• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
15 Jenazah Korban Penyerangan TPNPB Dievakuasi, 12 Diserahkan ke Keluarga

15 Jenazah Korban Penyerangan TPNPB Dievakuasi, 12 Diserahkan ke Keluarga

April 17, 2025
Wagub Rano Karno Minta Penerima KJMU Jaga Integritas dan Aktif Kegiatan Sosial

Wagub Rano Karno Minta Penerima KJMU Jaga Integritas dan Aktif Kegiatan Sosial

April 25, 2026
Komisi Yudisial: Pentingnya Partisipasi Publik Dalam Seleksi Hakim Agung

Komisi Yudisial: Pentingnya Partisipasi Publik Dalam Seleksi Hakim Agung

April 25, 2026
ADVERTISEMENT
Perkuat Pemulihan Kerugian Negara, KPK Serahkan Aset Rampasan Rp20,2 Miliar ke Kejagung

Perkuat Pemulihan Kerugian Negara, KPK Serahkan Aset Rampasan Rp20,2 Miliar ke Kejagung

April 25, 2026
Tri Adhianto Canangkan 3 Juta Pohon dalam Masa Kepemimpinannya, Warga Bekasi Diajak Jadi Bagian Sejarah Penghijauan Kota

Tri Adhianto Canangkan 3 Juta Pohon dalam Masa Kepemimpinannya, Warga Bekasi Diajak Jadi Bagian Sejarah Penghijauan Kota

April 24, 2026
Aksi Sigap TNI AL dan Tim Sar Gabungan Evakuasi Korban Tenggelam di Sungai Cisanggarung

Aksi Sigap TNI AL dan Tim Sar Gabungan Evakuasi Korban Tenggelam di Sungai Cisanggarung

April 24, 2026
Menaker Sebut Program Magang Nasional Buka Peluang Kerja Putra Daerah

Menaker Sebut Program Magang Nasional Buka Peluang Kerja Putra Daerah

April 24, 2026
Mendagri Tito Ingatkan Kepala Daerah Jaga Kekompakan Forkopimda Jadi Kunci Stabilitas dan Cegah Korupsi

Mendagri Tito Ingatkan Kepala Daerah Jaga Kekompakan Forkopimda Jadi Kunci Stabilitas dan Cegah Korupsi

April 24, 2026
Bupati Tapanuli Utara Tekankan Optimalisasi Penataan dan Penanganan Kota Tarutung

Bupati Tapanuli Utara Tekankan Optimalisasi Penataan dan Penanganan Kota Tarutung

April 24, 2026
DPRD DKI Minta Tindak Tegas Pungli Sekolah Gratis

DPRD DKI Minta Tindak Tegas Pungli Sekolah Gratis

April 24, 2026
Kemkomdigi Resmi Buka Seleksi Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz untuk Perluas Akses Internet

Kemkomdigi Resmi Buka Seleksi Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz untuk Perluas Akses Internet

April 24, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Sabtu, April 25, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

15 Jenazah Korban Penyerangan TPNPB Dievakuasi, 12 Diserahkan ke Keluarga

[Daerah]

April 17, 2025
in Daerah, Hukum, News
0
0
SHARES
615
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
FOTO : Jenazah pendulang emas yang menjadi korban penyerangan TPNPB di kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, diserahkan kepada pihak keluarga//ISTIMEWA

MANOKWARI, SatukanIndonesia.com – Tim gabungan Satgas Damai Cartenz 2025, Kepolisian Resor (Polres) Yahukimo, dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah berhasil mengevakuasi 15 jenazah pendulang emas yang menjadi korban penyerangan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) hingga Senin (14/05/2025).

Dari jumlah tersebut, 12 jenazah telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada keluarga masing-masing.

Pada 6–9 April 2025, TPNPB mengklaim telah membunuh 17 pendulang emas di kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, yang mereka tuduh sebagai mata-mata militer Indonesia. Aksi pembunuhan ini dilakukan oleh pasukan Komando Daerah Pertahanan (Kodap) XVI Yahukimo dan Kodap III Ndugama Derakma.

Kelima belas jenazah ditemukan di berbagai titik wilayah pendulangan emas, yaitu 3 jenazah di Tanjung Pamali, 5 jenazah dari dua titik di Kampung Bingki, 3 jenazah dari Area 22, 1 jenazah dari Area 33, 1 jenazah di Muara Kum, 1 jenazah dari Area Kepala Air Mumok, 1 jenazah di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Kombes Pol Adarma Sinaga menyatakan, proses evakuasi berjalan aman dengan melibatkan 307 personel gabungan TNI dan Polri.

“Kami juga akan terus berupaya menemukan sisa korban lainnya serta terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku,”ujar Adarma dalam keterangan tertulisnya, Rabu (16/04/2025).

Adarma menambahkan, 12 jenazah yang telah diidentifikasi sebelumnya ditangani oleh Tim Dokkes Polri dan DVI Polri. Sementara tiga jenazah lainnya yang ditemukan di Area 22, Area 33, dan Tanjung Pamali pada Senin masih berada di RSUD Dekai untuk proses identifikasi lanjutan.

12 Jenazah telah diserahkan ke keluarga
TNI bantah korban adalah anggota militer
TPNPB minta pendulang non-Papua keluar dari wilayah konflik.

Selain itu, dua orang korban, yakni Johanis Adu dan Suwito, ditemukan dalam keadaan selamat di Tanjung Pamali. Keduanya telah dievakuasi ke Dekai dan kini mendapat perawatan medis serta pendampingan psikologis.

 

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2025, Kombes Pol Yusuf Sutejo menyatakan, 12 jenazah yang telah diidentifikasi telah diserahkan kepada keluarga masing-masing. Yusuf juga menegaskan, proses identifikasi melibatkan pihak keluarga secara aktif.

Adapun nama-nama korban yang telah diserahkan antara lain Wawan Tangahu, Suardi Laode alias Kaswadi, Stenli Humena, Yuda Lesmana, Riki Rahmat, Muhammad Arif, Safaruddin, Abdur Raffi Batu Bara, Stefanus Gisbertus, Zamroni, Ariston Kamma dan Rusli.

“Hingga saat ini, 12 dari 15 jenazah telah kami serahkan ke pihak keluarga. Kami juga memberikan pendampingan secara menyeluruh bagi keluarga korban,”kata Yusuf.

Yusuf juga menyampaikan, terima kasih kepada Pemerintah Daerah dan Kodim Yahukimo atas kerja sama yang solid.

“Kami berterima kasih kepada Pemda, Polres, dan Kodim. Sangat luar biasa, kami bahu-membahu, berjibaku di lapangan bersama TNI–Polri sehingga proses ini berjalan lancar,”ujarnya.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII Cenderawasih, Kolonel Inf Candra Kurniawan membantah, para pendulang emas di Yahukimo adalah prajurit TNI atau mata-mata militer.

Ia menanggapi pernyataan Juru Bicara TPNPB, Sebby Sambom, pada 8 April 2025 yang menyebut pembunuhan dilakukan terhadap orang-orang yang dicurigai sebagai intelijen militer Indonesia.

“Tidak ada prajurit TNI yang bekerja sebagai pendulang emas. Jadi sudah dipastikan bahwa korban bukan anggota TNI karena tidak ada prajurit kami di lokasi tersebut,”kata Candra, Senin (16/04/2025).

Candra menyebut, TPNPB sengaja menyebarkan teror dan propaganda dengan dalih membunuh mata-mata untuk membenarkan aksi pembunuhan terhadap warga sipil.

“Pemberitaan hoaks bahwa korban adalah prajurit TNI atau mata-mata militer adalah bagian dari teror dan propaganda yang sengaja disebar oleh gerombolan OPM dan simpatisannya,”tambahnya.

Juru Bicara TPNPB, Sebby Sambom, dalam pernyataan tertulisnya pada Minggu (13/04/2025), menyerukan agar pendulang emas non-Papua segera meninggalkan wilayah konflik bersenjata di Kabupaten Yahukimo.

Menurutnya, wilayah tersebut merupakan zona operasi Kodap XVI Yahukimo di bawah pimpinan Komandan Operasi, Walikota Kopitua Heluka.

“Wilayah Yahukimo dari Jetni sampai Suru-suru, dari Yali Angguruk sampai Yali Mex adalah wilayah operasi Kodap XVI Yahukimo. Saya minta orang-orang imigran Indonesia segera keluar dari wilayah konflik bersenjata di Yahukimo,”ujar Sambom melalui keterangan tertulis yang diterima media ini, Rabu (16/04/2025).

TPNPB telah menetapkan zona perang di wilayah Papua Pegunungan meliputi Kabupaten Yahukimo, Pegunungan Bintang, dan Nduga. Di wilayah Papua Tengah, zona perang meliputi Kabupaten Intan Jaya, Puncak, Puncak Jaya, Dogiyai, Paniai, dan Deiyai. Sementara di Papua Barat Daya, zona perang ditetapkan di Kabupaten Maybrat. [**/GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: 15 Jenazah Korban Penyerangan TPNPBPolres YahukimoTNITPNPB
ShareTweetSend

Related Posts

Komnas HAM RI Didesak Selidiki Dugaan Pelanggaran HAM Berat di Puncak Papua

Komnas HAM RI Didesak Selidiki Dugaan Pelanggaran HAM Berat di Puncak Papua

April 22, 2026
DPD RI Respon Situasi Keamanan di Tanah Papua

DPD RI Respon Situasi Keamanan di Tanah Papua

April 22, 2026
Ditembak TNI di Puncak Papua, Korban Ngaku Sedang Hamil Enam Bulan

Ditembak TNI di Puncak Papua, Korban Ngaku Sedang Hamil Enam Bulan

April 22, 2026

Panglima TNI Didesak Evaluasi Operasi Penindakan TPNPB

April 18, 2026

4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras Akui Dendam saat Kejadian di Hotel Fairmont

April 16, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?