemerintah dan mendirikan pemerintahannya sendiri di Somalia berdasarkan interpretasinya sendiri yang ketat terhadap hukum syariah Islam. Baca juga: Jepang Kirim Bantuan 2.800 Oksigen Konsentrator ke Indonesia
Dalam sebuah pernyataan yang dilansir Reuters, Rabu (21/7/2021), Pentagon mengatakan serangan udara itu terjadi di dekat Galkayo, Somalia.
Sementara Amerika Serikat telah sering melakukan serangan udara di Somalia terhadap al-Shaabab, ini adalah yang pertama sejak 20 Januari ketika Biden menjabat. Baca juga: China Ancam Jepang Dengan Bom Nuklir, Jika Terus Urusi Taiwan
Kampanye pemboman dan serangan senjata oleh kelompok tersebut telah menargetkan pangkalan militer Somalia dan infrastruktur sipil termasuk hotel, bar dan sekolah di Somalia dan negara-negara regional lainnya.
Baca juga: 48 Negara Desak WHO Jujur Soal COVID-19
(nal/SI)













