• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Rakyat Papua Ditipu Soal Otsus, PARJAL ‘Warning’ Pemerintah Indonesia

Rakyat Papua Ditipu Soal Otsus, PARJAL ‘Warning’ Pemerintah Indonesia

Oktober 10, 2025
Kapolda Kepri Ikuti Konferensi Pers Pengungkapan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamine di Perairan Batam

Kapolda Kepri Ikuti Konferensi Pers Pengungkapan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamine di Perairan Batam

Agustus 10, 2026
WPNCL Lakukan Pembenahan Struktur Organisasi

WPNCL Lakukan Pembenahan Struktur Organisasi

Agustus 10, 2026
ADVERTISEMENT
Dunia Mengenal Papua Lewat Lensa Kolonial : Romantisme Ilmu Pengetahuan atau Eksploitasi Budaya?

Dunia Mengenal Papua Lewat Lensa Kolonial : Romantisme Ilmu Pengetahuan atau Eksploitasi Budaya?

Agustus 10, 2026
63 Persen Respon Kepuasan Publik terhadap Kepemimpinan Prabowo-Gibran

63 Persen Respon Kepuasan Publik terhadap Kepemimpinan Prabowo-Gibran

Agustus 10, 2026
Masalah Lingkungan dan Tanah Adat Ditampilkan Lewat Festival Film Papua 2026

Masalah Lingkungan dan Tanah Adat Ditampilkan Lewat Festival Film Papua 2026

Agustus 10, 2026
Perkuat Konsolidasi, KO’SAPA Siapkan Generasi Baru sebagai Penerus Gerakan Budaya

Perkuat Konsolidasi, KO’SAPA Siapkan Generasi Baru sebagai Penerus Gerakan Budaya

Agustus 9, 2026
Konsensus Pernyataan anti-rudal Tiongkok Forum Kepulauan Pasifik Gagal

Konsensus Pernyataan anti-rudal Tiongkok Forum Kepulauan Pasifik Gagal

Agustus 9, 2026
Dokumenter Film Pesta Babi Raih Dua Award, Victor Mambor : Orang Papua Masih Terdiskriminasi

Dokumenter Film Pesta Babi Raih Dua Award, Victor Mambor : Orang Papua Masih Terdiskriminasi

Agustus 9, 2026
Sebelum Penembakan, Kabid Humas Polda : Wamenpar RI Tinggalkan Jayawijaya

Sebelum Penembakan, Kabid Humas Polda : Wamenpar RI Tinggalkan Jayawijaya

Agustus 9, 2026
‎REL-MBG Perkuat Komitmen Pelaksanaan Program MBG dengan 6 Pilar Kerja

‎REL-MBG Perkuat Komitmen Pelaksanaan Program MBG dengan 6 Pilar Kerja

Agustus 9, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Senin, Agustus 10, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Rakyat Papua Ditipu Soal Otsus, PARJAL ‘Warning’ Pemerintah Indonesia

[Daerah]

Oktober 10, 2025
in Daerah
0
0
SHARES
709
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
FOTO: Panglima PARJAL Papua Barat, Ronald Mambieuw//GRW

MANOKWARI, satukanindonesia.com – Panglima Kesatria Parlemen Jalanan (PARJAL) Papua Barat, Ronald Mambieuw menyatakan, Pemerintah Republik Indonesia melakukan penipuan terhadap rakyat Papua terkait implementasi Otonomi Khusus (Otsus).

Pasalnya, sepanjang puluhan tahun Papua ditetapkan sebagai wilayah Otonomi melalui perjanjian Internasional (Roma Agreement) pada 30 September 1962 dan UU Nomor 21 tahun 2001, rakyat Papua masih hidup dibawa garis kemiskinan.

Ia menjelaskan, otonomi di tanah Papua sesungguhnya lahir berdasarkan perjanjian Internasional atau yang biasanya disebut Perjanjian Roma Agreement pada 30 September 1962, yang isinya salah satu memberikan kewenangan kepada pemerintah Indonesia untuk mendidik rakyat Papua.

Kemudian, pemerintahan Republik Indonesia melahirkan UU Nomor 2 Tahun 2001 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 21 tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Papua.

“Pemerintah Republik Indonesia harus jujur, bahwa ternyata UU Otsus harus dilihat kembali. Karena sudah tidak harus berlaku lagi di tanah Papua. Entah pemerintah Indonesia mau amandemen kan, silahkan,”kata Ronald Mambieuw, Panglima PARJAL Papua Barat kepada wartawan, Jumat (20/2025).

Namun pada prinsipnya, kata Ronald Mambieuw, Indonesia dalam hal ini Pemerintah Pusat (Pusat) dan Pemerintah Daerah (Pemda) sedang melakukan penipuan publik semenjak Otsus diberlakukan terlebih dari sisi penyaluran Dana Otsus.

“Kenapa, dana Otsus sampai hari ini tidak hanya dirasakan rakyat Papua tetapi semua masyarakat yang berdomisili di tanah Papua. Padahal, kehadiran Otsus itu karena rakyat Papua minta Merdeka dari Indonesia,”tegas Mambieuw.

Lanjutnya, maka Pemerintah Indonesia bersama masyarakat Internasional pada saat itu menyepakati perjanjian dan menetapkan Papua sebagai wilayah khusus atau yang disebut otonomi khusus dengan mengucurkan anggaran yang cukup fantastis.

“Tapi implementasi dari itu Nol. Tidak ada kekhususan dari semua aspek yang dimaksud dalam perjanjian Internasional maupun nasional (UU Otsus) buatan Pemerintah Indonesia. Semuanya diimplementasikan secara umum, tidak ada yang khusus termasuk anggrannya,”kata dia.

Dia mengemukakan, fakta saat ini anggaran Otsus mengalir untuk semua Masyarakat yang berdomisili di tanah Papua, sementara anak-anak asli Papua hidup terlantar.

“Oleh sebab itu, PARJAL beranggapan bahwa ini sebuah pencaplokan yang dilakukan oleh pemerintah kepada rakyat Papua. Kami khawatirkan, suatu ketika akan terjadi penghakiman dari rakyat Papua kepada pemerintah. Ini warning yang kami harus sampaikan, baik penghakiman secara individu dan kebangsaan,”sebut Mambieuw.

Dicecar mengenai upaya pemerintah dengan membentuk berbagai lembaga Otsus, mantan Presiden Mahasiswa Universitas Papua ini menekankan, pembentukan berbagai lembaga Otsus oleh pemerintahan Indonesia sangatlah tidak membawa dampak positif bagi pembanguan di tanah Papua.

“Awalnya UP4B, kemudian muncul BP3OKP dan baru dilantik lagi Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua. Menurut kami, berbagai lembaga ini tidak ada manfaat bagi rakyat Papua,”tegasnya.

Namun, kata dia, jika memang pemerintah Indonesia memiliki niat baik membangun rakyat Papua, tidak perlu membentuk banyak lembaga. Tetapi, bentuk saja lembaga independen yang benar-benar memiliki kapasitas dan kapabilitas di rakyat Papua.

“Supaya kerja-kerjanya langsung menyentuh permasalahan, yang terjadi maupun dihadapi saat ini oleh rakyat Papua,”katanya.

Pada kesempatan ini, Panglima PARJAL Papua Barat mengimbau, Rakyat Papua untuk lebih jelih melihat persoalan Otsus.

“Hari ini rakyat Papua sedang ditipu oleh Negara, terlebih khusus terkkait dengan peluncuran dana Otsus. Faktanya bukan rakyat Papua saja yang menggunakan dana tersebut, tapi semua masyarakat non Papua yang berdomisili di tanah Papua,”tegasnya lagi.

Padahal, menurutnya, Masyarakat non-Papua harus menyadari bahwa dana Otsus itu dikhususkan untuk Rakyat Papua.

“Harusnya non-Papua sadar, jangan merebut hak rakyat Papua yang diberikan melalui konstitusi,”katanya.

Sebagai pemimpin PARJAL Papua Barat, ia meminta juga kepada para gubernur, bupati dan walikota di tanah Papua agar menyikapi permalasahan Otsus dengan serius.

“Ya kalau memang berbagai persoalan yang disampaikan tidak direspon pemerintah pusat, Otsus dikembalikan saja. Tidak ada gunanya. Kalau memang Otsus itu berlaku tapi ada pencaplokan, ya dikembalikan saja,”pungkasnya. [**/GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Otonomi KhususOtsusPARJALRonald mambieuw
ShareTweetSend

Related Posts

Perkuat SDM Papua, Ketua Komite III DPD RI Mendorong Reformasi Tata Kelola Dana Otsus

Perkuat SDM Papua, Ketua Komite III DPD RI Mendorong Reformasi Tata Kelola Dana Otsus

Agustus 6, 2026
Pemerintah Indonesia : Tidak Ada Pemotongan Dana Otonomi Khusus Papua

Pemerintah Indonesia : Tidak Ada Pemotongan Dana Otonomi Khusus Papua

Mei 16, 2026
1 Mei, PARJAL Serukan ‘Pelurusan Sejarah’ Papua bergabung ke Indonesia

1 Mei, PARJAL Serukan ‘Pelurusan Sejarah’ Papua bergabung ke Indonesia

April 29, 2026

Otsus Merupakan Hasil Konsensus Pemerintah Indonesia dan Orang Papua 

April 26, 2026

PARJAL di Tanah Papua Dukung Upaya DPD RI Menyelesaikan Konflik Papua 

April 25, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?