• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
15 Jenazah Korban Penyerangan TPNPB Dievakuasi, 12 Diserahkan ke Keluarga

15 Jenazah Korban Penyerangan TPNPB Dievakuasi, 12 Diserahkan ke Keluarga

April 17, 2025
Situasi HAM Papua Disuarakan di PBB, Presiden Prabowo Diminta Bertindak Tegas

Situasi HAM Papua Disuarakan di PBB, Presiden Prabowo Diminta Bertindak Tegas

September 27, 2026
TNI AL Berhasil Evakuasi Empat Jenazah Korban KM Virgo Transport 8 Pada Hati Ke-14 Operasi SAR

TNI AL Berhasil Evakuasi Empat Jenazah Korban KM Virgo Transport 8 Pada Hati Ke-14 Operasi SAR

September 27, 2026
ADVERTISEMENT
Pidato tentang Papua di Sidang Umum PBB, DPR RI Kecam PM Kepulauan Solomon

Pidato tentang Papua di Sidang Umum PBB, DPR RI Kecam PM Kepulauan Solomon

September 27, 2026
Pelanggaran HAM di Papua Barat Disampaikan dalam Sidang Umum PBB ke-81

Pelanggaran HAM di Papua Barat Disampaikan dalam Sidang Umum PBB ke-81

September 27, 2026
Papua Muda Progresif’ Serukan Perdamaian, Diskusi Publik di Wamena Lahirkan Tiga Rekomendasi

Papua Muda Progresif’ Serukan Perdamaian, Diskusi Publik di Wamena Lahirkan Tiga Rekomendasi

September 27, 2026
PT Dirgantara Indonesia Kontrak Perawatan Pesawat CN-235 PNG

PT Dirgantara Indonesia Kontrak Perawatan Pesawat CN-235 PNG

September 26, 2026
Republik Indonesia dan Kepulauan Solomon Perluas Kerjasama

Republik Indonesia dan Kepulauan Solomon Perluas Kerjasama

September 26, 2026
Kekerasan di Papua Terus Menghasilkan Korban, YKKMP : Ruang Dialog Segera di Buka

Kekerasan di Papua Terus Menghasilkan Korban, YKKMP : Ruang Dialog Segera di Buka

September 26, 2026
Ketua Komite III DPD RI : TKD 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Daerah

Ketua Komite III DPD RI : TKD 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Daerah

September 26, 2026
Gelar Rapat di Hotel Pasifik, FWB Rancang Program Peningkatan Skill dan Kesejahteraan

Gelar Rapat di Hotel Pasifik, FWB Rancang Program Peningkatan Skill dan Kesejahteraan

September 26, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, September 27, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

15 Jenazah Korban Penyerangan TPNPB Dievakuasi, 12 Diserahkan ke Keluarga

[Daerah]

April 17, 2025
in Daerah, Hukum, News
0
0
SHARES
621
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
FOTO : Jenazah pendulang emas yang menjadi korban penyerangan TPNPB di kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, diserahkan kepada pihak keluarga//ISTIMEWA

MANOKWARI, SatukanIndonesia.com – Tim gabungan Satgas Damai Cartenz 2025, Kepolisian Resor (Polres) Yahukimo, dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah berhasil mengevakuasi 15 jenazah pendulang emas yang menjadi korban penyerangan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) hingga Senin (14/05/2025).

Dari jumlah tersebut, 12 jenazah telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada keluarga masing-masing.

Pada 6–9 April 2025, TPNPB mengklaim telah membunuh 17 pendulang emas di kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, yang mereka tuduh sebagai mata-mata militer Indonesia. Aksi pembunuhan ini dilakukan oleh pasukan Komando Daerah Pertahanan (Kodap) XVI Yahukimo dan Kodap III Ndugama Derakma.

Kelima belas jenazah ditemukan di berbagai titik wilayah pendulangan emas, yaitu 3 jenazah di Tanjung Pamali, 5 jenazah dari dua titik di Kampung Bingki, 3 jenazah dari Area 22, 1 jenazah dari Area 33, 1 jenazah di Muara Kum, 1 jenazah dari Area Kepala Air Mumok, 1 jenazah di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Kombes Pol Adarma Sinaga menyatakan, proses evakuasi berjalan aman dengan melibatkan 307 personel gabungan TNI dan Polri.

“Kami juga akan terus berupaya menemukan sisa korban lainnya serta terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku,”ujar Adarma dalam keterangan tertulisnya, Rabu (16/04/2025).

Adarma menambahkan, 12 jenazah yang telah diidentifikasi sebelumnya ditangani oleh Tim Dokkes Polri dan DVI Polri. Sementara tiga jenazah lainnya yang ditemukan di Area 22, Area 33, dan Tanjung Pamali pada Senin masih berada di RSUD Dekai untuk proses identifikasi lanjutan.

12 Jenazah telah diserahkan ke keluarga
TNI bantah korban adalah anggota militer
TPNPB minta pendulang non-Papua keluar dari wilayah konflik.

Selain itu, dua orang korban, yakni Johanis Adu dan Suwito, ditemukan dalam keadaan selamat di Tanjung Pamali. Keduanya telah dievakuasi ke Dekai dan kini mendapat perawatan medis serta pendampingan psikologis.

 

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2025, Kombes Pol Yusuf Sutejo menyatakan, 12 jenazah yang telah diidentifikasi telah diserahkan kepada keluarga masing-masing. Yusuf juga menegaskan, proses identifikasi melibatkan pihak keluarga secara aktif.

Adapun nama-nama korban yang telah diserahkan antara lain Wawan Tangahu, Suardi Laode alias Kaswadi, Stenli Humena, Yuda Lesmana, Riki Rahmat, Muhammad Arif, Safaruddin, Abdur Raffi Batu Bara, Stefanus Gisbertus, Zamroni, Ariston Kamma dan Rusli.

“Hingga saat ini, 12 dari 15 jenazah telah kami serahkan ke pihak keluarga. Kami juga memberikan pendampingan secara menyeluruh bagi keluarga korban,”kata Yusuf.

Yusuf juga menyampaikan, terima kasih kepada Pemerintah Daerah dan Kodim Yahukimo atas kerja sama yang solid.

“Kami berterima kasih kepada Pemda, Polres, dan Kodim. Sangat luar biasa, kami bahu-membahu, berjibaku di lapangan bersama TNI–Polri sehingga proses ini berjalan lancar,”ujarnya.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII Cenderawasih, Kolonel Inf Candra Kurniawan membantah, para pendulang emas di Yahukimo adalah prajurit TNI atau mata-mata militer.

Ia menanggapi pernyataan Juru Bicara TPNPB, Sebby Sambom, pada 8 April 2025 yang menyebut pembunuhan dilakukan terhadap orang-orang yang dicurigai sebagai intelijen militer Indonesia.

“Tidak ada prajurit TNI yang bekerja sebagai pendulang emas. Jadi sudah dipastikan bahwa korban bukan anggota TNI karena tidak ada prajurit kami di lokasi tersebut,”kata Candra, Senin (16/04/2025).

Candra menyebut, TPNPB sengaja menyebarkan teror dan propaganda dengan dalih membunuh mata-mata untuk membenarkan aksi pembunuhan terhadap warga sipil.

“Pemberitaan hoaks bahwa korban adalah prajurit TNI atau mata-mata militer adalah bagian dari teror dan propaganda yang sengaja disebar oleh gerombolan OPM dan simpatisannya,”tambahnya.

Juru Bicara TPNPB, Sebby Sambom, dalam pernyataan tertulisnya pada Minggu (13/04/2025), menyerukan agar pendulang emas non-Papua segera meninggalkan wilayah konflik bersenjata di Kabupaten Yahukimo.

Menurutnya, wilayah tersebut merupakan zona operasi Kodap XVI Yahukimo di bawah pimpinan Komandan Operasi, Walikota Kopitua Heluka.

“Wilayah Yahukimo dari Jetni sampai Suru-suru, dari Yali Angguruk sampai Yali Mex adalah wilayah operasi Kodap XVI Yahukimo. Saya minta orang-orang imigran Indonesia segera keluar dari wilayah konflik bersenjata di Yahukimo,”ujar Sambom melalui keterangan tertulis yang diterima media ini, Rabu (16/04/2025).

TPNPB telah menetapkan zona perang di wilayah Papua Pegunungan meliputi Kabupaten Yahukimo, Pegunungan Bintang, dan Nduga. Di wilayah Papua Tengah, zona perang meliputi Kabupaten Intan Jaya, Puncak, Puncak Jaya, Dogiyai, Paniai, dan Deiyai. Sementara di Papua Barat Daya, zona perang ditetapkan di Kabupaten Maybrat. [**/GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: 15 Jenazah Korban Penyerangan TPNPBPolres YahukimoTNITPNPB
ShareTweetSend

Related Posts

MenHAM RI : TPNPB dan TNI/Polri Patuhi Hukum Humaniter Internasional

MenHAM RI : TPNPB dan TNI/Polri Patuhi Hukum Humaniter Internasional

September 18, 2026
TPNPB Nyatakan Bertanggungjawab Terhadap Penembakan ASN di Jayawijaya

TPNPB Nyatakan Bertanggungjawab Terhadap Penembakan ASN di Jayawijaya

September 13, 2026
TNI dan Polri Diminta Buka Data Jumlah Aparat Yang Dikerahkan di Papua

TNI dan Polri Diminta Buka Data Jumlah Aparat Yang Dikerahkan di Papua

Agustus 24, 2026

Militer Indonesia Serang Markas TPNPB di Puncak Jaya Papua

Agustus 21, 2026

Anggota Komisi III DPR Dukung Penuh Kapolri-Panglima TNI Tindak Beking Tambang Ilegal

Agustus 18, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?