
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Megawati Soekarnoputri belakangan menyampaikan agar masyarakat mempopulerkan penggunaan panggilan ‘bung’. Megawati yang juga Ketua Dewan Pengarah Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) itu mempraktikkannya langsung dengan menyapa Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dengan sapaan ‘bung’ tersebut.
Bung Hatta–Mohammad Hatta–adalah Wakil Presiden pertama RI yang juga tokoh proklamator Indonesia bersama Sukarno.
“Kalau sekarang saya mau banyak menyebutkan ‘Salam Pancasil’a. Saya hendak mempopulerkannya. Karena setelah merdeka, kita punya dasar negara Pancasila. Untuk mengingatkan kita kembali sebagai nasionalis yang cinta pada negara ini,” kata Mega, 21 Juni 2021.
Menurutnya, Salam Pancasila sama seperti pekik Merdeka yang kerap digaungkannya untuk mengingatkan bahwa Indonesia adalah bangsa yang merdeka. Dia berkata, Salam Pancasila bisa diucapkan setelah memekikkan Merdeka. Baca juga: Apresiasi Kerja Keras Para Atlet yang Membanggakan Indonesia, Pemerintah Beri Hadiah Miliaran Rupiah
“Dulu saya pekikkan ‘merdeka’, orang menertawakan saya. Katanya, sudah merdeka, kenapa pekik-pekik merdeka? Itu sebenarnya saya lakukan untuk mengingatkan bahwa kita adalah bangsa merdeka. Jangan mau dijajah lagi,” kata Megawati kala itu.
Itu bukanlah kali pertama Mega mengungkapkan hasratnya mempopulerkan ‘Salam Pancasila’. Pada 2017 silam, saat masih menjabat sebagai Ketua Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP)–cikal bakal BPIP–Mega mempraktikkan cara ‘Salam Pancasila’ di depan 500an perwakilan mahasiswa dari seluruh Indonesia yang mengikuti pelatihan pihaknya di halaman Istana Presiden, Bogor.
Lagi-lagi, ‘Salam Pancasila’ yang dipraktikkan Megawati itu terinspirasi lagi dari ayahnya, Bung Karno. Dia mempraktikkan ccaranya, di mana tangan kanan tegak serupa posisi hormat, namun jari tak menempel di dahi–kira-kira berjarak sejengkal. Dengan gerakan sedikit menghentak, ia lalu berseru, “Salam Pancasila!”.













