
Surabaya, SatukanIndonesia.Com – Ada yang menarik dari Peninjauan sekaligus monitoring arus balik Idul Fitri yang dilakukan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Ketika melakukan monitoring di Stasiun Kereta Api Surabaya Pasar Turi, hari ini, Minggu (30/4/2023) Khofifah diminta untuk mengangkat tanda keberangkatan kereta api Sembrani dari titik keberangkatan Stasiun Surabaya Pasar Turi dengan tujuan akhir Stasiun Gambir, Jakarta.
“Alhamdulilah, saya diberi kesempatan membawa tanda keberangkatan Kereta Sembrani Tambahan Rute Stasiun Surabaya Pasar Turi dengan tujuan akhir Stasiun Gambir Jakarta (SBI-GMR),” ungkap Khofifah usai memberangkatkan kereta dengan 9 gerbong tersebut pada pukul 07.50 WIB.
Dalam kesempatan itu Khofifah yang didampingi Kepala Dinas Perhubungan Jatim Nyono dan Kepala Dinas Kesehatan Jatim dr. Erwin Astha Triyono berkesempatan menyapa penumpang baik yang ada di sekitar stasiun maupun dalam kereta api. Sebagaimana biasanya gubernur yang digadang-gadang untuk mencalonkan kembali ini menyempatkan diri bercengkerama dengan beberapa pemumpang dan memberikan makanan ringan kepada anak-anak.
Dalam kesempatan tersebut Khofifah juga menyatakan terima masihnya kepada manajemen PT KAI Daops 8 Surabaya yang telah berusaha mengoptimalkan pelayanan. Menurutnya semangat melayani da. Profesionalitas menjadi faktor yang mendukung kualitas pelayanan PT KAI.
Menurut gubernur wanita pertama Jawa Timur ini, jika dibandingkan tahun 2022 kenaikan jumlah penumpang KA menuju dan dari Jawa Timur mencapai 42,83 persen. “Kalau digenapkan dengan besok yang masih tanggal merah (libur -red) bisa mencapai 43 persen.
Berdasarkan data yang dilansir PT KAI Daops 8 Surabaya hingga hari ke-17 Masa Angkutan l
Lebaran atau H+7 lebaran, PT KAI Daops 8 mencatat sebanyak 24.761 penumpang tiba dan 20.112 penumpang berangkat. Kedatangan tertinggi tercatat di Stasiun Gubeng sebanyak 8.041 penumpang. Untuk keberangkatan hingga kini tertinggi di Stasiun Pasar Turi sebanyak 5.223 penumpang (yos/redaksi).













