• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Mahasiswa Tolak Rencana Pemekaran Tiga Kabupaten di Puncak Papua

Mahasiswa Tolak Rencana Pemekaran Tiga Kabupaten di Puncak Papua

Maret 6, 2025
Presiden Prabowo Ultimatum Pejabat: Rugikan Rakyat atau Korupsi, Saya Sikat!

Presiden Prabowo Ultimatum Pejabat: Rugikan Rakyat atau Korupsi, Saya Sikat!

Juli 20, 2026
DPR Ingatkan Pimpinan Baru BGN: Utamakan Solusi, Jangan Perbesar Konflik

DPR Ingatkan Pimpinan Baru BGN: Utamakan Solusi, Jangan Perbesar Konflik

Juli 20, 2026
ADVERTISEMENT
Menteri HAM Bantah Ajak Masyarakat Belanja Rp1 Juta per Bulan di Kopdes

Menteri HAM Bantah Ajak Masyarakat Belanja Rp1 Juta per Bulan di Kopdes

Juli 20, 2026
Gerindra Tegaskan Prabowo Tak Pernah Intervensi Hukum

Gerindra Tegaskan Prabowo Tak Pernah Intervensi Hukum

Juli 20, 2026
Mukhtarudin: Terus Terang, Saya Sudah Gregetan Sama Kasus TPPO

Mukhtarudin: Terus Terang, Saya Sudah Gregetan Sama Kasus TPPO

Juli 20, 2026
Final Piala Dunia 2026 Rekor Baru: Messi Pecahkan Catatan Lawas, Yamal Ikut Cetak Sejarah

Final Piala Dunia 2026 Rekor Baru: Messi Pecahkan Catatan Lawas, Yamal Ikut Cetak Sejarah

Juli 20, 2026
Prediksi BMKG Cuaca Jakarta Senin, 20 Juli 2026 Diguyur Hujan Ringan

Prediksi BMKG Cuaca Jakarta Senin, 20 Juli 2026 Diguyur Hujan Ringan

Juli 20, 2026
LPS Pastikan Seluruh Persiapan Program Penjaminan Polis untuk Lindungi Nasabah

LPS Pastikan Seluruh Persiapan Program Penjaminan Polis untuk Lindungi Nasabah

Juli 20, 2026
KADIN: Siaran Piala Dunia 2026 di TVRI Putar Ekonomi Nasional Rp5,03 Triliun

KADIN: Siaran Piala Dunia 2026 di TVRI Putar Ekonomi Nasional Rp5,03 Triliun

Juli 20, 2026
Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, PWI Pusat : Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, PWI Pusat : Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

Juli 19, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Senin, Juli 20, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Politik

Mahasiswa Tolak Rencana Pemekaran Tiga Kabupaten di Puncak Papua

[Daerah - Dinilai Tidak Memenuhi Syarat untuk DOB, Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Asal Puncak Wilayah Bali Tolak Pemekaran]

Maret 6, 2025
in Daerah, News, Politik
0
0
SHARES
87
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

MANOKWARI, SATUKANINDONESIA.Com –– Forum Mahasiswa, Pelajar, dan Intelektual Kabupaten Puncak se-Indonesia yang tergabung dalam Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Asal Puncak (IPMAP) koordinator wilayah Bali menyatakan, menolak pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) di Kabupaten Puncak, Papua.

Sikap ini disampaikan oleh Ketua IPMAP-BPKW Bali, Fredi Kolonial Kulla melalui siaran pers yang dikutip media ini, Rabu (05/03/2025).

Menurut Kulla, kabupaten Puncak yang berada di provinsi Papua Tengah belum memenuhi persyaratan secara hukum untuk dilakukan pemekaran.

Namun, lanjut dia, rencana ini tetap didorong oleh Pemerintah Daerah (Pemda) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Puncak.

“Pemerintah daerah merencanakan pemekaran menjadi tiga kabupaten, yaitu kabupaten Puncak Damal, kabupaten Puncak Timur, dan kabupaten Sinak,”ujarnya.

Ditegaskannya, wacana pemekaran tiga DOB tersebut belum memenuhi syarat yang ditetapkan dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 Pasal 18 ayat (1) serta Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 78 Tahun 2007 tentang Tata Cara Pembentukan, Penghapusan, dan Penggabungan Daerah.

“Secara hukum dan peraturan, KabupatenP uncak belum memenuhi syarat untuk dimekarkan. Selain itu, sumber daya manusia (SDM) di Puncak masih belum siap. Pemekaran ini bukan aspirasi masyarakat, melainkan kepentingan elit-elit daerah,”tegasnya.

Sikap penolakan juga disampaikan oleh Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Pelajar kabupaten Puncak Papua, Kris Wamang.

Ia menilai, pemekaran ini bukan berdasarkan kebutuhan masyarakat, melainkan kepentingan politik untuk mendapatkan jabatan di wilayah baru.

“Kami meminta para elit daerah untuk tidak memaksakan DOB di Puncak Papua karena ini bukan keinginan rakyat. Selain itu, secara administratif, teknis, dan fisik kewilayahan, kabupaten Puncak tidak memenuhi syarat untuk dimekarkan menjadi tiga daerah otonomi baru,”kata Wamang.

Ia merujuk, pada Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2007 yang mengatur tata cara pembentukan daerah baru.

Menurutnya, kabupaten Puncak belum memenuhi ketentuan yang tercantum dalam Pasal 5 tentang syarat administratif, Pasal 6 tentang syarat teknis, dan Pasal 7 tentang syarat fisik kewilayahan.

Mahasiswa kabupaten Puncak Papua menyatakan bahwa pemekaran ini tidak berasal dari aspirasi masyarakat, melainkan keinginan elit daerah yang mengatasnamakan rakyat dan memanipulasi hasil kajian DOB.

Mereka juga menyoroti, kesiapan sumber daya manusia, di mana jumlah lulusan dengan gelar akademik seperti doktor, profesor, magister (S2), sarjana (S1), dan diploma (D3) masih terbatas, sementara tenaga kerja non-OAP masih mendominasi pemerintahan di Kabupaten Puncak.

Selain itu, mahasiswa menilai bahwa jumlah pegawai yang memenuhi syarat untuk menduduki jabatan eselon III dan IV di daerah baru sangat minim, hanya sekitar 5 persen.

Mereka juga menyoroti sektor kesehatan yang masih menjadi perhatian serius, dengan jumlah tenaga medis seperti dokter spesialis, dokter umum, dokter gigi, dan tenaga keperawatan dari putra daerah masih nol persen.

Dari segi demografi, mahasiswa menyatakan bahwa jumlah penduduk tetap di Kabupaten Puncak hanya sekitar 35 persen, sementara sebagian besar masyarakatnya justru mengungsi ke kota-kota lain. Dengan jumlah penduduk yang terbatas, mereka menilai bahwa pemekaran tiga kabupaten baru tidak layak dilakukan.

Secara geografis, kabupaten Puncak dianggap tidak cocok untuk dibagi menjadi empat kabupaten karena pemetaan kota dan batas wilayah belum jelas, yang dikhawatirkan akan memicu konflik antar suku dan marga. Selain itu, kondisi keamanan di Puncak Papua juga masih belum stabil, sehingga masyarakat belum bisa menjalani kehidupan dengan normal dan efektif.

Mahasiswa menegaskan bahwa jika pemerintah tidak menanggapi serius tuntutan ini, mereka akan terus menyuarakan penolakan hingga solusi yang memuaskan diberikan.

“Diharapkan semua pihak dapat mendukung perjuangan mereka dalam menolak pemekaran yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat,”tutup Kris Wamang. [GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: DOB di Puncak PapuaDOB Kabupaten Puncakhasil kajian DOBhasil kajian DOB PapuaIkatan Pelajar dan Mahasiswa Asal Puncak (IPMAP)Kabupaten PuncakKetua IPMAP-BPKW BaliPapuaPemekaran Papua tak memenuhi syarattidak memenuhi ketentuan
ShareTweetSend

Related Posts

TNI – Polri Tegaskan Komitmen Menjadikan HAM sebagai Landasan Tugas Pengamanan di Papua

TNI – Polri Tegaskan Komitmen Menjadikan HAM sebagai Landasan Tugas Pengamanan di Papua

Juli 8, 2026
Otsus Merupakan Hasil Konsensus Pemerintah Indonesia dan Orang Papua 

Otsus Merupakan Hasil Konsensus Pemerintah Indonesia dan Orang Papua 

April 26, 2026
Nyawa Warga Papua Tak Ternilai, PGI Serukan ‘Hentikan Kekerasan Bersenjata’

Nyawa Warga Papua Tak Ternilai, PGI Serukan ‘Hentikan Kekerasan Bersenjata’

April 22, 2026

Pencetus Gagasan Tujuh Wilayah Budaya di Tanah Papua Tutup Usia

Maret 24, 2026

Krisis Tanah dan Lingkungan, Gereja Mesti Bersikap Tegas

Maret 8, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?