
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Demi meningkatkan profesionalitas para jaksa menangani perkara, Kejaksaan Agung berencana membentuk Satuan Tugas 53. Hal itu terungkap dalam Rapat Kerja Kejaksaan 2020 yang ditutup kemarin, Rabu (16/12/2020).
“Bapak Jaksa Agung RI berencana membentuk Satuan Tugas 53 yang anggotanya terdiri dari unsur dari Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen dan Jaksa Agung Muda Pengawasan, ” kata Kapuspenkum Kejagung Leonard Ebenezer Simanjuntak di Kejagung, Rabu (16/12/2020).
Rakernas Kejagung 2020 juga menghasilkan sejumlah rekomendasi. Menindaklanjuti rekomendasi itu, Jaksa Agung M Hasanuddin menerbitkan Instruksi Jaksa Agung RI Nomor 15 Tahun 2020 tanggal 16 Desember 2020 tentang Pelaksanaan Hasil Rapat Kerja Kejaksaan Republik Indonesia Tahun 2020.
Instruksi itu memerintahkan kepada Wakil Jaksa Agung RI, Para Jaksa Agung Muda, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan, Kepala Kejaksaan Tinggi, Kepala Kejaksaan Negeri dan Kepala Cabang Kejaksaan Negeri untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai tugas, fungsi dan kewenangan masing-masing dengan saling berkoordinasi dan bersinergi.
“Bapak Jaksa Agung mengingatkan rekomendasi yang telah dirumuskan, harus dilaksanakan dan dipedomani dengan segera, tepat, dan sungguh-sungguh. Secara berkala masing-masing pimpinan satuan kerja dituntut untuk melakukan evaluasi dan melaporkan pelaksanaan rekomendasi tersebut,” kata Leo.
Jaksa Agung meminta jajarannya melaksanakan rekomendasi dari hasil Rakernas 2020 sebagaimana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Instruksi Jaksa Agung ini.
Melaporkan pelaksanaan rekomendasi dari hasil Rapat Kerja Kejaksaan RI. Tahun 2020 setiap triwulan kepada pimpinan secara berjenjang disertai evaluasi setiap perkembangannya termasuk kendala yang dihadapi serta langkah-langkah strategis penyelesaiannya.
Sebagaimana diketahui, Kejaksaan Agung melaksanakan Rapat Kerja Kejaksaan 2020 selama tiga hari, 14-16 Desember 2020. Dalam rapat kerja tersebut, Jaksa Agung ST Burhanuddin bersama jajaran saling memberikan kritik dan masukan atas kinerja selama 2020 ini. (*)













