• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Megawati Ingin Bangkitkan ‘Salam Pancasila’ dan Sapaan ‘Bung’!

Megawati Ingin Bangkitkan ‘Salam Pancasila’ dan Sapaan ‘Bung’!

Agustus 13, 2021
Dorong Rindekraf Berdampak bagi Daerah, Komite III DPD RI Beri Lima Rekomendasi

Dorong Rindekraf Berdampak bagi Daerah, Komite III DPD RI Beri Lima Rekomendasi

September 13, 2026
TPNPB Nyatakan Bertanggungjawab Terhadap Penembakan ASN di Jayawijaya

TPNPB Nyatakan Bertanggungjawab Terhadap Penembakan ASN di Jayawijaya

September 13, 2026
ADVERTISEMENT
Presiden Prabowo Hadiri KTT BRICS ke-18 di India

Presiden Prabowo Hadiri KTT BRICS ke-18 di India

September 13, 2026
Terduga Pelaku Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya, Dua adalah DPO

Terduga Pelaku Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya, Dua adalah DPO

September 13, 2026
Anggota Komisi XIII DPR RI Dorong Aturan Imigrasi Lebih Fleksibel

Anggota Komisi XIII DPR RI Dorong Aturan Imigrasi Lebih Fleksibel

September 13, 2026
Komite III DPD RI Dorong Evaluasi Tata Kelola Pendidikan Kedokteran

Komite III DPD RI Dorong Evaluasi Tata Kelola Pendidikan Kedokteran

September 13, 2026
Hentikan kekerasan di Tanah Papua, PGI Desak Dialog Kemanusiaan

Hentikan kekerasan di Tanah Papua, PGI Desak Dialog Kemanusiaan

September 13, 2026
Baleg DPR RI Menargetkan Tuntaskan 8 RUU pada 2026

Baleg DPR RI Menargetkan Tuntaskan 8 RUU pada 2026

September 13, 2026
Benua Pasifik Menuju Bentrok antar Para Raksasa Dunia

Benua Pasifik Menuju Bentrok antar Para Raksasa Dunia

September 13, 2026
Menteri PKP Temui Menteri PANRB, Bongkar Rencana Besar Kejar Target 400 Ribu Rumah

Menteri PKP Temui Menteri PANRB, Bongkar Rencana Besar Kejar Target 400 Ribu Rumah

September 13, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, September 13, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Politik

Megawati Ingin Bangkitkan ‘Salam Pancasila’ dan Sapaan ‘Bung’!

[Politik]

Agustus 13, 2021
in Politik
0
0
SHARES
208
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Foto: (KOMPAS/RODERICK ADRIAN MOZES)
Foto: (KOMPAS/RODERICK ADRIAN MOZES)

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Megawati Soekarnoputri belakangan menyampaikan agar masyarakat mempopulerkan penggunaan panggilan ‘bung’. Megawati yang juga Ketua Dewan Pengarah Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) itu mempraktikkannya langsung dengan menyapa Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dengan sapaan ‘bung’ tersebut.

“Menurut saya kita harusnya mempopulerkan menyebut Bung, seperti tidak ada perbedaan. Dulu semua orang dipanggilnya bung,” kata Mega dalam webinar Bung Hatta, Inspirasi Kemandirian Bangsa, Kamis (12/8).
Baca juga: AHY Harus Gentle Terima Putusan Pengadilan
“Saya bilang ke Pak Jokowi saya cerita ini, Pak Jokowi lucu nggak kalau saya panggil Bung Jokowi? Tapi kayaknya nggak juga loh,” ujarnya.

Bung Hatta–Mohammad Hatta–adalah Wakil Presiden pertama RI yang juga tokoh proklamator Indonesia bersama Sukarno.

Mega pun mengenang masa perjuangan kemerdekaan hingga era kepresidenan ayahnya yang juga proklamator RI, Sukarno puluhan tahun silam. Menurutnya, Bung Karno saat itu tidak mau membeda-bedakan sesama rakyat Indonesia berdasarkan pangkat atau kedudukan. Oleh karena itu, sambungnya, pada masa tersebut mereka menggunakan kata ‘bung’ untuk memanggil satu sama lain.
Baca juga: Trio Yudhoyono Harus Bersiap Hadapi Putusan PTUN
“Pasti kan begitu panggilnya ‘bang, bung, bang, bung’. Saya sampai mikir apa ini bapak saya presiden ya?” kenang Mega.
Merujuk Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) secara harafiah berarti: ‘kata sapaan akrab kepada seorang laki-laki’, atau ‘abang’.
Dari beberapa literatur, satu di antaranya Menjadi Indonesia (Parakitri T Simbolon) menyatakan Sukarno memperkenalkan sapaan bung setidaknya kala permufakatan perhimpunan politik kebangsaan indonesia (PPPKI) pada 1927 silam. Belakangan setelah masa kepresidenan Sukarno berakhir pada dekade 1960an silam, sapaan ‘Bung’ seperti kesaksian Mochtar Lubis dalam pidato kebudayaannya pada dekade 1970an silam mulai jarang digunakan.

Beberapa waktu lampau, sebelum Megawati mengungkap hasratnya membumikan kembali sapaan ‘Bung’ dalam khasanah pergaulan bangsa Indonesia, dia pernah pula mengutarakan maksud mempopulerkan ‘Salam Pancasila’.Tujuannya, klaim dia, untuk mengingatkan rakyat akan pentingnya nasionalisme dan persatuan bangsa.

“Kalau sekarang saya mau banyak menyebutkan ‘Salam Pancasil’a. Saya hendak mempopulerkannya. Karena setelah merdeka, kita punya dasar negara Pancasila. Untuk mengingatkan kita kembali sebagai nasionalis yang cinta pada negara ini,” kata Mega, 21 Juni 2021.

Megawati mengatakan itu saat meresmikan baileo atau rumah adat Maluku, monumen, dan jalan Ir Soekarno di Masohi, Maluku Tengah, secara virtual dari Jakarta.

Menurutnya, Salam Pancasila sama seperti pekik Merdeka yang kerap digaungkannya untuk mengingatkan bahwa Indonesia adalah bangsa yang merdeka. Dia berkata, Salam Pancasila bisa diucapkan setelah memekikkan Merdeka. Baca juga: Apresiasi Kerja Keras Para Atlet yang Membanggakan Indonesia, Pemerintah Beri Hadiah Miliaran Rupiah
“Dulu saya pekikkan ‘merdeka’, orang menertawakan saya. Katanya, sudah merdeka, kenapa pekik-pekik merdeka? Itu sebenarnya saya lakukan untuk mengingatkan bahwa kita adalah bangsa merdeka. Jangan mau dijajah lagi,” kata Megawati kala itu.

ADVERTISEMENT

Itu bukanlah kali pertama Mega mengungkapkan hasratnya mempopulerkan ‘Salam Pancasila’. Pada 2017 silam, saat masih menjabat sebagai Ketua Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP)–cikal bakal BPIP–Mega mempraktikkan cara ‘Salam Pancasila’ di depan 500an perwakilan mahasiswa dari seluruh Indonesia yang mengikuti pelatihan pihaknya di halaman Istana Presiden, Bogor.

Lagi-lagi, ‘Salam Pancasila’ yang dipraktikkan Megawati itu terinspirasi lagi dari ayahnya, Bung Karno. Dia mempraktikkan ccaranya, di mana tangan kanan tegak serupa posisi hormat, namun jari tak menempel di dahi–kira-kira berjarak sejengkal. Dengan gerakan sedikit menghentak, ia lalu berseru, “Salam Pancasila!”.

(adm,nal/SI)

Komentar Facebook

Tags: 60 tahun hubungan diplomatikbunghasratJokowiMegawatipartai demokrasi perjuangan indonesiaPDIPsoekarno
ShareTweetSend

Related Posts

Refleksi Kebangsaan: Surat Perintah Sebelas Maret, Fakta Sejarah atau Rekayasa Kekuasaan?

Refleksi Kebangsaan: Surat Perintah Sebelas Maret, Fakta Sejarah atau Rekayasa Kekuasaan?

Maret 11, 2026
Anggaran MBG Diambil dari Pos Pendidikan di APBN 2026

Anggaran MBG Diambil dari Pos Pendidikan di APBN 2026

Februari 26, 2026
Ketum Megawati Paksakan Olly Dondokambey Tetapkan Ketua DPD Sulut Meski Melanggar AD/ART PDI-P

Ketum Megawati Paksakan Olly Dondokambey Tetapkan Ketua DPD Sulut Meski Melanggar AD/ART PDI-P

Desember 24, 2025

Demi Keselarasan Pembangunan Pusat dan Daerah, MPR Perlu Bentuk PPHN 

Agustus 7, 2025

Bumdes dan Kopdes Merah Putih Perlu Dilebur

Agustus 7, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?