Jakarta, SatukanIndonesia.Com – Kapolda Papua Barat Irjen Pol Daniel TM Silitonga menegaskan pihaknya akan melibatkan semua komponen dalam pengamanan Natal 2022 dan tahun baru 2023. Unsur-unsur tersebut antara lain Polri, TNI, pemerintah daerah, Basarnas, hingga BPBD.
Pengamanan tersebut dimulai dengan apel gelar pasukan Operasi Lilin 2022 yang dilangsungkan di Markas Polda Papua Barat, Jumat (23/12/2022). “Tadi dalam apel itu semua komponen ada, TNI, Polri Pemerintah Daerah (Dishub) kemudian Basarnas hingga Pramuka” kata Kapolda, Jumat.
Pihaknya menerjunkan 2000 lebih personel dalam pengamanan Natal dan tahun baru. Selain personel, Kapolda menyebutkan ada sejumlah posko yang disiapkan di sejumlah titik seperti bandara, pelabuhan, dan kawasan perbelanjaan atau tempat umum. “Kita juga mendata gereja yang ada sekitar 450 namun fokus ibadah masyarakat tidak hanya di gereja, ternyata di gedung dan lapangan tertentu jadi itu juga kita antisipasi,” ucapnya.
Objek wisata pun menjadi prioritas tempat yang diamankan.
“Berdasarkan arahan Bapak Kapolri, untuk penyekatan-penyekatan sudah tidak ada. Kita fokus pada masyarakat agar mereka bisa merayakan ibadah dan pergantian tahun baru dengan baik,” katanya. Pihaknya juga meminta warga tetap memperhatikan protokol kesehatan.
Kapolda menghimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan meski keamanan stabil. “Pengamanan internal gereja juga perlu mengantisipasi dan setiap orang baru perlu diwaspadai,” ucapnya.
“Pada sisi kesehatan, kita harus waspada terhadap potensi yang terjadi lonjakan Covid-19, terlebih saat ini telah muncul subvarian baru omicron BN.1 yang lebih cepat menular,” jelas silitonga.
Melihat hal tersebut, ia mengatakan, lakukan penguatan prokes terutama pada lokasi-lokasi dengan tingkat interaksi tinggi, imbau masyarakat untuk melaksanakan Vaksinasi Booster guna meningkatkan imunitas dan optimalkan pengunaan aplikasi pelindung lindungi.
“Ancaman terorisme juga menjadi potensi gangguan yang serius. Perlu saya tekankan, bahwa aksi terorisme seperti di Polsek Astana Anyar tidak boleh terjadi. Maka kedepankan deteksi dini dan preventive strike guna mencegah aksi-aksi terorisme,serta lakukan penjagaan ketat pada pusat keramaian maupun tempat ibadah yang berpotensi menjadi target serangan teror,”tegas kapolri yang disampaikan kapolda.
Guna mendukung berbagai upaya pengamanan pada operasi lilin 2022, optimalkan peran Command Center yang dilengkapi dengan berbagai fitur dan terintegrasi dengan cctv di lapangan, sehingga upaya pengawasan maupun pengambilan keputusan dapat diambil secara cepat, serta tepat guna menghadapi perkembangan dinamika situasi di lapangan.
Selain itu perkuat juga strategi komunikasi publik melalui berbagai saluran komunikasi. Pastikan setiap pemberian informasi tidak hanya sent, namun juga delivered, sehingga masyarakat betul-betul terbantu dengan informasi yang diberikan .
“Perlu saya garis bawahi, keberhasilan operasi lilin 2022 merupakan tanggung jawab bersama yang harus kita selesaikan. Oleh sebab itu, kepada seluruh personel pengamanan agar senantiasa memperkuat sinegritas dan soliditas selama pelaksanaan tugas. Saya yakin, dengan sinegritas dan soliditas yang baik maka masyarakat dapat melaksanakan ibadah natal dengan khidmat, serta merayakan tahun baru dengan penuh sukacita,” tambah kapolda.
Kepada seluruh personel pengamanan, saya berpesan jadikan pengamanan natal dan tahun baru sebagai sebuah kebanggan. Oleh karena itu, laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, humanis dan pahami tugas maupun fungsinya masing-masing sesuai rencana operasi dengan mengedepankan langkah prediktif serta deteksi dini.
Menutup amanat Kapolda menyampaikan ” Selamat Natal 2022 & Tahun Baru 2023″.
Semoga cahaya dan cinta kasih Tuhan senantiasa memenuhi setiap relung hati kita, sehingga dapat membawa kebaikan serta optimisme di tahun baru, demi meweujudkan Indonesia Emas 2045 yang kita cita-citakan bersama.(***)













