• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Rakyat Papua Ditipu Soal Otsus, PARJAL ‘Warning’ Pemerintah Indonesia

Rakyat Papua Ditipu Soal Otsus, PARJAL ‘Warning’ Pemerintah Indonesia

Oktober 10, 2025
Indonesia-Laos Perkuat Kemitraan Bilateral, Fokus Kejahatan Lintas Negara

Indonesia-Laos Perkuat Kemitraan Bilateral, Fokus Kejahatan Lintas Negara

Mei 6, 2026
Wawali Harris Bobihoe: Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Bermutu

Wawali Harris Bobihoe: Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Bermutu

Mei 6, 2026
ADVERTISEMENT
Kemkomdigi Dorong Kolaborasi Global, Perkuat Kedaulatan Industri Digital Nasional

Dukung Ketahanan Energi, Kemkomdigi Perkuat Informasi Publik

Mei 6, 2026
KPK Kembangkan Dugaan Kasus Korupsi Proyek Jalan di Sumut

KPK Kembangkan Dugaan Kasus Korupsi Proyek Jalan di Sumut

Mei 6, 2026
Menag Tegaskan Tidak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual

Menag Tegaskan Tidak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual

Mei 6, 2026
Komisi III DPR Sebut Rekomendasi Reformasi Polri Sudah Tertuang dalam KUHAP Baru

Komisi III DPR Sebut Rekomendasi Reformasi Polri Sudah Tertuang dalam KUHAP Baru

Mei 6, 2026
Anggota Komisi VII DPR Minta Pengelola KEK Kura-Kura Bali Utamakan Lingkungan dan Hak Warga

Anggota Komisi VII DPR Minta Pengelola KEK Kura-Kura Bali Utamakan Lingkungan dan Hak Warga

Mei 6, 2026
Bupati Humbahas yang diwakili Sekda Chiristison Marbun Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik

Bupati Humbahas yang diwakili Sekda Chiristison Marbun Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik

Mei 6, 2026
Ducting Pertama Diluncurkan, Tri Adhianto Tekankan Koordinasi Agar Penataan Kabel Lebih Tertib

Ducting Pertama Diluncurkan, Tri Adhianto Tekankan Koordinasi Agar Penataan Kabel Lebih Tertib

Mei 5, 2026
Polisi Periksa 36 Saksi Terkait Penyidikan Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi

Polisi Periksa 36 Saksi Terkait Penyidikan Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi

Mei 5, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Rabu, Mei 6, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Rakyat Papua Ditipu Soal Otsus, PARJAL ‘Warning’ Pemerintah Indonesia

[Daerah]

Oktober 10, 2025
in Daerah
0
0
SHARES
694
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
FOTO: Panglima PARJAL Papua Barat, Ronald Mambieuw//GRW

MANOKWARI, satukanindonesia.com – Panglima Kesatria Parlemen Jalanan (PARJAL) Papua Barat, Ronald Mambieuw menyatakan, Pemerintah Republik Indonesia melakukan penipuan terhadap rakyat Papua terkait implementasi Otonomi Khusus (Otsus).

Pasalnya, sepanjang puluhan tahun Papua ditetapkan sebagai wilayah Otonomi melalui perjanjian Internasional (Roma Agreement) pada 30 September 1962 dan UU Nomor 21 tahun 2001, rakyat Papua masih hidup dibawa garis kemiskinan.

Ia menjelaskan, otonomi di tanah Papua sesungguhnya lahir berdasarkan perjanjian Internasional atau yang biasanya disebut Perjanjian Roma Agreement pada 30 September 1962, yang isinya salah satu memberikan kewenangan kepada pemerintah Indonesia untuk mendidik rakyat Papua.

Kemudian, pemerintahan Republik Indonesia melahirkan UU Nomor 2 Tahun 2001 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 21 tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Papua.

“Pemerintah Republik Indonesia harus jujur, bahwa ternyata UU Otsus harus dilihat kembali. Karena sudah tidak harus berlaku lagi di tanah Papua. Entah pemerintah Indonesia mau amandemen kan, silahkan,”kata Ronald Mambieuw, Panglima PARJAL Papua Barat kepada wartawan, Jumat (20/2025).

Namun pada prinsipnya, kata Ronald Mambieuw, Indonesia dalam hal ini Pemerintah Pusat (Pusat) dan Pemerintah Daerah (Pemda) sedang melakukan penipuan publik semenjak Otsus diberlakukan terlebih dari sisi penyaluran Dana Otsus.

“Kenapa, dana Otsus sampai hari ini tidak hanya dirasakan rakyat Papua tetapi semua masyarakat yang berdomisili di tanah Papua. Padahal, kehadiran Otsus itu karena rakyat Papua minta Merdeka dari Indonesia,”tegas Mambieuw.

Lanjutnya, maka Pemerintah Indonesia bersama masyarakat Internasional pada saat itu menyepakati perjanjian dan menetapkan Papua sebagai wilayah khusus atau yang disebut otonomi khusus dengan mengucurkan anggaran yang cukup fantastis.

“Tapi implementasi dari itu Nol. Tidak ada kekhususan dari semua aspek yang dimaksud dalam perjanjian Internasional maupun nasional (UU Otsus) buatan Pemerintah Indonesia. Semuanya diimplementasikan secara umum, tidak ada yang khusus termasuk anggrannya,”kata dia.

Dia mengemukakan, fakta saat ini anggaran Otsus mengalir untuk semua Masyarakat yang berdomisili di tanah Papua, sementara anak-anak asli Papua hidup terlantar.

“Oleh sebab itu, PARJAL beranggapan bahwa ini sebuah pencaplokan yang dilakukan oleh pemerintah kepada rakyat Papua. Kami khawatirkan, suatu ketika akan terjadi penghakiman dari rakyat Papua kepada pemerintah. Ini warning yang kami harus sampaikan, baik penghakiman secara individu dan kebangsaan,”sebut Mambieuw.

Dicecar mengenai upaya pemerintah dengan membentuk berbagai lembaga Otsus, mantan Presiden Mahasiswa Universitas Papua ini menekankan, pembentukan berbagai lembaga Otsus oleh pemerintahan Indonesia sangatlah tidak membawa dampak positif bagi pembanguan di tanah Papua.

“Awalnya UP4B, kemudian muncul BP3OKP dan baru dilantik lagi Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua. Menurut kami, berbagai lembaga ini tidak ada manfaat bagi rakyat Papua,”tegasnya.

Namun, kata dia, jika memang pemerintah Indonesia memiliki niat baik membangun rakyat Papua, tidak perlu membentuk banyak lembaga. Tetapi, bentuk saja lembaga independen yang benar-benar memiliki kapasitas dan kapabilitas di rakyat Papua.

“Supaya kerja-kerjanya langsung menyentuh permasalahan, yang terjadi maupun dihadapi saat ini oleh rakyat Papua,”katanya.

Pada kesempatan ini, Panglima PARJAL Papua Barat mengimbau, Rakyat Papua untuk lebih jelih melihat persoalan Otsus.

“Hari ini rakyat Papua sedang ditipu oleh Negara, terlebih khusus terkkait dengan peluncuran dana Otsus. Faktanya bukan rakyat Papua saja yang menggunakan dana tersebut, tapi semua masyarakat non Papua yang berdomisili di tanah Papua,”tegasnya lagi.

Padahal, menurutnya, Masyarakat non-Papua harus menyadari bahwa dana Otsus itu dikhususkan untuk Rakyat Papua.

“Harusnya non-Papua sadar, jangan merebut hak rakyat Papua yang diberikan melalui konstitusi,”katanya.

Sebagai pemimpin PARJAL Papua Barat, ia meminta juga kepada para gubernur, bupati dan walikota di tanah Papua agar menyikapi permalasahan Otsus dengan serius.

“Ya kalau memang berbagai persoalan yang disampaikan tidak direspon pemerintah pusat, Otsus dikembalikan saja. Tidak ada gunanya. Kalau memang Otsus itu berlaku tapi ada pencaplokan, ya dikembalikan saja,”pungkasnya. [**/GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Otonomi KhususOtsusPARJALRonald mambieuw
ShareTweetSend

Related Posts

1 Mei, PARJAL Serukan ‘Pelurusan Sejarah’ Papua bergabung ke Indonesia

1 Mei, PARJAL Serukan ‘Pelurusan Sejarah’ Papua bergabung ke Indonesia

April 29, 2026
Otsus Merupakan Hasil Konsensus Pemerintah Indonesia dan Orang Papua 

Otsus Merupakan Hasil Konsensus Pemerintah Indonesia dan Orang Papua 

April 26, 2026
PARJAL di Tanah Papua Dukung Upaya DPD RI Menyelesaikan Konflik Papua 

PARJAL di Tanah Papua Dukung Upaya DPD RI Menyelesaikan Konflik Papua 

April 25, 2026

PARJAL Papua Barat Minta Kepsek SMA Taruna Diganti

April 24, 2026

DPD RI dan MRP Didesak Akhiri Polimik, Fokus pada Implementasi Otsus

April 10, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?